google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PONDOK RAMADHAN MIN 1 PASURUAN TAHUN 1447 H / 2026 M

 






I. Pendahuluan

Kegiatan Pondok Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan di MIN 1 Pasuruan yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama Islam, membentuk karakter religius, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya menjalankan ibadah puasa secara seremonial, tetapi juga memahami esensi dan nilai-nilai di dalamnya.

II. Waktu dan Tempat

  • Hari/Tanggal: Rabu s.d. Jumat (3 Hari)

  • Waktu: 08.00 WIB – Selesai (Khusus hari terakhir hingga malam)

  • Tempat: Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan

III. Peserta

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MIN 1 Pasuruan yang terbagi menjadi dua kelompok besar:

  1. Kelas Bawah (Kelas 1-3): Fokus pada materi dasar ibadah dan kisah islami.

  2. Kelas Atas (Kelas 4-6): Fokus pada fiqih puasa, tadarus Al-Qur'an, dan pendalaman akhlak.

  3. Untuk kelas 6 hanya mengikuti pada hari Jumat saja, karen bersamaan deng gladi TKA


IV. Rangkaian Kegiatan

Berikut adalah ringkasan agenda selama tiga hari pelaksanaan:

HariPesertaAgenda Utama
Rabu (Hari ke-1)Kelas 1 - 6Pembukaan, Sholat Dhuha berjamaah, materi Keutamaan Ramadhan, dan hafalan surat pendek.
Kamis (Hari ke-2)Kelas 1 - 6Tadarus bersama, materi Fiqih Ibadah (Thaharah & Sholat), serta lomba mewarnai/kaligrafi islami.
Jumat (Hari ke-3)Kelas 1 - 6Materi Zakat & Infaq, penutupan umum untuk kelas 1-5, dan persiapan Mabit singkat untuk kelas 6.
Sore Hataman Al Quran

V. Penutupan dan Puncak Acara

Pada hari terakhir (Jumat), rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda khusus bagi siswa kelas 6. Setelah seluruh siswa kelas 1-5 dipulangkan, siswa kelas 6 tetap berada di madrasah untuk mengikuti sesi refleksi dan buka puasa bersama.

Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan Sholat Tarawih berjamaah yang dilaksanakan di Musholla/Aula MIN 1 Pasuruan. Sholat Tarawih ini diimami langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan. Kehadiran Kepala Madrasah sebagai imam memberikan kesan mendalam dan motivasi spiritual bagi para siswa kelas 6 yang sebentar lagi akan lulus dari madrasah.

VI. Penutup

Secara keseluruhan, pelaksanaan Pondok Ramadhan selama tiga hari di MIN 1 Pasuruan berjalan dengan khidmat dan lancar. Antusiasme siswa terlihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam setiap sesi materi. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan perubahan positif bagi seluruh civitas akademika MIN 1 Pasuruan.



LAPORAN KEGIATAN Penyampaian Rencana Hasil Kerja (RHK) Kepala MIN 1 Pasuruan Tahun 2026

 

I. Pendahuluan Dalam rangka meningkatkan transparansi kinerja dan sinkronisasi target program kerja lembaga, Kepala MIN 1 Pasuruan menyelenggarakan sosialisasi Rencana Hasil Kerja (RHK). Kegiatan ini bertujuan agar seluruh elemen pendidik dan tenaga kependidikan memiliki visi yang selaras dalam mencapai target pendidikan selama satu periode ke depan.

II. Pelaksanaan Kegiatan

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026

  • Waktu: 08.00 WIB – Selesai

  • Tempat: Aula MIN 1 Pasuruan

  • Agenda: Penyampaian dan Sosialisasi RHK Kepala Madrasah

III. Peserta Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan MIN 1 Pasuruan. Kehadiran seluruh staf menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan madrasah.

IV. Ringkasan Materi & Jalannya Acara Acara dibuka dengan sambutan internal, dilanjutkan dengan paparan utama oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan beberapa poin strategis RHK, antara lain:

  1. Peningkatan Mutu Lulusan: Target pencapaian prestasi siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat kabupaten dan provinsi.

  2. Pengembangan Kompetensi Guru: Rencana pelatihan (bimtek) dan workshop berkala untuk meningkatkan profesionalisme ASN dan guru. (KKGMI)

  3. Sinergi Kelembagaan: Mengajak seluruh guru dan ASN untuk bekerja secara kolaboratif, komunikatif, dan disiplin dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Beliau juga menegaskan bahwa RHK ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas bagi seluruh warga madrasah untuk bekerja secara terukur dan berdampak nyata bagi siswa.

V. Penutup Kegiatan sosialisasi berjalan dengan khidmat dan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab serta komitmen bersama untuk menyukseskan target yang telah ditetapkan. Melalui penyampaian RHK ini, diharapkan MIN 1 Pasuruan semakin solid dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah.

LAPORAN KEGIATAN: PENYAMPAIAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) MIN 1 PASURUAN

1. Pendahuluan

Laporan ini disusun sebagai dokumentasi atas pelaksanaan penyampaian Rencana Hasil Kerja (RHK) oleh Ibu Tuchfatul Aliyah. Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pengelolaan kinerja ASN/Pegawai di lingkungan Kementerian Agama untuk memastikan target kerja selaras dengan tujuan institusi.

2. Detail Pelaksanaan

Narasumber/Penyampai: Ibu Tuchfatul Aliyah

Tempat: MIN 1 Pasuruan

Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026

Waktu: [Isi Waktu, misal: 09.00 WIB – Selesai]

Peserta: Kepala Madrasah, Dewan Guru, dan Staf Administrasi MIN 1 Pasuruan.

3. Poin-Poin Utama Penyampaian

Dalam sesi tersebut, Ibu Tuchfatul Aliyah memaparkan beberapa poin krusial terkait rencana kerja ke depan, di antaranya:

Indikator Kinerja Individu (IKI): Penjelasan mengenai target kuantitas, kualitas, dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas mengajar maupun tugas tambahan.

Kolaborasi Tim: Penekanan pada pentingnya sinergi antar guru dalam penyusunan modul ajar dan evaluasi hasil belajar.


4. Hasil yang Diharapkan

Adanya kesepahaman antara pegawai dan pimpinan mengenai target kerja tahunan.

Tersusunnya dokumen RHK yang terukur dan akuntabel di aplikasi e-Kinerja.

Meningkatnya efektivitas kerja dalam mencapai target akademik madrasah.

5. Penutup

Kegiatan penyampaian RHK berjalan dengan lancar dan interaktif. Diharapkan rencana yang telah dipaparkan dapat diimplementasikan dengan konsistensi tinggi demi kemajuan MIN 1 Pasuruan.

Jemput Berkah Lailatul Qadar, MIN 1 Pasuruan Tebar Kebahagiaan Lewat Berbagi Bingkisan

Gambar dibuat oleh AI

PASURUAN – Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum bagi keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan untuk mempererat tali asih dengan warga sekitar. Pada Kamis (12/03/2026), madrasah ini menggelar aksi sosial bertajuk "Menjemput Lailatul Qadar dengan Berbagi" dengan membagikan ratusan paket bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini melibatkan guru, staf, hingga perwakilan siswa. Aksi ini bertujuan untuk menanamkan karakter empati kepada para peserta didik sekaligus sebagai bentuk syukur atas kehadiran sepuluh hari terakhir Ramadhan, di mana umat Muslim berlomba-lomba mencari keutamaan malam Lailatul Qadar.

Mengetuk Pintu Langit Melalui Kepedulian

Penyaluran bingkisan dilakukan secara tertib. Paket yang berisi bahan pokok dan kebutuhan Lebaran tersebut disambut antusias oleh warga. Selain sebagai bentuk bantuan pangan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pihak madrasah dengan tokoh masyarakat dan warga setempat.

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya spiritual untuk membersihkan harta dan jiwa.

"Kami ingin mengajak seluruh keluarga besar MIN 1 Pasuruan untuk mengetuk pintu langit melalui pintu kepedulian sesama. Di tanggal-tanggal ganjil menuju Lailatul Qadar ini, kami berharap sedikit bingkisan ini bisa membawa kebahagiaan bagi warga sekitar dan menjadi ladang pahala yang melimpah bagi kita semua," ujar beliau saat ditemui di sela-sela pembagian bingkisan.

Edukasi Karakter bagi Siswa

Selain aspek sosial, pihak madrasah menekankan bahwa keterlibatan siswa dalam proses pengemasan hingga distribusi bertujuan untuk membentuk soft skill dan rasa kemanusiaan sejak dini. Dengan melihat langsung kondisi masyarakat, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bersyukur dan dermawan.

Perkuat Spiritualitas ASN, Kemenag Kab. Pasuruan Gelar Kajian Islami Momen Ramadhan 1447 H/ 2026 M


 

PASURUAN, 12 MARET 2026 – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Kajian Islami dalam rangka mengisi momentum bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/03) ini dipusatkan di Aula Al Ikhlas dan diikuti oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kasubag TU, Dr. H. Bakhrul Ulum, S.Ag, M.Si. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai spiritualitas serta mempererat tali silaturahmi antarpegawai di tengah pelaksanaan ibadah puasa tahun 2026.

Hadir sebagai penceramah utama, KH. Dr. Moh. Najib Syafi'i, M.HI, Pengasuh Pondok Modern Nurush Shobah, Bangle, Beji. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tema "Kabar Gembira Bagi Orang-Orang yang Beriman", yang menekankan pada kemuliaan serta janji Allah SWT bagi hamba-Nya yang menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

Kegiatan ini diikuti dengan khidmat oleh segenap jajaran pimpinan, para Kasi dan Penyelenggara, Kepala Satker, Kepala KUA, Penghulu, serta Penyuluh Agama Islam. Melalui kajian ini, diharapkan seluruh aparatur Kemenag Kabupaten Pasuruan dapat mengambil hikmah dan motivasi dalam menjalankan tugas kedinasan sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan.

Agenda ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan akan keberkahan dan kelancaran pelayanan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan

SIMULASI TKA DI BULAN RAMADHAN

KEGIATAN SIMULASI TKA

Optimalkan Kesiapan Siswa, MIN 1 Pasuruan dalam Simulasi TKA Tahun 2026

Beji– Dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi evaluasi akademik, MIN 1 Pasuruan sukses menyelenggarakan simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang berlangsung selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis, 11-12 Maret 2026. Bersamaan dengan kegiatan pondok Ramadhan di MIN 1Pasuruan.

​Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Madrasah, Bpk. Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.I. Beliau menekankan pentingnya kesiapan mental dan teknis bagi seluruh siswa agar dapat meraih hasil maksimal pada pelaksanaan tes yang sesungguhnya.

​Penanggung jawab sekaligus Penjamin Mutu,  Bpk. Abd Muid, S.A.g, M.Pd., menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan secara maksimal. "Seluruh fasilitas dan perlengkapan TKA dipastikan telah siap dan steril sejak H-1 pelaksanaan," ujarnya.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Ibu Eka Marginingsih  bertanggung jawab penuh memastikan kesiapan infrastruktur digital. Meski pada hari pertama sesi 1 sempat terjadi kendala server dari pusat, tim teknis berhasil menangani situasi sehingga sesi berikutnya berjalan dengan lancar dan kondusif.

​Kegiatan simulasi ini dibagi ke dalam 4 sesi yang bertempat di dua ruang kelas 1A dan 1B dengan sistem pengerjaan soal acak melalui aplikasi untuk menjamin objektivitas dan kejujuran siswa.

LAPORAN PELAKSANAAN SIMULASI TKA

1. Informasi Umum

  • Nama Kegiatan: Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA)
  • Waktu: Rabu – Kamis, 11 – 12 Maret 2026
  • Tempat: Gedung Selatan kelas 1A dan 1 B  (Ruang 01 dan Ruang 02)
  • Metode: Computer Based Test 

2. Struktur Pelaksana

  • Pembina: Bpk. Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.I. (Kepala Madrasah)
  • Penanggung Jawab: Bpk. Abd Muid, S.A.g, M.Pd.
  • Ketua Panitia: Ibu Eka Marginingsih
  • Sekretaris 1: Ibu Maufuza
  • Sekretaris 2: Ibu Ucik Nurul Maulida
  • Teknisi        : Bpk Muhammad Anas
  • Proktor       : Ibu Novi dan bpk Farid

3. Teknis Pelaksanaan

Ujian dibagi menjadi 4 sesi per hari yang tersebar di 2 ruangan. Di mulai sasi 1 pukul 07.30 sampai berakhir pada pukul 15.30. Pengaturan urutan soal dilakukan secara otomatis oleh sistem aplikasi untuk meminimalisir kecurangan.

4. Catatan Peristiwa

  • H-1: Sterilisasi ruangan dan pengecekan perangkat (Laptop & Server).
  • Hari Pertama (Sesi 1): Terdeteksi kendala server error dari pusat. Namun, berkat koordinasi cepat panitia dan proktor, kendala dapat teratasi.
  • Sesi 2 - Selesai tanpa kendala: Seluruh rangkaian ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.

5. Manfaat Simulasi TKA

Kegiatan ini dilakukan bukan tanpa alasan. Berikut adalah manfaat utama bagi siswa dan madrasah:

  • Adaptasi Sistem: Membiasakan siswa dengan antarmuka aplikasi ujian dan sistem acak soal agar tidak gugup saat hari H.
  • Uji Coba Infrastruktur: Memastikan kekuatan server, kestabilan jaringan internet, dan kelayakan laptop yang digunakan.
  • Manajemen Waktu: Melatih siswa untuk mengelola waktu pengerjaan soal secara efektif.
  • Pemetaan Kemampuan: Memberikan gambaran awal mengenai sejauh mana penguasaan materi akademik siswa.
  • Evaluasi Teknis: Mengidentifikasi potensi kendala (seperti server error) sejak dini agar ada langkah antisipasi di ujian utama.

Penutup

Simulasi TKA ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi kesuksesan akademik siswa MIN 1 Pasuruan di masa mendatang. Fz

Berikut dokumentasi 






Berikut dokumentasi hari kedua 













Perkuat Sinergi, MIN 1 Pasuruan Gelar Koordinasi Pemantapan Program Bersama Komite


PASURUAN – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan, MIN 1 Pasuruan menggelar rapat koordinasi bersama pengurus Komite Madrasah pada Rabu, 11 Maret 2026. Pertemuan ini mengusung tema besar: "Menjalin Kebersamaan dalam Membangun Madrasah yang Lebih Baik."

Apresiasi Terhadap Dukungan dan Kritik Membangun

Kepala MIN 1 Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada jajaran pengurus Komite. Menurutnya, peran Komite selama ini sangat vital bagi kemajuan madrasah.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pengurus Komite yang selalu mendukung dan memberikan masukan, bahkan kritikan yang tajam. Hal ini sangat membantu kami dalam mengawal pelaksanaan program madrasah, khususnya untuk menyongsong tantangan di tahun 2026 ini," ujar Kepala Madrasah.

  • Pentingnya Komunikasi dan Sinergitas

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Madrasah, Kyai Khoironi Ahmad, menekankan bahwa keberhasilan sebuah program tidak lepas dari pola komunikasi yang sehat antara pihak sekolah dan orang tua.

Sebagai wadah aspirasi, Kyai Khoironi mengingatkan bahwa Komite adalah perpanjangan tangan dari wali murid. Beliau menggarisbawahi beberapa poin penting:

  • Koordinasi Intensif: Menjadi kunci utama suksesnya program rutin maupun pengembangan.

Sinergi Berkelanjutan: Menyelaraskan program madrasah dengan harapan dan kepercayaan yang diberikan wali murid.

  • Peningkatan Pelayanan: Menitikberatkan pada pelayanan siswa yang berada di jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi utama menuntut ilmu.

Diskusi Konstruktif untuk Masa Depan Siswa

Kegiatan yang merupakan agenda rutin ini juga diisi dengan diskusi singkat yang hangat. Pengurus Komite berharap MIN 1 Pasuruan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para siswa. Mengingat siswa madrasah ibtidaiah berada pada fase emas pendidikan, perhatian terhadap kebutuhan dasar belajar mereka menjadi prioritas utama.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh program yang telah direncanakan untuk tahun 2026 dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi prestasi siswa MIN 1 Pasuruan.

Siswa MIN 1 Pasuruan Hadiri Santunan Anak Yatim DWP Kemenag Kabupaten Pasuruan

 

PASURUAN – Sebagai wujud kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi, sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menghadiri undangan kegiatan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan. Acara ini berlangsung dengan khidmat pada Senin, 9 Maret 2026.

Kehadiran para siswa tersebut didampingi langsung oleh perwakilan tenaga pendidik dari MIN 1 Pasuruan, yaitu Ibu Eka Yuliana, S.Pd.I., M.Pd. dan Ibu  Shobahul Khoir, S.Pd.I.

Membangun Empati dan Kebahagiaan

Kegiatan yang diinisiasi oleh DWP Kemenag Kab. Pasuruan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta bantuan materiil bagi anak-anak yatim di lingkungan madrasah. Selain prosesi pemberian santunan, acara juga diisi dengan doa bersama dan pembinaan singkat.

Ibu Eka Yuliana menyampaikan bahwa partisipasi siswa dalam kegiatan ini bukan sekadar menghadiri undangan, melainkan bagian dari pendidikan karakter.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan keceriaan bagi para siswa dan menumbuhkan rasa syukur serta kepercayaan diri mereka untuk terus berprestasi di madrasah," ujar Ibu Eka di sela-sela acara.

Dukungan Penuh dari Madrasah

Senada dengan hal tersebut, Ibu Shobahul Khoir menambahkan bahwa pihak madrasah sangat mengapresiasi langkah DWP Kemenag Kab. Pasuruan yang secara rutin memperhatikan kesejahteraan para siswa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara pengurus DWP dengan para pendamping serta siswa. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Kemenag dan satuan pendidikan di bawah naungannya semakin kuat, terutama dalam aksi kemanusiaan.

Rapat Koordinasi Persiapan TKA di MIN 1 Pasuruan

 

Pasuruan, 6 Maret 2026 – Wakil Kepala Sekolah (Wakakur) bidang kurikulum MIN 1 Pasuruan bersama Wali Kelas 6 dan Kepala Madrasah, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menggelar rapat koordinasi persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat madrasah dengan tujuan menyamakan persepsi dan langkah strategis agar pelaksanaan TKA berjalan lancar serta sesuai standar nasional.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bapak Abdul Qodir ini membahas tahapan penting mulai dari pendaftaran siswa kelas 6, simulasi ujian, gladi bersih, hingga pengolahan hasil TKA. Hadir pula seluruh wali kelas 6 yang bertanggung jawab mendampingi siswa dalam penguatan materi Matematika, Bahasa Indonesia, dan mata pelajaran lain yang diujikan. Kepala madrasah menekankan sinergi tim untuk memastikan siswa optimal secara akademik dan mental, sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Dalam arahannya, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa koordinasi ini krusial mengingat TKA menjadi tolok ukur capaian pembelajaran jenjang MI/SD. "Kita harus solid mempersiapkan siswa terbaik, tanpa mengabaikan nilai karakter dan disiplin," ujarnya. Rapat diakhiri dengan pembagian tugas panitia dan jadwal lanjutan, termasuk sosialisasi kepada orang tua siswa. [sumut.kemenag.go](https://sumut.kemenag.go.id/beranda/singgle-post/kepala-min-1-dairi-pimpin-rapat-persiapan-pelaksanaan-tka-tahun-2026)

Panitia TKA MIN 1 Pasuruan Gerak Cepat Amankan Simulasi

'Server Error'

PASURUAN, 4 Maret 2026 – Pelaksanaan hari pertama simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) di MIN 1 Pasuruan hari ini, Rabu (4/3), diwarnai tantangan teknis. Gangguan pada server pusat menyebabkan login massal siswa tertunda, namun langkah taktis segera diambil pihak madrasah untuk memastikan kesiapan siswa esok hari.

Kronologi Kendala Teknis

Sejak pukul 07.30 WIB, para siswa kelas 6 telah siap. Kegiatan ini pun mendapat perhatian khusus dari Kepala Madrasah yang turun langsung memantau kesiapan perangkat dan mental peserta di awal simulasi.

Namun, kendala muncul saat akses login dilakukan. Notifikasi "Server Error" menghambat proses masuk ke sistem, sehingga simulasi bagi seluruh siswa MIN 1 Pasuruan terpaksa dijadwalkan ulang untuk hari esok guna menghindari ketidakpastian yang berkepanjangan.

Solusi Kreatif: Video Tutorial Mandiri

Kondisi baru berangsur normal sekitar pukul 11.00 WIB. Tak ingin membuang waktu, Ketua Panitia TKA B

Eka Marhiningsih bersama Proktor, Teknisi, dan jajaran Guru Kelas 6 langsung melakukan "uji coba mandiri" begitu server dapat diakses.

Langkah cerdas diambil untuk mengantisipasi kebingungan siswa:

 * Simulasi Internal: Panitia melakukan proses login secara penuh.

 * Produksi Konten: Seluruh tahapan login direkam secara mendetail.

 * Distribusi Cepat: Video tutorial tersebut langsung dibagikan ke grup-grup belajar siswa kelas 6.

Target Lancar di Hari Kedua

Langkah preventif ini diambil agar pada hari kedua, Kamis (5/3), siswa sudah memiliki gambaran visual yang jelas mengenai alur masuk sistem, sehingga risiko kegagalan login akibat kesalahan user dapat diminimalisir.

"Kami ingin memastikan siswa tetap tenang. Melalui video panduan yang kami buat saat server pulih pukul 11 tadi, kami optimis simulasi besok akan berjalan jauh lebih lancar," ungkap pihak panitia.

Diharapkan pada pelaksanaan Kamis esok, infrastruktur server pusat tetap stabil sehingga seluruh siswa kelas 6 MIN 1 Pasuruan dapat mengasah kemampuan akademik mereka dengan maksimal.Fz

https://vt.tiktok.com/ZSmo6pv9A/









Sentuhan Magis Ibu Novi, Jadikan Pagar Nusa Ekstrakurikuler Favorit di MIN 1 Pasuruan

 

PASURUAN – Keberadaan ekstrakurikuler di madrasah seringkali menjadi penentu minat bakat siswa di luar jam akademik. Di MIN 1 Pasuruan, kesuksesan luar biasa berhasil ditorehkan oleh Ibu Novi, pembina ekstrakurikuler Pagar Nusa. Berkat tangan dingin dan dedikasinya, seni bela diri khas Nahdlatul Ulama ini berhasil disulap menjadi salah satu ekstrakurikuler paling favorit dan bergengsi di madrasah tersebut.

Dahulu, Pagar Nusa mungkin dianggap sebagai kegiatan sampingan. Namun, di bawah kepemimpinan Ibu Novi, paradigma tersebut berubah total. Ia berhasil mengemas latihan menjadi sesi yang disiplin, namun tetap menyenangkan dan memotivasi anak-anak.

"Kuncinya adalah menanamkan kecintaan pada budaya bangsa dan nilai-nilai akhlakul karimah melalui bela diri. Saya ingin anak-anak merasa bangga memakai seragam Pagar Nusa, bukan sekadar ikut-ikutan," ujar Ibu Novi saat ditemui di sela-sela latihan.

Pendekatan Ibu Novi yang humanis dan dekat dengan siswa membuat anggota Pagar Nusa terus membludak setiap tahun ajaran baru. Ia tidak hanya mengajarkan teknik fisik seperti jurus dan bantingan, tetapi juga menekankan pentingnya mental spiritual, kesopanan, dan kedisiplinan.

Dampak positifnya sangat terasa. Prestasi demi prestasi mulai ditorehkan oleh tim Pagar Nusa MIN 1 Pasuruan dalam berbagai ajang kejuaraan pencak silat tingkat daerah maupun regional. Hal ini semakin meningkatkan kepercayaan diri para siswa dan kebanggaan orang tua.

Kepala MIN 1 Pasuruan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Ibu Novi. "Ibu Novi berhasil memberikan warna baru. Pagar Nusa sekarang bukan hanya tentang bela diri, tapi sudah menjadi ikon keunggulan non-akademik di madrasah kami," tuturnya.

Dengan semangat yang terus menyala, Ibu Novi berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat fisik, tetapi juga kuat iman dan berkarakter mulia.