google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

Sambut TKA 2026, Seksi Pendma Kankemenag Kab. Pasuruan Gelar Verifikasi Administrasi bagi MI se-Kabupaten Pasuruan

 

Pasuruan, 12 Februari 2026 – Dalam rangka menyambut kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan verifikasi administrasi TKA bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Inovasi Pasuruan dan diikuti oleh operator dari 306 MI se-Kabupaten Pasuruan.


Verifikasi dilakukan oleh petugas dari Seksi Pendma bersama Tim Teknis TKA Kemenag Kabupaten Pasuruan. Para operator madrasah tampak antusias dan serius menyiapkan berkas-berkas yang menjadi bahan verifikasi.

Adapun dokumen yang diverifikasi meliputi:

  1. Foto laboratorium komputer yang akan digunakan untuk pelaksanaan TKA.

  2. Scan bandwidth internet yang digunakan.

  3. Scan bukti penggunaan listrik yang akan menunjang kegiatan TKA.

Ketiga komponen tersebut harus sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan TKA. Jika seluruh persyaratan telah memenuhi ketentuan, petugas selanjutnya akan mengisi formulir verifikasi secara online sebagai tanda kelayakan awal pelaksanaan.

KKMI Kabupaten Pasuruan selaku penyelenggara turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini dengan menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari tempat pelaksanaan, meja kursi, jaringan internet, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Secara terpisah, Kepala Seksi Pendma Kankemenag Kabupaten Pasuruan, H. Bustanul Arifin, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KKMI Kabupaten Pasuruan yang telah memfasilitasi kegiatan ini, serta kepada seluruh operator MI yang telah hadir dan berpartisipasi aktif.

Beliau berpesan agar persiapan TKA dilakukan secara serius dan maksimal, karena kegiatan ini menyangkut kepentingan siswa dan madrasah. “Peran operator madrasah sangatlah penting, karena operator menjadi ujung tombak dalam persiapan dan pelaksanaan TKA,” tegasnya.

TKA merupakan kegiatan perdana pada Tahun Ajaran 2025–2026 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XII MA, kelas IX MTs, dan kelas VI MI. Oleh karena itu, seluruh madrasah diharapkan benar-benar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., yang juga merupakan Pengurus KKMI Kabupaten Pasuruan, turut hadir dan terlibat langsung dalam persiapan serta pelaksanaan kegiatan verifikasi ini. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah awal kesiapan TKA 2026.

Seluruh tim KKMI Kabupaten Pasuruan tampak bersemangat dan optimis dalam menyongsong pelaksanaan TKA 2026, dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan hasil terbaik bagi peserta didik madrasah.

Siswa Kelas 5 MIN 1 Pasuruan Laksanakan Praktik Manasik Umroh dan Haji, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

 


Pasuruan 12 Pebruari 2026— Suasana penuh semangat dan kekhidmatan tampak menyelimuti kegiatan praktik manasik umroh dan haji yang diikuti oleh siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik ibadah yang bertujuan menanamkan pemahaman serta kecintaan terhadap rukun Islam kelima sejak usia dini.


Dengan mengenakan pakaian ihram, para siswa mengikuti rangkaian manasik mulai dari niat, thawaf, sa’i, hingga tahallul. Mereka tampak antusias dan serius mengikuti setiap arahan dari para guru pembimbing. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memperkuat pemahaman siswa tentang tata cara pelaksanaan ibadah umroh dan haji secara langsung.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada wali murid yang telah mendukung acara ini. Kegiatan manasik ini merupakan bagian dari pembelajaran ibadah sejak dini, agar anak-anak tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik,” ujar beliau.

Beliau juga berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia serta memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai bekal kehidupan di masa depan.

Kegiatan manasik umroh dan haji ini menjadi salah satu wujud komitmen MIN 1 Pasuruan dalam membentuk peserta didik yang unggul dalam prestasi serta berkarakter Islami. Dengan dukungan orang tua dan seluruh civitas madrasah, pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang bermakna.

Tingkatkan Kecintaan kepada Al-Qur’an, KKMI Kabupaten Pasuruan Selenggarakan Ujian Tahfidz Juz 30 dan Juz Pilihan

Pasuruan, 11 Februari 2026 — Dalam upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Ujian Tahfidz Juz 30 dan Juz Pilihan bagi santri Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Moh. Chenghoo Pandaan dan menjadi salah satu program rutin KKMI setiap bulan Februari.

Suasana masjid sejak pagi tampak khidmat dan penuh semangat. Ratusan siswa-siswi MI hadir dengan didampingi guru pembimbing masing-masing, siap mengikuti ujian hafalan yang menjadi ajang pembuktian hasil belajar mereka selama ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan santri MI terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di lingkungan madrasah. Melalui ujian tahfidz ini, diharapkan para siswa tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga semakin dekat dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari.


Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, H. Bustanul Arifin, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mendukung setiap program peningkatan kualitas siswa-siswi madrasah, khususnya dalam bidang penguatan Al-Qur’an di Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, program seperti ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.

Sementara itu, Abdul Qodir, M.Pd., Kepala MIN 1 Pasuruan yang juga menjadi anggota panitia penyelenggara, turut mengapresiasi keikutsertaan 107 siswa-siswi MIN 1 Pasuruan dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Program Tahfidz MIN 1 Pasuruan yang telah menyiapkan dan membimbing para siswa dengan penuh kesungguhan.


“Partisipasi aktif siswa dan dukungan penuh dari para pembimbing menjadi bukti bahwa semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan madrasah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, KKMI Kabupaten Pasuruan berharap tradisi menghafal Al-Qur’an semakin mengakar di setiap madrasah. Tidak hanya sebagai program seremonial, tetapi sebagai gerakan bersama untuk membangun generasi yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter Qur’ani.

Guru MIN 1 Pasuruan Bersilaturrahmi ke Kediaman Ust. H. Mahmud Nur Salim



Pasuruan, 10 Pebruari 2026 
Dalam rangka mempererat tali silaturrahmi dan meneladani nilai-nilai kebersamaan, para guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan melaksanakan kunjungan silaturrahmi ke kediaman Ust. H. Mahmud Nur Salim pada Selasa, 10 Pebruari 2026.

Ust. H. Mahmud Nur Salim merupakan guru MIN yang telah purna tugas  mengemban amanah sebagai pengawas madrasah. Kunjungan tersebut juga menjadi momen istimewa karena beliau baru saja kembali dari menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci.

Rombongan guru MIN 1 Pasuruan disambut dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Dalam suasana yang sederhana namun khidmat, para guru menyampaikan ucapan selamat atas kepulangan beliau dari ibadah umroh serta memohon doa agar seluruh civitas MIN 1 Pasuruan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. H. Mahmud Nur Salim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kunjungan yang diberikan. Beliau juga memberikan nasihat dan motivasi kepada para guru agar senantiasa menjaga keikhlasan, meningkatkan profesionalisme, serta menjadikan pengabdian di dunia pendidikan sebagai ladang ibadah.

Kegiatan silaturrahmi ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan emosional antar pendidik, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkokoh nilai-nilai ukhuwah Islamiyah di lingkungan MIN 1 Pasuruan.

Optimalkan Peran Madrasah, KKMI Jawa Timur Gelar Rapat Koordinasi Se-Jawa Timur

Banyuwangi — Dalam rangka mengoptimalkan peran madrasah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Penyusunan Program Kerja Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi.


Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh seluruh pengurus dan perwakilan KKMI se-Jawa Timur yang berjumlah 38 kabupaten/kota. Kehadiran peserta secara penuh ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan soliditas organisasi KKMI di tingkat provinsi.

Kegiatan ini menitikberatkan pada revitalisasi kepengurusan KKMI Jawa Timur, menyusul adanya beberapa pengurus harian yang mengalami mutasi dan memasuki masa purna tugas. Selain itu, rapat juga difokuskan pada pembahasan serta perumusan program kerja KKMI Jawa Timur selama tahun 2026, yang diarahkan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dan tata kelola madrasah ibtidaiyah.

Rapat koordinasi secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran KKMI Jawa Timur yang telah mempercayakan Kabupaten Banyuwangi sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan strategis tersebut.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi sebagai lokasi kegiatan. Semoga rapat koordinasi ini menghasilkan program-program yang berdampak nyata bagi kemajuan madrasah,” ujarnya.

Kepala MIN 1 Pasuruan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan antusiasmenya terhadap pelaksanaan rapat koordinasi ini. Ia menilai bahwa program-program yang dibahas dan dirumuskan sangat relevan dengan kebutuhan madrasah saat ini, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan KKMI Jawa Timur mampu melahirkan kebijakan dan program kerja yang inovatif, adaptif, serta berorientasi pada penguatan peran madrasah ibtidaiyah sebagai fondasi pendidikan dasar yang unggul dan berkarakter.

MIN 1 Pasuruan Turut Berduka atas Wafatnya KH. M. Saifullah Arif Billah


Pasuruan, 9 Februari 2026 

Keluarga besar MIN 1 Pasuruan menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Singa Putih Al Munfaridin, KH. M. Saifullah Arif Billah, pada Senin, 9 Februari 2026.

Almarhum KH. M. Saifullah Arif Billah dikenal sebagai sosok ulama kharismatik, pendidik, serta pembimbing umat yang istiqamah dalam mengabdikan diri di bidang dakwah dan pendidikan pesantren. Keteladanan, keilmuan, serta keikhlasan beliau dalam membina santri dan masyarakat menjadi warisan berharga yang akan selalu dikenang.

Kepala MIN 1 Pasuruan bapak Abdul Qodir,S.Pd.I.,M.Pd. beserta seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar Pondok Pesantren Singa Putih Al Munfaridin. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan beliau di sisi-Nya bersama para shiddiqin, syuhada, dan shalihin.

Keluarga besar MIN 1 Pasuruan juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

ASN MIN 1 Pasuruan Ikuti RAT Wahana Bahagia di MTs Negeri 2 Pasuruan


Pasuruan, 6 Pebruari 2026 — Aparatur Sipil Negara (ASN) MIN 1 Pasuruan mengikuti kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wahana Bahagia yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Pebruari 2026. Kegiatan ini bertempat di MTs Negeri 2 Pasuruan dan berlangsung dengan tertib serta penuh semangat kebersamaan.

RAT Wahana Bahagia merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus koperasi kepada seluruh anggota, sekaligus forum evaluasi kinerja dan perencanaan program kerja ke depan. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas, pembahasan program kerja, serta pengesahan rencana anggaran tahun berikutnya.

Keikutsertaan ASN MIN 1 Pasuruan dalam RAT ini menunjukkan komitmen dan partisipasi aktif dalam mendukung pengelolaan koperasi yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar ASN lintas satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan.

Dengan terlaksananya RAT Wahana Bahagia, diharapkan koperasi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota, serta menjadi wadah peningkatan kesejahteraan dan kebersamaan ASN.

Perkuat Karakter Religius, MIN 1 Pasuruan Rutinkan Shalat Dhuha dan Istighosah di Bawah Kepemimpinan Bapak Abdul Qodir

 

PASURUAN – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan terus berinovasi dalam membentuk karakter peserta didik. Di bawah nakhoda baru, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I, M.Pd., madrasah ini semakin mempertegas komitmennya dalam menyeimbangkan prestasi akademik dengan penguatan spiritual melalui program Shalat Dhuha dan Istighosah rutin.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap Jumat pagi ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan strategi edukatif untuk menanamkan kedisiplinan sejak dini. Seluruh siswa berkumpul di halaman atau mushala madrasah sebelum bel masuk kelas berbunyi, menciptakan suasana lingkungan belajar yang tenang dan khusyuk.

Pembinaan Spiritual Secara Kolektif

Pelaksanaan ibadah ini dikelola secara terstruktur. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) digilir untuk memimpin jalannya istighosah, memastikan adanya keterlibatan aktif dari seluruh tenaga pendidik dalam membimbing spiritualitas siswa.

Melalui pembiasaan ini, siswa secara tidak langsung diajarkan untuk:

  • Datang tepat waktu: Memulai hari dengan ibadah menuntut manajemen waktu yang baik.

  • Menjaga Ketertiban: Mengikuti shaf dan rangkaian dzikir dengan tenang.

  • Kesadaran Diri: Menumbuhkan rasa butuh terhadap bimbingan Tuhan dalam menuntut ilmu.

Visi Kepemimpinan Bapak Abdul Qodir

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I, M.Pd., menekankan bahwa pendidikan karakter adalah fondasi utama sebelum anak-anak menerima ilmu pengetahuan umum.

“Pembiasaan ibadah di pagi hari diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang disiplin, santun, dan memiliki kesadaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin lulusan MIN 1 Pasuruan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kuat,” ujar beliau.

Langkah ini sejalan dengan visi madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan religius. Dengan konsistensi program ini, MIN 1 Pasuruan optimis dapat mencetak generasi yang tangguh secara mental dan unggul dalam prestasi, menciptakan keseimbangan ideal antara duniawi dan ukhrawi.

Wujudkan Madrasah Ramah Anak, Dewan Guru MIN 1 Pasuruan Sambut Siswa dengan Kasih Sayang

 

PASURUAN – Suasana hangat menyelimuti gerbang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan setiap paginya. Sebagai wujud nyata penerapan nilai cinta sesama dalam lingkungan pendidikan, para guru secara rutin berjajar menyambut kedatangan para siswa sebelum lonceng pelajaran berbunyi.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan implementasi dari program unggulan madrasah yang dikenal dengan sebutan 3S (Senyum, Salam, dan Sapa). Dengan penuh kehangatan, dewan guru menyapa satu per satu siswa yang datang, menciptakan ikatan kekeluargaan yang kuat sejak memulai hari.

Membangun Karakter Lewat Keteladanan

Melalui program 3S, MIN 1 Pasuruan berupaya menanamkan karakter positif secara natural. Beberapa nilai utama yang ingin dicapai antara lain:

  • Sopan Santun: Membiasakan siswa untuk bersikap santun saat memasuki lingkungan sekolah.

  • Rasa Hormat: Menumbuhkan rasa takzim siswa kepada pendidik melalui jabat tangan dan salam.

  • Kedekatan Emosional: Membangun hubungan yang harmonis agar siswa merasa diperhatikan dan dicintai.

"Suasana pagi yang ramah dan bersahabat adalah kunci. Kami ingin meningkatkan semangat belajar siswa dengan cara memastikan mereka merasa diterima sejak langkah pertama di madrasah," ujar salah satu perwakilan dewan guru.

Madrasah Sebagai Rumah Kedua

Kepala MIN 1 Pasuruan menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan kurikulum berbasis cinta dan pendidikan karakter yang sedang digalakkan. Menurutnya, keteladanan guru adalah instrumen paling efektif dalam membentuk kepribadian peserta didik.

“Dengan senyum, salam, dan sapa, kami ingin menghadirkan madrasah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan penuh kasih,” ungkap Kepala MIN 1 Pasuruan.

Harapan Masa Depan

Konsistensi menjadi kunci utama dalam menjalankan program ini. Pihak madrasah berharap budaya saling menghormati, peduli, dan berakhlak mulia ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari seluruh warga MIN 1 Pasuruan di tengah masyarakat.

Terapkan Cinta Sesama, Dewan Guru MIN 1 Pasuruan Sambut Siswa dengan Hangat di Pagi Hari

 

PASURUAN – Matahari baru saja menampakkan sinarnya di ufuk timur, namun gerbang MIN 1 Pasuruan sudah nampak ramai dengan aktivitas yang menyejukkan hati. Bukan sekadar rutinitas absensi, para dewan guru telah berbaris rapi untuk menyambut kehadiran para siswa dengan senyuman tulus.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program unggulan 3S (Senyum, Salam, dan Sapa). Program ini bukan hanya formalitas, melainkan jembatan emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang berbasis cinta sesama.

Suasana Pagi di Gerbang Madrasah

Pukul 06.30 WIB, suasana hangat mulai terasa. Saat sebuah sepeda motor berhenti di depan gerbang, seorang siswa kelas 4 bernama Arfan turun dan segera menghampiri barisan guru.

Pak Guru: "Assalamualaikum, Nabil! Wah, semangat sekali hari ini. Bagaimana kabarnya?" (Sambil tersenyum lebar dan menyodorkan tangan untuk bersalaman).

Nabil: "Walaikum Salam, Pak! Alhamdulillah baik. Tadi malam Nabil sudah belajar buat kuis hari ini," jawabnya ceria sambil mencium tangan sang guru dengan takzim.

Bu Guru: "Hebat! Semangat ya Nabil. Masuklah ke kelas, simpan tasmu, dan sapa teman-teman yang lain ya."

Nabil: "Siap, Bu! Terima kasih."

Dialog-dialog kecil seperti ini terjadi berulang kali, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental sebelum jam pelajaran pertama dimulai.


Membangun "Rumah Kedua" yang Nyaman

Kepala MIN 1 Pasuruan menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu di dalam kelas, tetapi juga soal keteladanan dalam bersikap. Beliau menekankan pentingnya menghadirkan rasa aman bagi siswa sejak mereka melangkahkan kaki di madrasah.

“Kami ingin menghadirkan madrasah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan penuh kasih. Dengan senyum, salam, dan sapa, kami memberikan pesan kepada siswa bahwa mereka diterima dan disayangi di sini,” ungkap Kepala MIN 1 Pasuruan.

Dampak Positif Karakter Siswa

Melalui konsistensi program 3S, para guru mulai merasakan perubahan positif pada karakter siswa. Beberapa manfaat yang mulai terlihat antara lain:

  • Sopan Santun: Siswa menjadi lebih terbiasa menghormati orang yang lebih tua.

  • Kepercayaan Diri: Sapaan hangat di pagi hari terbukti meningkatkan mood dan semangat belajar siswa.

  • Kedekatan Emosional: Hubungan guru dan murid tidak lagi kaku, melainkan seperti orang tua dan anak.

Budaya saling menghormati dan peduli ini diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dibawa oleh siswa ke lingkungan rumah dan masyarakat luas. MIN 1 Pasuruan membuktikan bahwa pendidikan karakter yang kuat dimulai dari sebuah senyuman di pintu gerbang.

Sambut Ramadhan dan Persiapan Akhir Tahun Ajaran, KKMI Kabupaten Pasuruan Gelar Rapat Koordinasi di MIN 1

 

PASURUAN – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan serta dalam rangka mematangkan persiapan akhir Tahun Ajaran 2025–2026, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan rapat koordinasi rutin pada Rabu, 4 Februari 2026. Pertemuan ini dipusatkan di Aula MIN 1 Pasuruan dengan dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota KKMI se-Kabupaten.

Optimalisasi Manajemen Waktu

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, M.Pd. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran para peserta rapat. Ia menekankan bahwa sinergi antar madrasah sangat krusial, terutama dalam menyelaraskan program kerja di tengah padatnya agenda menjelang akhir tahun ajaran.

"Penyelarasan program dan manajemen waktu adalah kunci agar seluruh agenda madrasah dapat berjalan efektif dan terukur, dengan tetap mengutamakan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik," ujar Abdul Qodir.

Agenda Strategis: Dari Porseni hingga Ujian Tahfidz


Dalam sesi utama, Hariyono, M.Pd. memaparkan beberapa poin strategis yang menjadi fokus pengembangan madrasah ke depan, di antaranya:

  • Persiapan Porseni MI 2027: Terdapat terobosan baru dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat MI tahun 2027 mendatang. Panitia resmi menambahkan dua cabang lomba baru, yakni Futsal Putra dan Renang, untuk mewadahi minat dan bakat siswa di bidang olahraga.

  • Penguatan PKB: Menindaklanjuti arahan Ketua Tim (Katim) Guru Kanwil Kemenag Jawa Timur, kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru akan semakin ditekankan guna meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.

  • Program Tahfidz Al-Qur'an: Salah satu agenda terdekat adalah pelaksanaan Ujian Tahfidz yang dijadwalkan pada 11 Februari 2026 berlokasi di Masjid Che Ghoo, Pandaan. Menariknya, serangkaian seremoni wisuda tahfidz telah mulai dikoordinasikan sejak hari ini untuk memastikan apresiasi terbaik bagi para penghafal Al-Qur'an.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi seluruh Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Pasuruan dalam menjaga ritme kegiatan akademik dan non-akademik agar tetap produktif, meskipun memasuki periode bulan Ramadhan yang biasanya diiringi dengan penyesuaian jadwal.