|
No |
Mata Pelajaran |
Jam Pelaksanaan |
Link (silakan diklik) |
|
1. |
SBDP |
07-08 |
|
|
2. |
IPAS |
08-09 |
|
|
3. |
|
|
|
google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html
Jl. Hasan Munadi No. 08 Beji
|
No |
Mata Pelajaran |
Jam Pelaksanaan |
Link (silakan diklik) |
|
1. |
SBDP |
07-08 |
|
|
2. |
IPAS |
08-09 |
|
|
3. |
|
|
|
Pasuruan, Senin (27/4/2026) – Dalam upaya memperkuat legalitas kepemilikan aset tanah milik negara, Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menggelar serah terima sertifikat tanah kepada dua madrasah negeri di lingkungan Kemenag Kab. Pasuruan, yakni MIN 1 Pasuruan dan MTsN 3 Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Kemenag Kab. Pasuruan pada Senin, 27 April 2026.
Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Kab. Pasuruan yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Dr. H. Bakhrul Ulum. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala MIN 1 Pasuruan dan Pelaksana Harian (Plh.) Kepala MTsN 3 Pasuruan sebagai penerima sertifikat.
Dalam sambutannya, Dr. H. Bakhrul Ulum menegaskan pentingnya legalitas aset tanah sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
"Sertifikat tanah ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti sah kepemilikan aset yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. Dengan adanya sertifikat, madrasah dapat lebih leluasa dalam melakukan pengembangan sarana-prasarana tanpa terkendala masalah hukum," ujarnya.
Khusus untuk MIN 1 Pasuruan, yang diserahkan dalam kegiatan ini adalah salinan digital (scan) dan fotokopi sertifikat tanah. Hal ini dikarenakan dokumen asli sertifikat tersebut disimpan dan dikelola oleh Unit Pengelola Barang Milik Negara (BMN) Kemenag Kab. Pasuruan selaku induk pengelola aset MIN 1 Pasuruan. Langkah ini sejalan dengan regulasi pengelolaan BMN yang mengharuskan dokumen induk tersimpan secara terpusat untuk keamanan dan kemudahan audit.
Sementara itu, MTsN 3 Pasuruan menerima dokumen sertifikat secara lengkap sesuai dengan status pengelolaan aset madrasah tersebut. Kedua madrasah diharapkan dapat memanfaatkan dokumen ini sebagai dasar perencanaan pembangunan, pengajuan bantuan sarana-prasarana, serta memperkuat basis data aset madrasah yang terintegrasi dengan sistem informasi Kemenag.
Kepala MIN 1 Pasuruan menyambut baik penyerahan dokumen sertifikat ini. "Meskipun yang kami terima adalah salinan, dokumen ini sangat berharga untuk keperluan administrasi dan perencanaan pengembangan madrasah ke depan. Kami berkomitmen menjaga dan memanfaatkan aset ini sebaik-baiknya untuk kepentingan pendidikan," ungkapnya.
Kegiatan serah terima sertifikat ini merupakan bagian dari program strategis Kemenag Kab. Pasuruan dalam rangka optimalisasi tata kelola BMN di lingkungan madrasah. Ke depan, Kemenag Kab. Pasuruan menargetkan seluruh madrasah negeri di wilayahnya telah memiliki dokumen legal aset yang lengkap dan terverifikasi, guna mendukung percepatan peningkatan mutu pendidikan berbasis madrasah.
Dengan langkah ini, Kemenag Kab. Pasuruan berharap dapat menciptakan kepastian hukum atas aset negara, meminimalisir potensi sengketa lahan, serta mendorong kemandirian madrasah dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang berkelanjutan.
Humas MIN 1 Pasuruan
PASURUAN (22/04/2026) – MIN 1 Pasuruan resmi memulai pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Gelombang 2. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 ini diikuti oleh total 122 peserta didik, yang terdiri dari 60 siswa putra dan 62 siswa putri. Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua ruangan dengan penerapan protokol ujian yang ketat namun tetap santun.
Kegiatan dibuka secara khidmat pada Sesi 1 oleh Kepala Madrasah MIN 1 Pasuruan. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi agar para siswa senantiasa bersemangat dalam belajar, teliti dalam mengerjakan soal sebagai bentuk ikhtiar, dan yang paling utama adalah tetap menjaga akhlakul karimah selama pelaksanaan ujian.
Memasuki Sesi 2 dan Sesi 3, jalannya ujian dikoordinasi langsung oleh Ibu Eka Marginingsih selaku Ketua Panitia TKA. Sementara itu, pada Sesi 4 sebagai penutup di hari pertama, Bapak Abdul Muid, S.Ag., M.Pd. (Penjamin Mutu Madrasah), memberikan penguatan mental bagi para siswa. Beliau menekankan bahwa kesuksesan merupakan perpaduan antara ikhtiar yang maksimal dan kekuatan doa, terutama anjuran untuk melaksanakan salat malam.
Pelaksanaan hari pertama ini mendapat perhatian khusus dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan. Bapak Kasi Pendma, H. Bustanul Arifin, S.Pd., M.Pd., bersama Ibu Pengawas Madrasah, ibu Dra. Choyatin Nasukha M.Pd., hadir meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan ujian berjalan sesuai prosedur.
Secara umum, kegiatan berjalan aman dan lancar. Meskipun pada Sesi 3 sempat terjadi kendala teknis berupa keterlambatan munculnya kode tes (selama 30 menit) di kedua ruang. Namun berkat kesigapan panitia, situasi dapat segera terkendali dan peserta dapat menyelesaikan ujian dengan baik.
Berikut adalah detail jadwal dan pembagian peserta TKA MIN 1 Pasuruan:
|
Hari / Tanggal |
Sesi |
Waktu (WIB) |
Ruang 1 (Peserta) |
Ruang 2 (Peserta) |
Total Peserta |
Koordinator/Pembicara |
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Rabu, 22 April 2026 |
1 |
07.00 - 08.45 |
16 Siswa |
16 Siswa |
32 |
Kepala Madrasah |
|
|
2 |
09.15 - 11.00 |
15 Siswa |
15 Siswa |
30 |
Ibu Eka Marginingsih |
|
|
3 |
11.30 - 13.15 |
15 Siswa |
15 Siswa |
30 |
Ibu Eka Marginingsih |
|
|
4 |
13.45 - 15.30 |
15 Siswa |
15 Siswa |
30 |
Bpk. Abdul Muid |
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
Pihak madrasah berharap kelancaran di hari pertama ini dapat berlanjut hingga hari kedua esok, serta seluruh siswa diberikan kemudahan dalam meraih hasil yang memuaskan.
TKA di MIN 1 Pasuruan dijadwalkan akan berlanjut pada hari kedua, Kamis, 23 April 2026, dengan pembagian sesi dan ruang yang sama. Pihak madrasah berharap seluruh peserta tetap menjaga kesehatan dan performa untuk menyelesaikan rangkaian ujian ini dengan hasil yang terbaik. Fz
Berikut Dokumentasi/ Foto kegiatan
Sesi 1
Sesi 2
Sesi 3
https://vt.tiktok.com/ZS9RC98Xc/
Bismillahirrohmanirrohim,
Bersama ini kami sampaikan rencana pelaksanaan Tes Penjaringan Kemampuan Akademik bagi siswa-siswi dalam rangka seleksi delegasi untuk perlombaan EMO IV Dinas Kabupaten Pasuruan dan MATSANEGA. Adapun rincian kegiatannya adalah sebagai berikut:
Kegiatan akan dilaksanakan pada:
II. Pengadaan Materi Uji |
|---|
Soal telah disiapkan oleh tim pengampu masing-masing bidang dengan rincian penggandaan:
Hasil tes ini akan menentukan siswa terpilih dengan komposisi sebagai berikut:
Peserta seleksi terdiri dari siswa kelas OMI (Kelas Ekstra 4), perwakilan kelas 5 berdasarkan rekomendasi Wali Kelas, serta siswa kelas 6 terpilih. Selama proses seleksi berlangsung, kelas OMI (Ekstra 4) dipastikan tetap berjalan secara kondusif di bawah pengawasan Tim OMI.
Demikian laporan perencanaan ini kami sampaikan untuk diketahui. Kami senantiasa mengharapkan arahan, masukan, maupun saran demi kelancaran kegiatan tersebut. Atas perhatian dan dukungan Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih. Fz
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hormat kami,
Tim OMI
PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, MIN 1 Pasuruan menggelar kegiatan simbolis penyerahan program hibah 100 tanaman pada tanggal 21 April 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, bapak Abdul Qodir,S.Pd.I.,M.Pd. dan diserahkan kepada Ketua Tim Adiwiyata MIN 1 Pasuruan,ibu Bawon Musarofah,S.Pd. sebagai wujud nyata komitmen madrasah terhadap pelestarian lingkungan.
Penyerahan secara simbolis tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk mengimplementasikan visi MIN 1 Pasuruan, yaitu "Cinta yang Moderat dan Peduli Lingkungan". Melalui program ini, madrasah ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam adalah bagian integral dari pendidikan karakter siswa.
Kepala MIN 1 Pasuruan dalam sambutannya menyatakan bahwa momen Hari Kartini dipilih karena relevan dengan semangat perubahan dan keberdayaan. "Jika Ibu Kartini berjuang untuk emansipasi dan pendidikan, maka generasi penerus kita hari ini harus berjuang untuk menjaga bumi tempat mereka belajar. 100 tanaman ini adalah benih harapan untuk masa depan yang lebih hijau," ujarnya.
Program hibah tanaman ini akan dikelola oleh tim Adiwiyata bersama para siswa. Rencananya, tanaman-tanaman tersebut akan ditanam di area strategis lingkungan madrasah untuk meningkatkan kualitas udara, menciptakan suasana belajar yang asri, serta menjadi media pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya ekosistem.
MIN 1 Pasuruan terus menjaga dan meningkatkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Madrasah meyakini bahwa lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat adalah bagian penting untuk mendukung kesuksesan proses pendidikan. Dengan lingkungan yang nyaman, diharapkan siswa dapat belajar dengan lebih fokus, kreatif, dan berkarakter mulia.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari warga madrasah, yang berharap program ini dapat berkelanjutan dan menginspirasi madrasah lain di Kabupaten Pasuruan untuk turut serta dalam gerakan peduli lingkungan.
Pasuruan – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan Al-Qur'an. Sebanyak 99 peserta didik (sanwat) MIN 1 Pasuruan mengikuti acara Wisuda Tahfid Al-Qur'an yang digelar di Pendopo Kabupaten Pasuruan, pada17 April 2026.
Kehadiran ke-99 wisudawan-wisudawati ini disambut hangat oleh seluruh jajaran madrasah dan orang tua murid. Momen ini menjadi bukti komitmen MIN 1 Pasuruan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga hafal dan mencintai Al-Qur'an.
Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian ini.
"Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras, kesabaran, dan kolaborasi yang solid antara guru, orang tua, dan peserta didik. Kami sangat bangga dengan ke-99 anak kami yang hari ini diwisuda. Ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan mereka untuk terus menjaga dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujar bapak Abdul Qodir dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, bapak Abdul Qodir menjelaskan bahwa program tahfid di MIN 1 Pasuruan dirancang secara bertahap dan menyenangkan, disesuaikan dengan usia anak didik. Dukungan penuh dari orang tua melalui program muraja'ah (mengulang hafalan) di rumah menjadi kunci keberhasilan para santri.
"Kami berharap, dengan diwisudanya 99 peserta ini, dapat memotivasi adik-adik kelasnya untuk juga mencintai Al-Qur'an. Target kami ke depan, tidak hanya jumlah hafalan yang bertambah, tetapi juga kualitas bacaan dan pemahaman terhadap isi Al-Qur'an," tambahnya.
Acara wisuda yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, para orang tua wali, serta tamu undangan. Para wisudawan terlihat mengenakan pakaian wisuda dengan atribut yang rapi, menunjukkan wajah-wajah bahagia dan bangga setelah melalui proses hafalan yang tidak mudah.
Salah satu orang tua siswa, Ibu Fulanah (nama disamarkan), mengaku haru dan bersyukur. "Terima kasih kepada MIN 1 Pasuruan, khususnya para guru tahfid yang telah membimbing anak kami dengan sabar. Alhamdulillah, sekarang anak kami sudah hafal beberapa juz. Semoga ini menjadi bekal ibadah dan akhlaknya ke depan," ungkapnya.
Dengan prestasi ini, MIN 1 Pasuruan semakin mengukuhkan diri sebagai lembaga pendidikan dasar yang unggul dalam pembentukan karakter religius dan akademis. Madrasah terus berkomitmen untuk melahirkan generasi Rabbani yang hafal Qur'an, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Tentang MIN 1 Pasuruan:
MIN 1 Pasuruan adalah madrasah ibtidaiyah negeri di bawah naungan Kementerian Agama yang berlokasi di Kabupaten Pasuruan. Madrasah ini menyelenggarakan pendidikan dasar dengan integrasi kurikulum nasional dan keagamaan, serta memiliki program unggulan tahfidz Al-Qur'an untuk membentuk generasi Qur'ani sejak dini.
PASURUAN, Kamis (16/4/2026) – Dalam rangka memperkuat kinerja madrasah yang terarah dan terukur, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menyampaikan paparan sasaran kinerja serta realisasi capaian triwulan I (Januari–Maret 2026) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Kantor Kemenag Kab. Pasuruan beserta seluruh Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Pasuruan.
Forum evaluasi kinerja ini menjadi ajang pertanggungjawaban program sekaligus momentum penyesuaian strategi operasional di awal tahun anggaran 2026. Setiap kepala madrasah negeri secara bergiliran memaparkan indikator kinerja utama (IKU), capaian program, kendala pelaksanaan, serta rencana tindak lanjut untuk memastikan akselerasi target di kuartal berikutnya.
Menanggapi rangkaian paparan, Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan memberikan arahan strategis dengan menekankan empat poin krusial yang harus menjadi fokus seluruh madrasah negeri:
Sasaran Kinerja 1 Tahun: Kesesuaian target tahunan dengan Rencana Strategis (Renstra) madrasah, program prioritas Kemenag, dan standar nasional pendidikan madrasah.
Capaian Kinerja Triwulan I: Evaluasi komprehensif terhadap realisasi program pada periode Januari–Maret 2026, mencakup aspek pembelajaran, tata kelola madrasah, dan pengembangan karakter keagamaan.
Serapan Anggaran: Optimalisasi penggunaan dana yang efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata, dengan pencegahan pemborosan serta penyesuaian alokasi sesuai prioritas kebutuhan madrasah.
Strategi Pencapaian Target: Penyusunan langkah konkret, terukur, dan berbasis data untuk menutup gap capaian, termasuk penguatan monitoring internal, kolaborasi antar madrasah, serta inovasi metode pelaksanaan program.
“Kinerja madrasah tidak boleh berhenti pada pelaporan administratif. Harus ada korelasi nyata antara anggaran yang diserap, program yang dijalankan, dan peningkatan mutu layanan pendidikan. Jadikan data triwulan I sebagai alat evaluasi, bukan sekadar kewajiban laporan,” tegas Plt. Kepala Kemenag Kab. Pasuruan dalam arahannya.
Kepala MIN 1 Pasuruan merespons positif arahan tersebut dan menegaskan komitmen penguatan tata kelola kinerja. “Paparan ini menjadi refleksi penting bagi kami. Ke depan, MIN 1 Pasuruan akan memperkuat sistem monitoring dan evaluasi internal, memastikan serapan anggaran selaras dengan program prioritas, serta menerapkan strategi pencapaian yang adaptif agar seluruh target tahunan dapat terealisasi secara optimal dan berdampak langsung bagi peserta didik,” ujarnya.
Melalui forum ini, Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa pemantauan kinerja akan dilaksanakan secara berkala setiap triwulan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong seluruh madrasah negeri bergerak lebih sinergis, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan madrasah di wilayah Kabupaten Pasuruan sepanjang tahun 2026.
Beji, — Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Beji menggelar kegiatan pembekalan bagi pengawas Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan operator madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan di MI Tarbiyatus Shibyan Baujeng pada hari ini dengan diikuti oleh perwakilan madrasah se-Kecamatan Beji.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknis pelaksanaan TKA sekaligus memastikan kesiapan para pengawas dan operator dalam menjalankan tugasnya secara profesional, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Ketua KKMI Beji dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran pengawas dan operator sangat krusial dalam menyukseskan pelaksanaan TKA. Oleh karena itu, pembekalan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kompetensi teknis seluruh peserta.
Materi yang disampaikan meliputi tata cara pengawasan ujian, prosedur pelaksanaan TKA berbasis sistem, hingga pengelolaan data oleh operator. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan, terlihat dari aktifnya diskusi dan tanya jawab selama sesi berlangsung.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan TKA di wilayah Kecamatan Beji dapat berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Selain itu, sinergi antar madrasah juga semakin kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah ibtidaiyah.
Peneliti: Tim Riset
Tanggal: April 2026
Metode: Survei Kuantitatif Deskriptif
Total Responden: 78 Orang
1. RINGKASAN EKSEKUTIF
Penelitian ini menganalisis motivasi psikososial di balik
penggunaan fitur WhatsApp Status. Berdasarkan polling terhadap 78 responden,
ditemukan bahwa motivasi informatif (berbagi info) mendominasi dengan
41% responden, diikuti oleh kebutuhan ekspresi emosional (curhat)
sebesar 14%. Temuan menarik menunjukkan bahwa meskipun media sosial sering
dikaitkan dengan validasi sosial, motivasi eksplisit "ingin diamini"
dan "ingin didengar" hanya mewakili porsi minoritas, mengindikasikan
bahwa penggunaan Status lebih bersifat fungsional daripada narsistik pada
sampel ini.
2. METODOLOGI
3. HASIL PENELITIAN
Tabel Distribusi Motivasi Penggunaan WhatsApp Status
|
No |
Kategori Motivasi |
Frekuensi |
Persentase |
|
1 |
Berbagi Informasi |
32 |
41,0% |
|
2 |
Curhat (Ekspresi Emosional) |
11 |
14,1% |
|
3 |
Ingin Diamini Teman |
9 |
11,5% |
|
4 |
Konten Marketing/Promosi |
8 |
10,3% |
|
5 |
Menyindir (Komunikasi Tidak Langsung) |
6 |
7,7% |
|
6 |
Ingin Didengar |
6 |
7,7% |
|
7 |
Dakwah/Konten Religius |
6 |
7,7% |
|
Total |
78 |
100% |
Visualisasi Data (Representasi Tekstual)
Berbagi Info ████████████████████████████████ 41%
Curhat ████████████ 14%
Ingin Diamini █████████ 12%
Marketing ████████ 10%
Menyindir ██████ 8%
Ingin Didengar ██████ 8%
Dakwah ██████ 8%
4. PEMBAHASAN DAN INTERPRETASI SENIOR RESEARCHER
4.1 Dominasi Fungsi Utilitarian (41%)
Tingginya persentase "Berbagi Info" mengonfirmasi
bahwa WhatsApp Status telah berevolusi menjadi micro-broadcasting tool.
Pengguna memposisikan Status sebagai kanal informasi efisien—mirip newsletter
personal—untuk menyampaikan pengumuman, promo, atau konten edukatif tanpa
mengganggu privasi chat langsung.
4.2 Ekspresi Emosional sebagai Katup Sosial (14,1% + 7,7%
+ 7,7%)
Kombinasi Curhat, Menyindir, dan Ingin
Didengar (total ~30%) mencerminkan fungsi WhatsApp Status sebagai safe
space untuk regulasi emosi. Fitur "hanya 24 jam" memberikan rasa
aman psikologis: pengguna dapat mengekspresikan vulnerabilitas tanpa jejak
digital permanen.
4.3 Validasi Sosial: Kebutuhan Tersembunyi
Meskipun hanya 11,5% yang secara eksplisit menyatakan
"Ingin Diamini", kemungkinan besar kebutuhan validasi ini
terdistribusi secara implisit dalam kategori Curhat dan Menyindir. Ini sesuai
dengan teori Uses and Gratifications: pengguna media sosial mencari social
affirmation, namun cenderung tidak mengakuinya secara sadar karena norma
sosial.
4.4 Konten Religius dan Marketing: Niche yang Stabil
Porsi Dakwah (7,7%) dan Marketing (10,3%) menunjukkan
segmentasi audiens yang jelas. Kedua kategori ini bersifat purpose-driven—pengguna
dengan motivasi ini memiliki intent komunikasi yang terarah dan konsisten.
5. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan Utama:
Rekomendasi Praktis:
✅ Untuk Pengguna Umum:
✅ Untuk Pemasar/Konten Kreator:
✅ Untuk Pendidik & Orang
Tua:
6. CATATAN METODOLOGIS (LIMITASI)
⚠️ Penelitian ini memiliki
beberapa keterbatasan:
Penyelenggara: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan
Lokasi: Omah Londo Hotel dan Resort
Tanggal: 10–11 April 2026
1. LATAR BELAKANG
Madrasah sebagai satuan pendidikan Islam di bawah pembinaan
Kementerian Agama dituntut untuk memiliki tata kelola yang profesional, tertib
administrasi, akuntabel, dan responsif terhadap transformasi digital. Masih
terdapat variasi kapasitas pengelola madrasah dalam hal penyusunan RKAM,
pelaporan SPAN, kearsipan digital, manajemen SDM, dan pengendalian internal.
Kegiatan ini dirancang sebagai best practice yang mengintegrasikan peran
strategis Kantor Kemenag Kabupaten dengan pelaksana teknis di MIN, MTsN, dan
MAN agar tata kelola berjalan seragam, terukur, dan berorientasi pada mutu
layanan pendidikan.
Dasar Hukum & Acuan:
2. TUJUAN & MANFAAT
|
Tujuan |
Manfaat |
|
1. Menyelaraskan pemahaman & praktik tata kelola
administrasi, kepegawaian, dan keuangan APBN di madrasah |
✅ SOP terstandarisasi antar
jenjang (MIN/MTsN/MAN) |
|
2. Meningkatkan kompetensi Ka TU, Bendahara, Admin, &
APK APBN dalam sistem digital Kemenag |
✅ Laporan tepat waktu, minim
temuan audit |
|
3. Membangun mekanisme pengendalian internal &
monitoring berkala |
✅ Akuntabilitas publik &
kepercayaan stakeholder |
|
4. Mendorong kolaborasi antar madrasah & Kantor
Kemenag Kab. Pasuruan |
✅ Efisiensi sumber daya &
sharing praktik baik |
4. PILAR TATA KELOLA & PERAN AKTOR
|
Pilar |
Fokus Penguatan |
Penanggung
Jawab Utama |
|
1. Administrasi & Kearsipan |
Digitalisasi surat masuk/keluar, klasifikasi arsip,
e-Office, retensi dokumen |
Ka TU, Admin |
|
2. Manajemen SDM |
Analisis Beban Kerja, penempatan sesuai kompetensi, usulan
kenaikan pangkat, diklat teknis |
Analisis SDM Ahli Madya, Ka TU |
|
3. Keuangan APBN & RKAM |
Penyusunan RKAM realistis, pelaporan SPAN, pencairan
BOS/BOP, pertanggungjawaban, kepatuhan PMK |
APK APBN, Bendahara |
|
4. Pengendalian Internal & Audit |
Checklist kepatuhan, rekonsiliasi data, antisipasi temuan,
pelaporan triwulan |
Ka Subbag TU, Tim Internal |
|
5. Digitalisasi Layanan |
Integrasi Dapodik, Simpatika, e-Kinerja, SIPLah, dashboard
monitoring |
Admin, Ka TU, APK APBN |
5. LANGKAH IMPLEMENTASI (PRA–SELAMA–PASCA KEGIATAN)
🟦 Pra-Kegiatan (Maret
2026)
🟨 Selama Kegiatan (10–11
April 2026)
|
Hari |
Agenda Inti |
Output |
|
10 April |
Pembukaan, Kebijakan Tata Kelola Kemenag, Analisis SDM
& ABK, Simulasi e-Office & Arsip Digital |
Draft SOP TU & Kearsipan |
|
11 April |
Pengelolaan APBN/RKAM, Simulasi SPAN & Pelaporan,
Pengendalian Internal, Rencana Tindak Lanjut |
Matriks RKAM, Checklist Audit, Komitmen Implementasi |
🟩 Pasca-Kegiatan (Mei–Juli
2026)
6. MATRIKS TANGGUNG JAWAB
|
Aktor |
Tugas Pokok |
Indikator Kinerja |
|
Ka Subbag TU |
Pengawasan, validasi kebijakan, koordinasi lintas madrasah |
100% madrasah terverifikasi kepatuhan tata kelola |
|
Analisis SDM |
Penyiapan ABK, usulan formasi, pendampingan kompetensi |
Peta jabatan & beban kerja terupdate per madrasah |
|
Ka TU Madrasah |
Eksekusi SOP, koordinasi admin & bendahara, pelaporan
berkala |
SOP berlaku, arsip digital 100%, surat terselesaikan ≤3
hari |
|
Bendahara |
Pengelolaan kas, verifikasi dokumen, laporan realisasi |
Laporan SPAN tepat waktu, zero over/under budget tanpa
justifikasi |
|
Admin |
Input data Dapodik/Simpatika, manajemen e-Office, backup
data |
Data akurat, tidak ada double entry, arsip cloud
terstruktur |
|
APK APBN |
Penyusunan RKAM, pencairan dana, pelaporan BOS/BOP,
rekonsiliasi |
RKAM realistis, serapan ≥90%, audit clean opinion |
7. INDIKATOR KEBERHASILAN & MONITORING EVALUASI
|
Indikator |
Target |
Cara Pengukuran |
|
SOP Tata Kelola disahkan & diimplementasikan |
100% madrasah |
Verifikasi dokumen & observasi lapangan |
|
Ketepatan waktu pelaporan APBN/SPAN |
≥90% tepat waktu |
Dashboard SPAN Kemenag |
|
Penurunan temuan audit/internal |
≥50% penurunan |
Laporan Inspektorat/Kanwil |
|
Kepuasan layanan administrasi madrasah |
≥85% |
Survei stakeholder (guru, orang tua, siswa) |
|
Integrasi sistem digital |
3 sistem terhubung |
Uji coba Dapodik–e-Office–SPAN |
Mekanisme Monev:
8. REKOMENDASI STRATEGIS
9. PENUTUP
Penguatan tata kelola umum madrasah bukan sekadar pemenuhan
regulasi, melainkan fondasi strategis menuju madrasah yang mandiri, transparan,
dan berdaya saing. Dengan kolaborasi sinergis antara Kantor Kemenag Kabupaten
Pasuruan, pengelola TU, SDM, keuangan, dan digitalisasi, madrasah MIN/MTsN/MAN
di wilayah Pasuruan dapat menjadi percontohan tata kelola yang akuntabel dan
berorientasi pada mutu pembelajaran.
Disusun oleh:
Peserta dari MIN 1 Pasuruan
April 2026
Tuchfatul Aliyah