google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

Gema Wahyu Ilahi Tandai Hari Pertama Masuk Sekolah di MIN 1 Pasuruan

 



MIN 1 Pasuruan 23 Pebruari 2026– Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan pada hari ini. Setelah menikmati libur awal Ramadan, seluruh siswa kini kembali beraktivitas di sekolah. Menariknya, mengawali kegiatan belajar mengajar di bulan suci ini, madrasah meluncurkan program Tadarus Al-Qur'an Bergilir sebagai pembuka kegiatan harian.

Awali Hari dengan Keberkahan

Kegiatan tadarus perdana ini dimulai oleh siswa-siswi Kelas 5 A. Di bawah bimbingan wali kelas, Bapak Miftahul Jinan, para siswa tampak antusias dan fasih melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an secara bergantian di dalam kelas sebelum memulai materi pelajaran lainnya.

Bapak Miftahul Jinan menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan untuk membentuk karakter religius siswa sejak dini.

"Kami ingin anak-anak merasakan keberkahan Ramadan di sekolah. Dimulai dari Kelas 5 A, harapannya ini menjadi pemantik semangat bagi kelas-kelas lain untuk istiqomah berinteraksi dengan Al-Qur'an," ujar beliau di sela-sela kegiatan.

Agenda Ramadan di Madrasah

Selama bulan Ramadan, MIN 1 Pasuruan memang menyesuaikan jadwal kegiatannya dengan menitikberatkan pada penguatan spiritual. Beberapa poin utama kegiatan meliputi:

  • Tadarus Bersama: Dilakukan secara bergilir antar kelas setiap pagi.

Dengan dimulainya kegiatan tadarus oleh Kelas 5 A ini, diharapkan seluruh civitas akademika MIN 1 Pasuruan dapat menjalani ibadah puasa dengan penuh semangat dan produktivitas yang tetap terjaga.

LAPORAN KINERJA: PROGRAM REVITALISASI TAMAN MIN 1 PASURAUN

 MIN 1 Pasuruan, 23 Pebruari 2026


1. Pendahuluan

Laporan ini disusun untuk mendokumentasikan rangkaian kegiatan perbaikan dan penataan ulang taman madrasah. Program ini merupakan wujud nyata komitmen MIN 1 Pasuruan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang asri, nyaman, dan edukatif sejalan dengan prinsip Sekolah Adiwiyata.

2. Latar Belakang & Landasan Kegiatan

Kegiatan revitalisasi ini didasarkan pada beberapa poin utama:

  • Arahan Kepala MIN 1 Pasuruan: Instruksi langsung Bapak Kepala Madrasah Bapak Abdul Qodir untuk meningkatkan estetika dan fungsi taman sebagai media pembelajaran luar ruangan.

  • Program Kerja Tim Adiwiyata: Agenda rutin dalam pemeliharaan lingkungan hidup di lingkungan madrasah.

  • Sinergi Komunitas: Adanya dukungan penuh dari Paguyuban Siswa dalam hal teknis maupun penyediaan sarana prasarana.

3. Tahapan Pelaksanaan (Action Plan)

Perbaikan dilakukan secara bertahap untuk memastikan hasil yang maksimal dan berkelanjutan:

A. Tahap Perencanaan & Koordinasi

  • Identifikasi area taman yang memerlukan perbaikan prioritas.

  • Rapat koordinasi antara Tim Adiwiyata dengan perwakilan Paguyuban Siswa untuk penentuan desain dan kebutuhan material.

B. Tahap Eksekusi (Pembenahan Taman)

Pelaksanaan lapangan mencakup beberapa aspek teknis:

  • Penataan Ulang (Landscaping): Pengaturan kembali tata letak tanaman agar lebih rapi dan simetris.

  • Pembersihan & Pengolahan Tanah: Penggemburan tanah dan pemberian pupuk organik untuk memastikan kesuburan vegetasi.

  • Penanaman Vegetasi Baru: Penambahan varietas tanaman hias dan tanaman obat keluarga (TOGA) yang disumbangkan oleh Paguyuban Siswa.

  • Perbaikan Fasilitas: Pengecatan ulang pot, perbaikan pembatas taman, dan pembersihan drainase di sekitar area taman.

4. Hasil yang Dicapai

IndikatorKondisi SebelumnyaKondisi Sekarang
EstetikaKurang tertata, beberapa tanaman layuRapi, asri, dan berwarna
KeterlibatanTerfokus pada petugas kebersihanSinergi aktif Tim Adiwiyata & Paguyuban
FungsiSekadar area hijauMenjadi spot literasi dan area santai siswa

5. Kesimpulan

Berkat arahan strategis dari Bapak Kepala Madrasah dan dukungan moril maupun materiil dari Paguyuban Siswa, Tim Adiwiyata berhasil mengubah wajah taman MIN 1 Pasuruan menjadi lebih hidup. Kolaborasi ini membuktikan bahwa lingkungan madrasah yang ideal dapat tercipta melalui kerjasama seluruh warga sekolah.

Catatan Penutup: Pemeliharaan rutin akan terus dilakukan oleh kader-kader Adiwiyata untuk menjaga keberlangsungan taman yang telah diperbaiki.

Optimalkan Tata Kelola Data, Operator KKMI Kecamatan Beji Gelar Rakor Teknis Pendidikan




 PASURUAN – Bertempat di wilayah Kecamatan Beji, para operator madrasah di bawah naungan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Beji berkumpul untuk mengikuti rapat koordinasi teknis pada Senin, 23 Februari 2026. Pertemuan ini difokuskan pada percepatan penyelesaian berbagai instrumen data digital yang krusial bagi keberlangsungan administrasi madrasah.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua KKMI Beji, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya akurasi data sebagai fondasi pengambilan kebijakan di tingkat kementerian maupun daerah.

"Data adalah jantung dari madrasah. Melalui sinkronisasi yang tepat pada Emis, PDUM, hingga e-RKAM, kita memastikan hak guru dan siswa terlayani dengan baik," ujar Bapak Abdul Qodir.

Lima Poin Strategis Pembahasan

Di bawah arahan langsung dari Bapak Anton, jalannya kegiatan berlangsung interaktif dengan membedah lima agenda utama:

  1. Penyelesaian Emis GTK: Pemutakhiran data Guru dan Tenaga Kependidikan untuk memastikan validitas status kepegawaian dan tunjangan.
  2. Optimalisasi Emis 4.0: Pendampingan teknis input data pada platform terbaru guna meminimalisir kendala sistem yang sering dihadapi operator.
  3. Sinkronisasi PDUM: Percepatan pendataan Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) sebagai syarat mutlak pelaksanaan ujian akhir.
  4. Persiapan TKA: Koordinasi teknis terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan segera dihadapi oleh peserta didik.
  5. Finalisasi e-RKAM: Penginputan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah berbasis elektronik untuk transparansi dan akuntabilitas keuangan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh operator di Kecamatan Beji sehingga tidak ada madrasah yang tertinggal dalam tenggat waktu (deadline) nasional. Dengan bimbingan teknis yang intensif, kendala di lapangan dapat dicarikan solusinya secara kolektif.

Laporan Praktik Baik Pembelajaran Seni Rupa Judul: Membangun Harmoni: Menciptakan Diorama Lingkungan Melalui Keseimbangan Bangun Ruang

1. Identitas & Tujuan

Penyusun: Khotimah,S.Pd.I

Sasaran: Murid Kelas 4 B MIN 1 Pasuruan

Topik: Daur Ulang Bentuk dan Bangun Ruang

Tujuan Pembelajaran: Murid mampu menyusun daur ulang bentuk dan bangun ruang yang tersedia dengan menerapkan prinsip keseimbangan melalui pembuatan diorama/miniatur bertema lingkungan.

2. Situasi & Tantangan

Situasi

Di sekitar sekolah, ditemukan banyak limbah kemasan (kotak susu, kardus pasta gigi, botol plastik) yang belum dimanfaatkan secara optimal. Murid kelas 4 sedang mempelajari karakteristik bangun ruang (kubus, balok, tabung), namun seringkali kesulitan membayangkan bagaimana bentuk-bentuk tersebut dapat menyatu menjadi sebuah struktur yang stabil dan estetis.

Tantangan

Bagaimana mengubah "sampah" menjadi karya seni yang memiliki nilai estetika?

Bagaimana menanamkan pemahaman prinsip keseimbangan (simetris/asimetris) agar miniatur yang dibuat tidak mudah roboh dan sedap dipandang?

  

3. Aksi (Langkah Pembelajaran)

Tahap 1: Eksplorasi Bentuk (Discovery)

Murid mengumpulkan berbagai limbah bangun ruang. Di sini, dilakukan diskusi mengenai kemiripan benda nyata dengan konsep matematika:

  • Kotak susu = Balok
  • Gulungan tisu toilet = Tabung
  • Kotak kado kecil = Kubus

Tahap 2: Perancangan & Prinsip Keseimbangan

  • Sebelum menempel, murid diminta membuat sketsa kasar. Guru memberikan pemahaman tentang keseimbangan:
  • Keseimbangan Simetris: Meletakkan beban yang sama di sisi kiri dan kanan.
  • Keseimbangan Asimetris: Mengatur benda yang berbeda ukuran namun tetap terlihat stabil secara visual.

Tahap 3: Konstruksi Diorama

  • Murid mulai menyusun miniatur bertema lingkungan (misal: taman kota, perumahan hijau, atau hutan).
  • Proses: Murid harus memastikan dasar (base) cukup kuat untuk menopang bangun ruang di atasnya.
  • Kreativitas: Menambahkan unsur alami seperti ranting kering atau daun untuk memperkuat tema lingkungan.

4. Hasil & Refleksi

Hasil Karya

Murid berhasil menciptakan berbagai miniatur seperti:

Gedung Ramah Lingkungan: Menggunakan susunan balok yang seimbang dengan atap "hijau".

Taman Bermain: Memadukan tabung dan kubus dengan prinsip keseimbangan pusat.

Refleksi Murid

Murid merasa lebih memahami bahwa matematika (bangun ruang) tidak hanya ada di buku, tapi bisa dirasakan melalui tangan mereka. Mereka belajar bahwa keseimbangan bukan hanya soal angka, tapi soal rasa dan ketelitian.

Refleksi Guru

Penggunaan bahan daur ulang terbukti meningkatkan kesadaran lingkungan murid secara signifikan. Tantangan berikutnya adalah membimbing murid dalam teknik penyambungan (lem) yang lebih rapi agar miniatur lebih kokoh.

5. Kesimpulan

Melalui proyek ini, murid tidak hanya mencapai tujuan kognitif dalam mengenal bangun ruang, tetapi juga mengasah aspek psikomotorik dalam menyusun benda dengan prinsip keseimbangan serta menumbuhkan sikap peduli lingkungan (Eco-friendly).

Kajian Ramadhan 1447 H di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Pasuruan

 


Pasuruan – Dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H, Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Kajian Ramadhan yang bertempat di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh ASN dan P3K di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan dengan penuh khidmat dan antusias.

Plt. Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, namun juga sebagai momentum peningkatan kualitas diri dan profesionalitas kerja.

“Puasa Ramadhan harus menjadi semangat baru bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang prima kepada umat. Ramadhan adalah madrasah ruhani yang membentuk integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” beliau menegaskan.

Hadir sebagai pembicara, KH. Muhibbul Amam dari Besuk menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati para peserta. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa salah satu nikmat terbesar yang Allah SWT berikan kepada umat Islam adalah kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadhan.

“Bertemunya kita dengan Ramadhan adalah nikmat luar biasa. Tidak semua orang diberi umur panjang untuk merasakannya kembali. Maka sudah sepantasnya kita mensyukuri dengan memperbanyak ibadah dan menjaga diri dari perbuatan dosa,” tutur beliau.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga pandangan dan kehormatan diri. Bahkan dosa yang dianggap kecil seperti melihat aurat yang bukan mahramnya memiliki konsekuensi besar di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam sangat mengharapkan rahmat dan maghfiroh Allah SWT selama bulan yang penuh ampunan ini.

Kajian Ramadhan 1447 H ini diharapkan menjadi penguat spiritual bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan agar semakin profesional, berintegritas, dan istiqamah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Semoga Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas ibadah serta pengabdian kepada umat. 

Pembinaan Kepala Madrasah Kepada ASN-P3K Guru dan Pegawai MIN 1 Pasuruan

 


LAPORAN KEGIATAN
Pembinaan ASN dan P3K

MIN 1 Pasuruan

Tanggal: 19 Februari 2026


A. Latar Belakang

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), Kepala Madrasah MIN 1 Pasuruan mengadakan kegiatan pembinaan pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, serta meneguhkan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan tenaga kependidikan.


B. Dasar Kegiatan

  1. Program kerja Kepala Madrasah Tahun 2026

  2. Peningkatan mutu layanan pendidikan dan tata kelola madrasah

  3. Penguatan disiplin dan etos kerja ASN dan P3K


C. Tujuan Kegiatan

  1. Meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab ASN dan P3K.

  2. Menguatkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.

  3. Membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.

  4. Mempererat kebersamaan serta koordinasi antar tenaga pendidik dan kependidikan.


D. Waktu dan Tempat

  • Hari/Tanggal : Kamis, 19 Februari 2026

  • Tempat : Ruang Keapala MIN 1 Pasruan

  • Peserta :  ASN dan P3K MIN 1 Pasuruan


E. Materi Pembinaan

Dalam arahannya, Kepala Madrasah, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan beberapa poin penting, antara lain:

  1. Pentingnya integritas dan loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab.

  2. Disiplin waktu dan administrasi pembelajaran.

  3. Optimalisasi pelayanan terhadap siswa dan wali murid.

  4. Persiapan program madrasah menjelang agenda semester genap dan evaluasi kinerja.

Beliau menegaskan bahwa ASN dan P3K harus menjadi teladan dalam sikap, kinerja, serta etika profesional di lingkungan madrasah.


F. Hasil Kegiatan

Kegiatan pembinaan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Seluruh peserta menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kerja demi kemajuan madrasah.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.


G. Penutup

Demikian laporan kegiatan pembinaan ASN dan P3K ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi kegiatan. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi kemajuan MIN 1 Pasuruan.

Pasuruan, 19 Februari 2026

Kepala Madrasah

Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.

MIN 1 Pasuruan Wujudkan Romadlon 1447 H Penuh Ibadah






Di awal bulan suci Ramadan 1447 H, keluarga besar MIN 1 Pasuruan mengawali kegiatan dengan nuansa religius dan penuh kekhusyukan. Sejak pagi hari, para guru dan tenaga kependidikan melaksanakan salat duha berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an.

Kegiatan ini menjadi tradisi positif yang terus dijaga setiap memasuki bulan yang penuh berkah. Dalam pelaksanaannya, setiap guru mendapatkan bagian membaca Al-Qur’an per juz, sehingga khataman dapat dilakukan secara bersama-sama dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat spiritualitas seluruh pendidik di bulan yang mulia.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Kami ingin memulai hari-hari di bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, agar semangat tersebut juga menular kepada para peserta didik,” tuturnya.

Suasana khidmat terasa saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi teladan nyata bagi siswa bahwa para guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga mencontohkan praktik ibadah secara langsung.

Dengan diawalinya Ramadan 1447 H melalui salat duha dan tadarus per juz oleh para guru, MIN 1 Pasuruan berharap keberkahan senantiasa menyertai seluruh civitas madrasah serta menjadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna dan penuh keberkahan.

Wujudkan Masjid Ramah dan Profesional, MIN 1 Pasuruan Ikuti Kick Off GEBER Masjid Secara Virtual

 

PASURUAN – Civitas akademika Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan turut ambil bagian dalam momentum transformasi manajemen kemasjidan di Indonesia. Pada hari ini, perwakilan pimpinan dan staf MIN 1 Pasuruan mengikuti acara Kick Off Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) Masjid yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama RI secara daring.

Transformasi Manajemen Masjid

Kegiatan yang disiarkan langsung melalui platform Zoom dan YouTube resmi Kemenag RI ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola masjid di seluruh Indonesia agar lebih profesional, transparan, dan ramah terhadap jamaah, termasuk lingkungan institusi pendidikan.

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa keikutsertaan madrasah dalam agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan fasilitas ibadah di lingkungan madrasah dikelola dengan standar terbaik.

"Masjid atau mushalla di madrasah bukan hanya tempat ibadah, tapi pusat pembentukan karakter siswa. Melalui semangat GEBER Masjid, kita ingin mewujudkan rumah ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah," ujarnya.

Langkah Tindak Lanjut

Pasca mengikuti Kick Off ini, MIN 1 Pasuruan berencana melakukan evaluasi internal terhadap pengelolaan ruang ibadah di lingkungan sekolah. Hal ini mencakup peningkatan sarana prasarana serta pelibatan siswa dalam kegiatan kerja bakti rutin sebagai bagian dari edukasi karakter peduli lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan, MIN 1 Pasuruan siap mendukung penuh program Kemenag RI dalam menjadikan masjid sebagai pilar peradaban yang modern dan sejuk bagi bangsa.


Manfaat Berkumpul dengan Orang-Orang Baik bagi Kehidupan dan Perkembangan Diri

 

Pasuruan – Dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan pergaulan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter dan masa depan seseorang. Berkumpul dengan orang-orang baik bukan hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga membawa banyak manfaat positif bagi perkembangan diri, baik secara moral, spiritual, maupun sosial.

Dalam ajaran Islam, pentingnya memilih teman yang baik telah ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad. Beliau mengibaratkan teman yang baik seperti penjual minyak wangi, yang meskipun kita tidak membeli, tetap akan mendapatkan harum dan kebaikannya. Sebaliknya, teman yang buruk diibaratkan seperti pandai besi yang bisa terkena percikan api atau bau asapnya.

Secara psikologis, berada di lingkungan yang positif dapat meningkatkan semangat belajar, memperbaiki pola pikir, serta membangun kebiasaan yang baik. Seseorang yang bergaul dengan teman-teman yang rajin, jujur, dan bertanggung jawab cenderung terdorong untuk melakukan hal-hal yang sama. Lingkungan yang baik juga membantu seseorang untuk saling mengingatkan dalam kebaikan serta menjauhi perilaku yang merugikan.

Selain itu, pergaulan yang sehat menciptakan rasa aman dan saling percaya. Diskusi yang membangun, dukungan saat menghadapi kesulitan, serta motivasi untuk terus berkembang menjadi nilai tambah yang sangat berarti dalam perjalanan hidup seseorang.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, memilih teman dan lingkungan yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan. Dengan berkumpul bersama orang-orang yang berakhlak mulia, berpikiran positif, dan memiliki tujuan hidup yang jelas, seseorang akan lebih mudah meraih cita-cita serta menjaga integritas diri.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita lebih selektif dalam memilih pergaulan. Karena pada akhirnya, lingkungan yang baik bukan hanya membentuk kebiasaan, tetapi juga menentukan arah masa depan.

MIN 1 Pasuruan Gelar Rapat Wali Murid Kelas 6, Matangkan Persiapan Ujian dan Akhir Tahun Pendidikan

 

PASURUAN (14 Februari 2026) – Menjelang berakhirnya tahun pelajaran, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menggelar rapat koordinasi bersama wali murid kelas 6 pada Sabtu (14/02). Pertemuan ini difokuskan pada pemantapan persiapan menghadapi ujian madrasah serta rangkaian kegiatan akhir tahun pendidikan.

Acara yang berlangsung di  madrasah ini dihadiri oleh jajaran penting institusi, di antaranya Penjamin Mutu Pendidikan, Kepala Madrasah, bapak Abdul Qodir,S.Pd.I.,M.Pd., Wakil Kepala Bidang Humas Bapak Miftahul Jinan,S.Ag. dan seluruh Wali Kelas 6, serta orang tua/wali murid kelas 6.

Kepala MIN 1 Pasuruan dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua. “Kesuksesan siswa dalam menghadapi ujian bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan moral dan pendampingan belajar yang intensif dari orang tua di rumah, semoga kerja Jenengan sedoyo dados amal ingkang sae”  dalam pemaparan beliau

Senada dengan hal tersebut, Penjamin Mutu Pendidikan bapak Abdul Mu'id,S.Ag.,M.Pd.I. memaparkan strategi pencapaian target akademik agar seluruh lulusan tahun ini memiliki standar kompetensi yang unggul. Sementara itu, Waka Humasy menjelaskan teknis pelaksanaan rangkaian kegiatan akhir tahun, termasuk prosesi perpisahan dan kelengkapan administrasi kelulusan.

Rapat ini juga menjadi ruang diskusi interaktif bagi wali murid untuk menyampaikan aspirasi dan pertanyaan terkait pembentukan panitia. Melalui pertemuan ini, diharapkan para siswa kelas 6 MIN 1 Pasuruan dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan meraih hasil yang membanggakan. Serta kegiatan akhir tahun berjalan lancar.

Kegiatan ditutup dengan koordinasi teknis antara wali kelas (walas) dan wali murid masing-masing kelas untuk memastikan komunikasi berjalan lancar hingga hari kelulusan tiba.

EKSPLORASI TKA MELALUI KEGIATAN TRYOUT

 

PASURUAN – Dalam upaya mematangkan kesiapan akademik murid menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya, MIN 1 Pasuruan sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA). Program ini dirancang secara intensif guna membekali siswa dengan kemampuan analisis soal yang mumpuni.

Dukungan Penuh Kepala Madrasah

​Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif eksplorasi soal-soal TKA ini. Menurut beliau, kegiatan ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan jembatan bagi murid untuk memetakan kemampuan diri.

​"Kami sangat mendukung kegiatan eksplorasi soal TKA ini. Harapan besar kami adalah agar seluruh siswa mampu meraih nilai maksimal dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi saat menghadapi ujian sesungguhnya nanti," ujar Bapak Abdul Qodir di sela-sela pemantauan kegiatan.

Jadwal Pelaksanaan yang Intensif

​Pelaksanaan Try Out TKA di MIN 1 Pasuruan terbagi ke dalam enam gelombang kegiatan guna memastikan proses pendalaman materi berjalan secara berkelanjutan. Berikut adalah jadwal yang telah dilaksanakan:

  1. Kegiatan 1: 22 Januari 2026
  2. Kegiatan 2: 29 Januari 2026
  3. Kegiatan 3: 02 Februari 2026
  4. Kegiatan 4: 05 Februari 2026
  5. Kegiatan 5: 09 Februari 2026
  6. Kegiatan 6: 12 Februari 2026

​Bagi siswa yang berhalangan hadir pada jadwal utama, pihak madrasah juga memberikan kesempatan melalui Sesi Susulan yang dilaksanakan pada hari ini,  13 - 14 Februari 2026.

Tujuan Pelaksanaan Try Out TKA

​Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tujuan utama yang berorientasi pada kemajuan murid, antara lain:

  • Pemetaan Kemampuan: Mengukur sejauh mana pemahaman murid terhadap materi akademik yang telah dipelajari.
  • Adaptasi Soal: Membiasakan murid dengan format dan tingkat kesulitan soal TKA yang memerlukan daya nalar tinggi.
  • Evaluasi Pembelajaran: Memberikan umpan balik bagi guru untuk mengetahui materi mana yang perlu diperdalam kembali sebelum ujian akhir.
  • Melatih Manajemen Waktu: Membantu siswa agar terampil dalam mengalokasikan waktu pengerjaan soal secara efektif.
  • Peningkatan Mental: Membangun kesiapan mental dan mengurangi kecemasan siswa dalam menghadapi situasi ujian resmi.

​Dengan berakhirnya rangkaian Try Out ini, diharapkan siswa-siswi MIN 1 Pasuruan siap menorehkan prestasi gemilang dan membawa nama baik madrasah melalui nilai yang maksimal 

Adapun dokumen sebagai laporan kegiatan TKA sebagai berikut: