BADUNG, BALI – Semangat untuk memperkuat mutu pendidikan madrasah terus digaungkan secara progresif. Hal ini tercermin nyata dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-Jawa Timur yang diselenggarakan pada 9–11 Juli 2026 di NISM Hotel, Badung, Bali. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh seluruh Kepala MIN se-Jawa Timur sebagai forum utama untuk mengevaluasi capaian program kerja, merumuskan langkah taktis perbaikan, serta memperkokoh komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Dalam arahannya yang komprehensif, Kakanwil menegaskan pentingnya menjadikan evaluasi sebagai pijakan fundamental serta batu loncatan dalam meningkatkan kualitas tata kelola madrasah. Menurutnya, evaluasi berkala bukan sekadar instrumen formalitas untuk melihat hasil pencapaian masa lalu, melainkan sebuah sarana krusial untuk menyusun peta strategi masa depan agar seluruh program kerja berjalan lebih efektif, efisien, tepat sasaran, dan memberikan dampak konkret bagi kemajuan madrasah secara berkelanjutan.
Dalam penguatan materi koordinasi, Kakanwil Kemenag Jawa Timur menekankan aspek manajemen internal bahwa setiap penugasan organisasi harus diselesaikan secara tuntas dan profesional, disesuaikan dengan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta kebutuhan riil masing-masing madrasah. Pihaknya menyadari bahwa setiap satuan pendidikan memiliki karakteristik geografis, potensi lokal, dan komponen pendukung yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, pembagian tugas dan wewenang harus dilakukan secara proporsional agar seluruh roda program kerja dapat terlaksana secara optimal tanpa mengorbankan kualitas pelayanan.
"Prestasi madrasah merupakan bukti nyata dan indikator mutlak dari kualitas pelayanan yang kita berikan kepada seluruh warga madrasah. Oleh karena itu, seluruh kepala madrasah selaku pimpinan visioner diharapkan terus mendorong inovasi tiada henti, meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta menciptakan ekosistem kerja yang kolaboratif demi melahirkan prestasi gemilang di berbagai bidang," urai Kakanwil.
Selain fokus pada peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik, perhatian mendalam terhadap aspek tata lingkungan madrasah juga menjadi amanat penting dalam forum tersebut. Lingkungan madrasah yang bersih, sehat, indah, dan nyaman diyakini memiliki korelasi kuat dalam membentuk karakter positif peserta didik sekaligus mencerminkan integritas budaya kerja para pengelolanya. Madrasah yang tertata rapi akan menghadirkan atmosfer pembelajaran yang rekreatif dan menyenangkan, yang pada gilirannya mampu menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi bagi seluruh warga madrasah.
Rapat koordinasi dan evaluasi lintas sektor ini pada akhirnya bertransformasi menjadi momentum emas untuk mempererat sinergi antarkepala madrasah. Melalui forum ini, para kepala satuan pendidikan dapat saling berbagi praktik baik (sharing best practices), menyelaraskan pemikiran terhadap arah kebijakan strategis Kanwil Kemenag Jatim, serta memantapkan komitmen kolektif demi masa depan madrasah.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan seluruh Madrasah Ibtidaiyah Negeri di wilayah Jawa Timur semakin siap, tangguh, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan dinamika zaman. Dengan konsistensi dalam berinovasi, peningkatan mutu layanan secara holistik, penguatan tata kelola yang transparan, serta penanaman karakter mulia, cita-cita kolektif untuk mewujudkan madrasah yang unggul, maju, bermutu, dan mendunia bukan lagi sekadar semboyan, melainkan sebuah realitas objektif yang siap dicapai bersama.





.jpeg)










.jpeg)













