PASURUAN – Dalam upaya meningkatkan kinerja madrasah serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, Kepala MIN 1 Pasuruan turut serta dalam kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Madrasah Tanpa Bullying serta Pembinaan Kelembagaan.
Kegiatan strategis ini diinisiasi
oleh Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kab. Pasuruan, bekerjasama
dengan Forum IGRA, KKMI, KKMTs, dan KKMA Kab. Pasuruan. Acara berlangsung
khidmat dan penuh antusiasme di Aula MA Daruttaqwa Purwosari.
Kasi Pendma Kemenag Kab.
Pasuruan, H. Bustanul Arifin, M.Pd., dalam sambutannya menekankan urgensi dari
kegiatan tersebut. Menurut beliau, madrasah dituntut untuk terus meningkatkan
kualitas pelayanannya di tengah tuntutan zaman.
"Kegiatan ini sangat penting
bagi peningkatan pelayanan kepada siswa dan masyarakat. Akhir-akhir ini,
penting sekali memberikan pelayanan yang prima, baik dalam bentuk bimbingan
kepada siswa maupun secara administrasi. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat
strategis bagi para Kepala RA, MI, MTs, dan MA," tegas H. Bustanul Arifin.
Salah satu fokus utama dalam
agenda ini adalah penciptaan lingkungan madrasah yang ramah anak. KBO Binmas
Polres Pasuruan, IPTU Bambang, SH., didapuk untuk memberikan arahan terkait
bahaya bullying, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di
lingkungan keluarga.
IPTU Bambang memaparkan bahwa bullying
menjadi hambatan yang luar biasa dalam proses pendidikan. "Tekanan mental
akibat bullying akan menjadikan karakter siswa berubah ke arah yang
merugikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Oleh sebab itu, madrasah
harus menjadi zona aman bagi anak-anak," paparnya.
Rangkaian acara kemudian
dilanjutkan dengan sesi Pembinaan Kelembagaan yang diisi oleh Katim Kelembagaan
Bidang Pendma Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Sesi ini membahas penguatan
tata kelola kelembagaan madrasah, dengan fokus pada manajemen data yang akurat
dan update.
Materi yang disampaikan mencakup
hal-hal teknis yang sangat krusial bagi kelancaran administrasi madrasah,
khususnya yang berkaitan dengan pemutakhiran data EMIS, Vervalpd, PDUM, serta
berbagai kebutuhan data siswa lainnya.
Keikutsertaan Kepala MIN 1
Pasuruan dalam forum pembinaan ini diharapkan mampu mengimplementasikan hasil
sosialisasi di madrasah masing-masing. Harapannya, ke depan madrasah di
lingkungan Kemenag Kab. Pasuruan tidak hanya unggul dalam tata kelola data dan
kelembagaan, tetapi juga benar-benar menjadi rumah kedua yang aman dan bebas
dari bullying bagi seluruh peserta didik.
















