PASURUAN – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menggelar seleksi penerimaan Kelas Takhfidz, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dan wujud nyata komitmen madrasah dalam mewujudkan visi melahirkan "Generasi Qurani" yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual dengan Al-Qur'an.
Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.I., pantau pelaksanaan bagian dari tanggung jawab
Antusiasme dan suasana khidmat tampak terlihat dari para
siswa yang mengikuti rangkaian tes seleksi hari ini. Seleksi ini dirancang
untuk menjaring siswa-siswi terbaik yang memiliki potensi, minat, serta
komitmen kuat dalam menghafal dan mencintai Al-Qur'an di sela-sela pembelajaran
reguler.
Tahun ini merupakan tahun kedua program tahfidz dengan menyeleksi siswa kelas 3 yang akan naik ke kelas 4. Program tahfidz ini dimulai pada tahun ajaran 2025-2026 yang dimulai kelas 4 setiap tahunnya
Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.I.,
menyambut sangat gembira terselenggaranya agenda penting ini. Beliau diketahui
merupakan konseptor utama di balik lahirnya program unggulan kelas Takhfidz di
MIN 1 Pasuruan.
Menurut beliau, program ini digagas sebagai fondasi karakter
bagi para siswa. "Alhamdulillah, hari ini kita bisa menggelar seleksi
kelas Takhfidz dengan lancar. Ini adalah wujud nyata ikhtiar kita untuk
mencetak Generasi Qurani. Program ini saya gagas karena saya yakin, fondasi
utama pendidikan anak adalah Al-Qur'an. Dengan menghafal dan berinteraksi
harian bersama Al-Qur'an, karakter, akhlak, dan kecerdasan spiritual mereka
akan terbentuk dengan baik," ujar Abdul Qodir di sela-sela memantau
jalannya seleksi.
Lebih lanjut, bapak yang akrab disapa Abdul Qodir ini
menjelaskan bahwa kelas Takhfidz di MIN 1 Pasuruan bukan sekadar tempat untuk
menargetkan hafalan, melainkan sebuah ekosistem pendidikan yang mendukung
pembentukan akhlakul karimah. Melalui program ini, madrasah berharap
dapat melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman dengan berbekal
nilai-nilai Ilahiah yang kokoh.
Kegiatan seleksi hari ini melibatkan tim penguji yang
kompeten dari guru-guru PAI dan tahfidz MIN 1 Pasuruan. Para siswa yang lolos
seleksi nantinya akan mendapatkan kurikulum khusus dan pembinaan intensif untuk
mendukung kelancaran hafalan mereka di tahun ajaran mendatang.

















