google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

Pengawas Madrasah Berikan Motivasi kepada Peserta Ujian Madrasah di MIN 1 Pasuruan




Pasuruan, 9 Mei 2026 – Dalam rangka pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026, Pengawas Madrasah Dra. Choyatin Nasucha, M.Pd melakukan kegiatan supervisi akademik dan manajerial di MIN 1 Pasuruan, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran, transparansi, dan kualitas pelaksanaan ujian sekaligus memberikan dukungan moral kepada seluruh peserta didik.

Kedatangan Dra. Choyatin Nasucha, M.Pd disambut hangat oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Sebelum memasuki ruang ujian, beliau melakukan peninjauan terhadap kesiapan sarana prasarana, distribusi naskah soal, serta protokol pelaksanaan ujian yang telah disiapkan panitia.

Pesan Motivasi Penuh Semangat

Di hadapan ratusan peserta ujian yang tengah bersiap mengikuti Ujian Madrasah, Dra. Choyatin Nasucha, M.Pd menyampaikan pesan motivasi yang menyentuh hati.

"Ananda sekalian, Ujian Madrasah ini bukan sekadar penilaian akademik, tetapi juga bentuk ikhtiar kita dalam menggapai cita-cita. Tetaplah semangat, percaya diri, dan kerjakan dengan jujur serta teliti. Ingatlah bahwa setiap usaha baik akan membuahkan hasil yang indah," ujarnya disambut tepuk tangan meriah peserta didik.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, mengelola waktu dengan bijak, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap langkah perjuangan menuntut ilmu.

Supervisi Berorientasi Peningkatan Mutu

Kegiatan supervisi yang dilakukan tidak hanya bersifat monitoring, tetapi juga pendampingan dan evaluasi konstruktif. Dra. Choyatin Nasucha, M.Pd memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan MIN 1 Pasuruan dalam menyelenggarakan Ujian Madrasah yang tertib, kondusif, dan sesuai prosedur operasional standar.

"Saya sangat bangga melihat antusiasme dan kedisiplinan seluruh warga madrasah. Ini adalah modal kuat untuk mewujudkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi," tambahnya.

Dukungan untuk Suksesnya Ujian Madrasah

Kehadiran pengawas madrasah dalam momen penting seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dan optimalisasi peran guru dalam mendampingi proses evaluasi pembelajaran. Ujian Madrasah di MIN 1 Pasuruan diikuti oleh seluruh siswa kelas VI dan dilaksanakan secara serentak dengan menerapkan prinsip integritas dan pendidikan karakter.

Kegiatan supervisi ditutup dengan dialog interaktif antara pengawas madrasah, kepala madrasah, dan perwakilan guru untuk membahas strategi peningkatan mutu pembelajaran pasca-ujian, serta rencana tindak lanjut untuk persiapan jenjang pendidikan berikutnya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, MIN 1 Pasuruan optimis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan siap menghadapi tantangan masa depan.

MIN 1 Pasuruan Perkuat Budaya 3S: Senyum, Salam, Sapa Jadi Gerakan Karakter Sekolah

HASIL SURVEY

Pasuruan, 4 Mei 2026 – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan resmi meluncurkan rekomendasi aturan pembiasaan budaya 3S (Senyum, Salam, Sapa) sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter akhlakul karimah di lingkungan sekolah. Kebijakan ini disusun berdasarkan hasil survei yang melibatkan 38 guru/staf, 204 wali murid, dan 2 anggota Komite Madrasah pada April 2026.

Aspirasi Responden Jadi Dasar Kebijakan

Berdasarkan rekapitulasi survei, lima aspek utama menjadi sorotan responden dalam mendukung keberhasilan program 3S:

Keteladanan Guru: Responden menekankan pentingnya guru dan staf menjadi teladan langsung dalam menerapkan 3S, termasuk menyambut siswa di gerbang sekolah dengan ramah untuk membangun kedekatan emosional dan sikap ta'dhim (hormat) antara guru dan murid.

Konsistensi Pembiasaan: Program 3S diharapkan tidak hanya menjadi wacana, melainkan budaya harian yang diterapkan secara konsisten setiap pagi, diintegrasikan dengan pembiasaan di rumah, dan berlaku untuk semua tanpa memandang status sosial.

Manajemen Piket yang Adil: Diperlukan pengaturan jadwal piket yang merata, kedisiplinan waktu petugas, serta mekanisme evaluasi bulanan untuk memastikan seluruh guru terlibat aktif.

Dukungan Fasilitas dan Edukasi: Pemasangan poster, slogan, atau banner bertema 3S di lokasi strategis seperti gerbang, tangga, dan kantin, serta sosialisasi rutin melalui briefing berkala.

Motivasi dan Apresiasi: Pemberian reward berupa pujian, stiker, pin, atau gelar "Siswa Ramah Minggu Ini", serta melibatkan siswa secara bergilir untuk membantu menyambut teman-temannya di gerbang.

Poin Utama Rekomendasi Aturan 3S

Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, menandatangani rekomendasi aturan yang disusun secara sistematis, dengan poin-poin utama sebagai berikut:

🔹 Kehadiran Guru Piket

Wajib hadir di madrasah maksimal pukul 06.30 WIB

Berdiri di depan gerbang sesuai jadwal untuk menyambut siswa

🔹 Pelaksanaan Budaya 3S

Guru menyambut siswa dengan senyum ramah, salam, dan sapaan hangat

Guru menjadi role model agar siswa meniru dan terbiasa mempraktikkan 3S

Membangun interaksi harmonis dan karakter santun antar warga madrasah

🔹 Kedisiplinan Kehadiran Siswa

Siswa diharapkan sudah berada di lingkungan madrasah sebelum pukul 06.45 WIB

Kolaborasi dengan wali murid untuk mengantar anak tepat waktu

Sanksi edukatif berupa pengarahan bagi siswa yang terlambat

🔹 Kegiatan Pembiasaan Pagi

Pukul 06.45 WIB, bel madrasah berbunyi sebagai tanda dimulainya kegiatan harian

Kegiatan dapat berupa penguatan karakter, murottal, atau arahan singkat dari guru

Seluruh civitas akademika wajib mengikuti secara rutin untuk membentuk kebiasaan kokoh

Komitmen Bersama Mewujudkan Madrasah Berakhlakul Karimah

"Rekomendasi ini merupakan wujud nyata dari aspirasi seluruh pemangku kepentingan MIN 1 Pasuruan. Dengan sinergi antara guru, wali murid, dan komite, kami yakin budaya 3S akan menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang disiplin, santun, dan berakhlak mulia," ujar Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kedisiplinan pagi hari, tetapi juga menciptakan iklim sekolah yang hangat, inklusif, dan penuh nilai-nilai keislaman. Implementasi penuh akan dimulai pada tahun ajaran baru, dengan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan program.

MIN 1 Pasuruan – Mencetak Generasi Cerdas, Santun, dan Berakhlakul Karimah.

Semangat Pagi di MIN 1 Pasuruan: Guru Sambut Peserta Ujian Madrasah dengan Kehangatan Orang Tua

PASURUAN – Suasana khidmat namun penuh kehangatan menyelimuti gerbang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan pada Jumat pagi, 8 Mei 2026. Dalam rangka memberikan dukungan moral dan motivasi bagi para siswa yang menempuh Ujian Madrasah, segenap Dewan Guru menerapkan tradisi 3S (Senyum, Salam, Sapa)secara khusus.

Sejak pukul 06.30 WIB, petugas piket 3S telah bersiap di depan pintu masuk. Tidak sekadar menjalankan prosedur formal, sambutan pagi ini terasa lebih personal. Para guru menyambut setiap siswa yang datang dengan senyuman hangat, layaknya seorang orang tua yang mengantarkan anaknya menuju gerbang kesuksesan.

Membangun Mental Juara dengan Ketenangan

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir rasa tegang dan cemas yang seringkali menghantui siswa sebelum menghadapi lembar ujian. Dengan sapaan yang ramah dan senyuman yang tulus, diharapkan mental siswa menjadi lebih tenang dan percaya diri.

> "Senyum yang kami berikan adalah bentuk restu dan doa. Kami ingin anak-anak merasa bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Madrasah adalah rumah kedua, dan kami di sini mendukung mereka sepenuhnya," ujar salah satu guru piket.

Motivasi untuk Peserta Ujian

Bagi seluruh peserta Ujian Madrasah, momen ini menjadi pengingat bahwa hasil akhir adalah buah dari kejujuran dan usaha yang maksimal. Berikut adalah pesan motivasi untuk menjaga semangat di hari ujian:

Percaya pada Kemampuan Diri:

Kalian telah belajar dan berlatih selama bertahun-tahun. Percayalah bahwa ilmu yang telah diserap akan membantu kalian menjawab setiap tantangan.

Ketenangan adalah Kunci:

Awali dengan doa, kerjakan dengan teliti, dan jangan terburu-buru. Pikiran yang tenang akan membukakan pintu ingatan.

Kejujuran adalah Prestasi Tertinggi:

Nilai memang penting, namun integritas dan kejujuran jauh lebih berharga bagi masa depan kalian.

Semangat berjuang untuk seluruh siswa MIN 1 Pasuruan. Jadikan ujian ini sebagai anak tangga untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi!


Membangun Budaya Belajar Guru Melalui Supervisi Humanis

 

Jumat, 8 Mei 2026
Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah, pada hari Jumat, 8 Mei 2026, dilaksanakan Supervisi Administrasi Pembelajaran Tahap Kedua dengan pendekatan humanis. Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk membangun budaya belajar profesional di kalangan guru.

Supervisi Humanis: Pendekatan yang Memberdayakan

Berbeda dengan supervisi konvensional yang cenderung bersifat evaluatif dan satu arah, supervisi humanis menekankan pada aspek kolaborasi, dialog reflektif, dan pemberdayaan guru. Dalam pelaksanaannya, supervisor tidak hanya menilai kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi mitra diskusi untuk mengidentifikasi kekuatan, tantangan, serta peluang pengembangan praktik pembelajaran di kelas.
"Supervisi bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk bersama-sama tumbuh dan belajar," ujar salah satu tim pengawas dalam sesi pembuka kegiatan.
Tahap Kedua: Pendalaman dan Tindak Lanjut

Supervisi tahap kedua ini difokuskan pada:

Review Implementasi Rekomendasi dari supervisi tahap pertama;
Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik;
Refleksi Praktik Mengajar berbasis bukti dan data kelas;
Perencanaan Pengembangan Profesional individu guru.
Khusus untuk guru kelas 4, seperti Bu Tutik Saidah, supervisi juga menyoroti integrasi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika, termasuk materi klasifikasi bangun 2D dengan konsep garis sejajar dan tegak lurus, agar lebih bermakna bagi siswa.

Dampak Positif bagi Budaya Sekolah
Kegiatan ini diharapkan dapat:
  1. Meningkatkan kepercayaan diri guru dalam berinovasi;
  2. Memperkuat kolaborasi antar-rekan sejawat;
  3. Menumbuhkan mindset growth bahwa setiap guru adalah pembelajar sepanjang hayat;
  4. Menciptakan ekosistem sekolah yang suportif dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Komitmen Bersama Menuju Pembelajaran Berkualitas
Kepala sekolah menegaskan bahwa supervisi humanis bukan program insidental, melainkan bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. "Ketika guru merasa dihargai dan didukung, energi positif itu akan mengalir kepada peserta didik. Inilah fondasi budaya belajar yang kita bangun bersama," ungkapnya.

Kakanwil Kemenag Jatim: ASN Jangan Sekadar Gugur Kewajiban, Harus Beri Dampak Nyata

PROBOLINGGO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur memberikan arahan tegas sekaligus motivasi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN). Dalam kegiatan pembinaan yang berlangsung di Probolinggo, beliau menekankan bahwa kinerja ASN tidak boleh lagi hanya terjebak pada rutinitas administratif atau sekadar menggugurkan kewajiban.

Acara ini dihadiri oleh 13 Kepala MIN dari Wilayah Kerja (Wilker) Malang, yang mencakup area strategis meliputi Malang Raya, Pasuruan Raya, dan Probolinggo.

Orientasi pada Dampak (Outcome)

Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan bahwa transformasi birokrasi di tubuh Kementerian Agama menuntut perubahan pola pikir (mindset). Setiap program kerja yang dijalankan oleh madrasah harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta peserta didik.

"Menjadi ASN bukan hanya soal datang, absen, dan pulang. Kita harus bertanya pada diri sendiri: apa dampak dari kehadiran kita hari ini? Kinerja kita harus melampaui standar minimal agar memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam," tegas Kakanwil di hadapan para Kepala MIN.

Kolaborasi Lintas Wilayah

Kehadiran para pimpinan madrasah dari Malang, Pasuruan, hingga Probolinggo ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat di Wilker Malang. Beberapa poin penting yang menjadi sorotan dalam pembinaan tersebut antara lain:

Inovasi Pembelajaran: Madrasah harus menjadi pelopor pendidikan yang adaptif terhadap teknologi namun tetap menjaga nilai-nilai karakter.

Efisiensi Anggaran: Memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Kepemimpinan yang Melayani: Kepala Madrasah diminta menjadi teladan bagi guru dan staf dalam menunjukkan dedikasi tinggi.

Daftar Peserta Wilker Malang

Pembinaan ini melibatkan pimpinan dari berbagai satuan kerja, di antaranya:

Malang Raya: (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu)

Pasuruan Raya: (Kota dan Kabupaten Pasuruan)

Probolinggo: (Kota dan Kabupaten Probolinggo)

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para Kepala MIN mampu membawa semangat baru ke daerah masing-masing, memastikan bahwa madrasah bukan hanya sekadar lembaga pendidikan, melainkan pusat keunggulan yang berdampak luas bagi umat.

Ujian Praktik PJOK Kelas 6

 


Sebanyak 122 siswa kelas 6 melaksanakan ujian praktik Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sebagai bagian dari rangkaian ujian akhir sekolah pada hari Rabu, 29 April 2026. 🏃‍♂️🏐

​Kegiatan yang berlangsung di area lingkungan sekolah dan lapangan olahraga ini dirancang untuk mengukur sejauh mana kebugaran jasmani dan keterampilan motorik yang telah dipelajari siswa selama setahun terakhir.

Materi yang Diujikan

​Ada dua fokus utama dalam ujian kali ini:

  1. Lari Menaiki Anak Tangga 🧗‍♂️
    • Tujuan: Menguji daya tahan kardiovaskular dan kekuatan otot kaki.
  2. Servis Bola Voli 🏐
    • Tujuan: Menguji koordinasi gerak tangan dan akurasi dalam permainan bola besar.

Di bawah bimbingan Bapak Mujibaturrohman, ujian ini dilaksanakan dengan standar penilaian yang terukur. Beliau menekankan bahwa ujian ini bukan sekadar mengejar nilai, melainkan untuk melihat sejauh mana siswa memahami teknik dasar dan menjaga kesehatan fisik mereka.



Ujian Madrasah

 


No

Mata Pelajaran

Jam Pelaksanaan

Link (silakan diklik)

1.        

SBDP

07-08

 

2.        

IPAS

08-09

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScPW-uMESwhJ98Wbu7vJ-Xt8PTNzxNsVO_YJyfGd4-jRZWT8A/viewform?usp=header 

3.        

 

 

 

Perkuat Legalitas Kepemilikan Aset, Kemenag Kab. Pasuruan Serahkan Sertifikat Tanah kepada MIN 1 dan MTsN 3 Pasuruan

 

Pasuruan, Senin (27/4/2026) – Dalam upaya memperkuat legalitas kepemilikan aset tanah milik negara, Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menggelar serah terima sertifikat tanah kepada dua madrasah negeri di lingkungan Kemenag Kab. Pasuruan, yakni MIN 1 Pasuruan dan MTsN 3 Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Kemenag Kab. Pasuruan pada Senin, 27 April 2026.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Kab. Pasuruan yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Dr. H. Bakhrul Ulum. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala MIN 1 Pasuruan dan Pelaksana Harian (Plh.) Kepala MTsN 3 Pasuruan sebagai penerima sertifikat.

Dalam sambutannya, Dr. H. Bakhrul Ulum menegaskan pentingnya legalitas aset tanah sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

"Sertifikat tanah ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti sah kepemilikan aset yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. Dengan adanya sertifikat, madrasah dapat lebih leluasa dalam melakukan pengembangan sarana-prasarana tanpa terkendala masalah hukum," ujarnya.

Khusus untuk MIN 1 Pasuruan, yang diserahkan dalam kegiatan ini adalah salinan digital (scan) dan fotokopi sertifikat tanah. Hal ini dikarenakan dokumen asli sertifikat tersebut disimpan dan dikelola oleh Unit Pengelola Barang Milik Negara (BMN) Kemenag Kab. Pasuruan selaku induk pengelola aset MIN 1 Pasuruan. Langkah ini sejalan dengan regulasi pengelolaan BMN yang mengharuskan dokumen induk tersimpan secara terpusat untuk keamanan dan kemudahan audit.

Sementara itu, MTsN 3 Pasuruan menerima dokumen sertifikat secara lengkap sesuai dengan status pengelolaan aset madrasah tersebut. Kedua madrasah diharapkan dapat memanfaatkan dokumen ini sebagai dasar perencanaan pembangunan, pengajuan bantuan sarana-prasarana, serta memperkuat basis data aset madrasah yang terintegrasi dengan sistem informasi Kemenag.

Kepala MIN 1 Pasuruan menyambut baik penyerahan dokumen sertifikat ini. "Meskipun yang kami terima adalah salinan, dokumen ini sangat berharga untuk keperluan administrasi dan perencanaan pengembangan madrasah ke depan. Kami berkomitmen menjaga dan memanfaatkan aset ini sebaik-baiknya untuk kepentingan pendidikan," ungkapnya.

Kegiatan serah terima sertifikat ini merupakan bagian dari program strategis Kemenag Kab. Pasuruan dalam rangka optimalisasi tata kelola BMN di lingkungan madrasah. Ke depan, Kemenag Kab. Pasuruan menargetkan seluruh madrasah negeri di wilayahnya telah memiliki dokumen legal aset yang lengkap dan terverifikasi, guna mendukung percepatan peningkatan mutu pendidikan berbasis madrasah.

Dengan langkah ini, Kemenag Kab. Pasuruan berharap dapat menciptakan kepastian hukum atas aset negara, meminimalisir potensi sengketa lahan, serta mendorong kemandirian madrasah dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang berkelanjutan.

Humas MIN 1 Pasuruan


Pelaksanaan TKA Hari Pertama di MIN 1 Pasuruan Berjalan Khidmat dan Lancar


PASURUAN (22/04/2026) – MIN 1 Pasuruan  resmi memulai pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Gelombang 2. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 ini diikuti oleh total 122 peserta didik, yang terdiri dari 60 siswa putra dan 62 siswa putri. Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua ruangan dengan penerapan protokol ujian yang ketat namun tetap santun.

​Kegiatan dibuka secara khidmat pada Sesi 1 oleh Kepala Madrasah MIN 1 Pasuruan. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi agar para siswa senantiasa bersemangat dalam belajar, teliti dalam mengerjakan soal sebagai bentuk ikhtiar, dan yang paling utama adalah tetap menjaga akhlakul karimah selama pelaksanaan ujian.

​Memasuki Sesi 2 dan Sesi 3, jalannya ujian dikoordinasi langsung oleh Ibu Eka Marginingsih selaku Ketua Panitia TKA. Sementara itu, pada Sesi 4 sebagai penutup di hari pertama, Bapak Abdul Muid, S.Ag., M.Pd. (Penjamin Mutu Madrasah),  memberikan penguatan mental bagi para siswa. Beliau menekankan bahwa kesuksesan merupakan perpaduan antara ikhtiar yang maksimal dan kekuatan doa, terutama anjuran untuk melaksanakan salat malam.

​Pelaksanaan hari pertama ini mendapat perhatian khusus dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan. Bapak Kasi Pendma, H. Bustanul Arifin, S.Pd., M.Pd., bersama Ibu Pengawas Madrasah, ibu Dra. Choyatin Nasukha M.Pd., hadir meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan ujian berjalan sesuai prosedur.

Secara umum, kegiatan berjalan aman dan lancar. Meskipun pada Sesi 3 sempat terjadi kendala teknis berupa keterlambatan munculnya kode tes (selama 30 menit) di kedua ruang. Namun berkat kesigapan panitia, situasi dapat segera terkendali dan peserta dapat menyelesaikan ujian dengan baik.

​Berikut adalah detail jadwal dan pembagian peserta TKA MIN 1 Pasuruan:

Tabel Pelaksanaan TKA (Gelombang 2)

Hari / Tanggal

Sesi

Waktu (WIB)

Ruang 1 (Peserta)

Ruang 2 (Peserta)

Total Peserta

Koordinator/Pembicara

Rabu, 22 April 2026

1

07.00 - 08.45

16 Siswa

16 Siswa

32

Kepala Madrasah

2

09.15 - 11.00

15 Siswa

15 Siswa

30

Ibu Eka Marginingsih

3

11.30 - 13.15

15 Siswa

15 Siswa

30

Ibu Eka Marginingsih

4

13.45 - 15.30

15 Siswa

15 Siswa

30

Bpk. Abdul Muid









Total Peserta Keseluruhan: 122 Murid (60 Putra, 62 Putri)

​Pihak madrasah berharap kelancaran di hari pertama ini dapat berlanjut hingga hari kedua esok, serta seluruh siswa diberikan kemudahan dalam meraih hasil yang memuaskan.

​TKA di MIN 1 Pasuruan dijadwalkan akan berlanjut pada hari kedua, Kamis, 23 April 2026, dengan pembagian sesi dan ruang yang sama. Pihak madrasah berharap seluruh peserta tetap menjaga kesehatan dan performa untuk menyelesaikan rangkaian ujian ini dengan hasil yang terbaik. Fz

Berikut Dokumentasi/ Foto kegiatan 

Sesi 1




Sesi 2





Sesi 3










https://vt.tiktok.com/ZS9RC98Xc/



TES PENJARINGAN AKADEMIK PERSIAPAN LOMBA EMO IV DAN MATSANEGA


Bismillahirrohmanirrohim,

​Bersama ini kami sampaikan rencana pelaksanaan Tes Penjaringan Kemampuan Akademik bagi siswa-siswi dalam rangka seleksi delegasi untuk perlombaan EMO IV Dinas Kabupaten Pasuruan dan MATSANEGA. Adapun rincian kegiatannya adalah sebagai berikut:

I. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

​Kegiatan akan dilaksanakan pada:

  • Hari: Sabtu
  • Waktu: 
  • Sesi 1 (10.00 - 11.30): Tes Matematika dan Sains
  • Sesi 2 (12.30 - 13.30): Tes Bahasa Indonesia dan IPS
  • Tempat: Musholla Madrasah
  • Metode: Tes Tulis (Pilihan Ganda dan Uraian Terukur)

II. Pengadaan Materi Uji


​Soal telah disiapkan oleh tim pengampu masing-masing bidang dengan rincian penggandaan:

  1. Bahasa Indonesia: Ibu Fuza (30 eksemplar)
  2. IPS: Ibu Yuti (30 eksemplar)
  3. Matematika: Mbak Wiwik (45 eksemplar)
  4. Sains: Mas Mehdi (30 eksemplar)

III. Target Penjaringan Delegasi

​Hasil tes ini akan menentukan siswa terpilih dengan komposisi sebagai berikut:

  • Lomba EMO IV (Bidang Matematika): 2 Siswa Utama Kelas 5 dan 1 Siswa Cadangan.
  • Lomba MATSANEGA: 2 Siswa terpilih untuk masing-masing bidang studi (MTK, Sains, Bahasa Indonesia, dan IPS).

IV. Peserta dan Kondisi Belajar

​Peserta seleksi terdiri dari siswa kelas OMI (Kelas Ekstra 4), perwakilan kelas 5 berdasarkan rekomendasi Wali Kelas, serta siswa kelas 6 terpilih. Selama proses seleksi berlangsung, kelas OMI (Ekstra 4) dipastikan tetap berjalan secara kondusif di bawah pengawasan Tim OMI.

​Demikian laporan perencanaan ini kami sampaikan untuk diketahui. Kami senantiasa mengharapkan arahan, masukan, maupun saran demi kelancaran kegiatan tersebut. Atas perhatian dan dukungan Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih. Fz

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hormat kami,

Tim OMI


Berikut foto / dokumen kegiatan

Tes Sesi 1
Mata pelajaran Matematika dan SAINS


Mm




Tes Sesi 2 
Mata pelajaran B. Indonesia dan IPS





Semangat Kartini dalam Aksi Nyata: MIN 1 Pasuruan Luncurkan Program Hibah 100 Tanaman demi Madrasah Hijau

 


PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, MIN 1 Pasuruan menggelar kegiatan simbolis penyerahan program hibah 100 tanaman pada tanggal 21 April 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, bapak Abdul Qodir,S.Pd.I.,M.Pd. dan diserahkan kepada Ketua Tim Adiwiyata MIN 1 Pasuruan,ibu Bawon Musarofah,S.Pd. sebagai wujud nyata komitmen madrasah terhadap pelestarian lingkungan.

Penyerahan secara simbolis tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk mengimplementasikan visi MIN 1 Pasuruan, yaitu "Cinta yang Moderat dan Peduli Lingkungan". Melalui program ini, madrasah ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam adalah bagian integral dari pendidikan karakter siswa.

Kepala MIN 1 Pasuruan dalam sambutannya menyatakan bahwa momen Hari Kartini dipilih karena relevan dengan semangat perubahan dan keberdayaan. "Jika Ibu Kartini berjuang untuk emansipasi dan pendidikan, maka generasi penerus kita hari ini harus berjuang untuk menjaga bumi tempat mereka belajar. 100 tanaman ini adalah benih harapan untuk masa depan yang lebih hijau," ujarnya.

Program hibah tanaman ini akan dikelola oleh tim Adiwiyata bersama para siswa. Rencananya, tanaman-tanaman tersebut akan ditanam di area strategis lingkungan madrasah untuk meningkatkan kualitas udara, menciptakan suasana belajar yang asri, serta menjadi media pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya ekosistem.

MIN 1 Pasuruan terus menjaga dan meningkatkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Madrasah meyakini bahwa lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat adalah bagian penting untuk mendukung kesuksesan proses pendidikan. Dengan lingkungan yang nyaman, diharapkan siswa dapat belajar dengan lebih fokus, kreatif, dan berkarakter mulia.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari warga madrasah, yang berharap program ini dapat berkelanjutan dan menginspirasi madrasah lain di Kabupaten Pasuruan untuk turut serta dalam gerakan peduli lingkungan.