google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

LAPORAN KEGIATAN PENGUATAN KARAKTER DAN AKADEMIK PASCA RAMADAN 1447 H

 

Dokumentasi : Pak Nanang

LAPORAN KEGIATAN PENGUATAN KARAKTER DAN AKADEMIK PASCA RAMADAN 1447 H

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Bulan Ramadan 1447 H telah berlalu dengan berbagai kegiatan ibadah yang intensif dilaksanakan oleh warga madrasah. Momentum Ramadan seharusnya tidak berhenti seiring berakhirnya bulan suci, melainkan menjadi titik awal untuk memperkuat (penguatan) nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan prestasi akademik.

MIN 1 Pasuruan memandang perlu adanya program strategis pasca Ramadan untuk menjaga ghirah (semangat) keagamaan siswa, mengevaluasi program Ramadan, serta meningkatkan mutu pembelajaran menuju akhir tahun ajaran. Laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi atas pelaksanaan program penguatan tersebut.

B. Dasar Pelaksanaan

  1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Program Kerja MIN 1 Pasuruan Tahun Pelajaran 2025/2026.
  3. Hasil Rapat Dewan Guru dan Komite Madrasah tanggal [Tanggal] Syawal 1447 H.

C. Tujuan

  1. Memelihara kebiasaan ibadah siswa (Shalat Dhuha, Dzuhur berjamaah, Tadarus) pasca Ramadan.
  2. Meningkatkan kedisiplinan kehadiran siswa dan guru setelah libur Idul Fitri.
  3. Melakukan evaluasi terhadap program Pesantren Kilat/Tadarus selama Ramadan.
  4. Mempererat silaturahmi antara madrasah, orang tua, dan komite (Halal Bihalal).

II. PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Waktu dan Tempat

  • Waktu: 30 Maret 2026
  • Tempat: Lingkungan MIN 1 Pasuruan (Kelas, Musholla Madrasah)

B. Peserta

  1. Seluruh Siswa Kelas I – VI: [Jumlah] Siswa
  2. Dewan Guru dan Tenaga Kependidikan: [Jumlah] Orang
  3. Perwakilan Orang Tua/Komite Madrasah

C. Bentuk Kegiatan Penguatan

  1. Halal Bihalal & Silaturahmi Keluarga Besar MIN 1 Pasuruan
    • Kegiatan saling memaafkan antara kepala madrasah, guru, siswa, dan orang tua.
    • Penyampaian visi misi penguatan madrasah semester genap.
  2. Evaluasi Program Ramadan (Monev)
    • Review buku monitoring ibadah siswa selama Ramadan.
    • Pemberian apresiasi (reward) bagi siswa dengan capaian ibadah terbaik selama Ramadan.
  3. Gerakan "Madrasah Bercahaya" (Pasca Ramadan)
    • Wajib Shalat Dhuha dan Dzuhur Berjamaah di Musholla Madrasah.
  4. Penguatan Akademik (Recovery Learning)
    • Pengayaan materi bagi siswa yang tertinggal selama bulan puasa.

III. HASIL YANG DICAPAI

Berdasarkan monitoring dan evaluasi selama periode pasca Ramadan, diperoleh hasil sebagai berikut:

No

Indikator Penguatan

Target

Realisasi

Keterangan

1

Kehadiran Siswa

95%

98%

[Stabil/Meningkat]

2

Pelaksanaan Shalat Berjamaah

100%

100%

[Sangat Baik]

3

Pengumpulan Buku Monitoring Ramadan

100%

90%

[Selesai]

4

Partisipasi Infaq/Sedekah

Aktif

100%

[Meningkat]

5

Suasana Belajar Mengajar

Kondusif

Kondusif

[Baik]

IV. EVALUASI DAN KENDALA

A. Keberhasilan

  1. Antusiasme siswa dalam mengikuti shalat berjamaah sangat tinggi dibandingkan sebelum Ramadan.
  2. Terjalinnya komunikasi yang lebih baik antara wali murid dan wali kelas saat acara Halal Bihalal.
  3. Lingkungan madrasah terasa lebih religius dengan budaya salam, sapa, dan doa sebelum belajar.

B. Kendala/Hambatan

  1. Beberapa siswa masih terlihat masih izin karena kurang sehat badan datau kepentingan lain.
  2. Keterbatasan tempat di musholla untuk shalat berjamaah bagi kelas bawah secara bersamaan.
  3. Masih ada siswa yang belum melengkapi buku monitoring ibadah Ramadan.

C. Solusi yang Diberikan

  1. Pembelajaran minggu pertama difokuskan pada ice breaking dan penguatan motivasi.
  2. Penjadwalan ulang giliran shalat berjamaah antar kelas.
  3. Diberikan tenggang waktu pengumpulan buku monitoring dengan bimbingan guru PAI.

V. RENCANA TINDAK LANJUT (RTL)

Untuk memastikan program penguatan ini berkelanjutan, maka ditetapkan langkah berikut:

  1. Monitoring Berkala: Tim Kurikulum dan Kesiswaan akan melakukan cek rutin ibadah siswa setiap bulan.
  2. Sinergi Orang Tua: Mengajak orang tua untuk memantau ibadah anak di rumah melalui grup WhatsApp kelas.

VI. PENUTUP

Demikian laporan penguatan MIN 1 Pasuruan pasca Ramadan 1447 H ini disusun. Semoga momentum kemenangan Idul Fitri dapat menjadi landasan kuat untuk mencetak generasi yang Berakhlak Mulia, Cerdas, dan Kompetitif. Kami menyadari laporan ini masih terdapat kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.

Foto Penunjang : Dok. P. Nanang




PELUNCURAN DAN PENATAAN KANTIN LITERASI

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA PASURUAN

MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) 1

PASURUAN

LAPORAN KEGIATAN

PELUNCURAN DAN PENATAAN KANTIN LITERASI

TIM LITERASI MIN 1 PASURUAN


I. PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Minat baca peserta didik merupakan fondasi utama dalam keberhasilan pembelajaran. Untuk menumbuhkan budaya baca yang menyenangkan dan tidak terpaku hanya di dalam kelas, Tim Literasi MIN 1 Pasuruan berinisiatif memanfaatkan waktu istirahat di area kantin sebagai momen emas untuk literasi. Program "Kantin Literasi" dirancang untuk mengubah persepsi bahwa kantin hanya tempat makan, melainkan juga tempat "memakan" ilmu melalui bacaan ringan.


1.2 Tujuan

1. Meningkatkan minat baca siswa melalui pendekatan yang santai dan menyenangkan.

2. Memanfaatkan waktu istirahat secara produktif.

3. Menciptakan lingkungan madrasah yang kaya teks dan informasi.


II. PELAKSANAAN KEGIATAN


Hari/Tanggal: Jumat, 27 Maret 2026

Waktu: 07.00 – 12.00 WIB

Tempat:Area Kantin dan Lingkungan Sekitarnya, MIN 1 Pasuruan

Penyelenggara:Tim Literasi MIN 1 Pasuruan

Peserta:Seluruh warga madrasah (Siswa, Guru, dan Tenaga Kependidikan)


III. URAIAN FUNGSI KANTIN LITERASI


Kantin Literasi yang telah didirikan pada tanggal 27 Maret 2026 ini memiliki fungsi strategis yang diuraikan sebagai berikut:


1.  Pojok Baca Santai (Reading Corner)

    Uraian: Menyediakan rak buku mini, majalah dinding, dan koran anak di area tunggu antrian atau meja makan kantin.

    Manfaat: Siswa dapat membaca komik edukasi, cerpen, atau fakta unik sambil menunggu makanan atau setelah makan, sehingga waktu istirahat tidak terbuang percuma.

2.  Pameran Karya Siswa (Student Work Gallery)

    Uraian: Dinding kantin difungsikan sebagai galeri untuk memajang puisi, gambar, cerpen, atau hasil proyek siswa terbaik.

    Manfaat: Memberikan apresiasi kepada siswa berbakat dan memotivasi siswa lain untuk berkarya agar karyanya juga dipajang.

3.  Pusat Informasi Madrasah (Information Hub)

    Uraian: Papan pengumuman digital atau manual yang berisi jadwal kegiatan, prestasi terbaru, dan agenda madrasah.

    Manfaat: Memastikan seluruh siswa mendapatkan informasi terkini secara visual dan mudah diakses di tempat berkumpulnya siswa.

4.  Ruang Interaksi Sosial Positif (Social Interaction Space)

    Uraian: Area diskusi kecil di mana siswa dapat membahas buku yang baru saja mereka baca dengan teman sebayanya.

    Manfaat: Melatih kemampuan berkomunikasi, berdiskusi, dan bertukar pikiran dalam suasana non-formal.

5.  Pendidikan Karakter (Character Building)

    Uraian Penempelan slogan-slogan literasi, kata mutiara, dan adab makan sesuai tuntunan agama di sekitar area kantin.

    Manfaat: Menginternalisasi nilai-nilai karakter dan keislaman secara tidak langsung (hidden curriculum) setiap kali siswa berkunjung ke kantin.

IV. SAMBUTAN DAN RESPON KEPALA MADRASAH


Bapak Kepala Madrasah MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I, M.Pd mebdukung penuh kegiatan peresmian dan penataan Kantin Literasi ini. Beliau menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap inovasi yang digagas oleh Tim Literasi.

Dalam arahannya, Bapak Abdul Qodir menyatakan:

"Saya sangat mengapresiasi inisiatif Tim Literasi MIN 1 Pasuruan. Kantin Literasi ini bukan sekadar hiasan, melainkan strategi cerdas untuk membudayakan literasi tanpa membebani siswa. Saya berharap fasilitas ini dirawat dengan baik dan benar-benar dimanfaatkan oleh siswa untuk menambah wawasan. Madrasah harus menjadi rumah yang nyaman bagi tumbuhnya intelektual dan akhlak mulia."

Dukungan kepala madrasah ini ditandai dengan pemotongan pita peresmian dan kunjungan keliling untuk meninjau bahan bacaan yang tersedia.

V. PENUTUP

Demikian laporan kegiatan peluncuran Kantin Literasi ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban Tim Literasi MIN 1 Pasuruan. Besar harapan kami agar program ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu literasi madrasah.


Pasuruan, 27 Maret 2026


Ketua Tim Literasi

Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri 1447 H, ASN MIN 1 Pasuruan Gelar Silaturahmi

 

Laporan : Silaturrahmi KLIK untuk mengunduh versi word

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Idul Fitri 1447 H merupakan moment suci yang menjadi tonggak pembaharuan spiritual bagi umat Islam. Setelah melewati bulan Ramadhan penuh ibadah, momentum ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kerja yang lebih tinggi. Di lingkungan MIN 1 Pasuruan, pasca libur Idul Fitri seringkali menjadi tantangan untuk mengembalikan fokus dan konsentrasi kerja ASN (Aparatur Sipil Negara). Diperlukan sebuah wadah untuk menyatukan visi dan mempererat hubungan kekeluargaan yang sempat renggang akibat jarak fisik selama masa libur. Oleh karena itu, susunan guru MIN 1 Pasuruan menginisiasi kegiatan silaturahmi sebagai upaya penguatan kinerja.

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam laporan ini adalah:

  1. Bagaimana pelaksanaan kegiatan silaturahmi ASN MIN 1 Pasuruan pada tanggal 25 -26 Maret 2025?
  2. Bagaimana dampak kegiatan silaturahmi terhadap penguatan kinerja pasca Idul Fitri?

1.3 Tujuan Penulisan Penulisan laporan ini bertujuan untuk:

  1. Mendeskripsikan jalannya kegiatan silaturahmi kepada Pengawas, Kepala Madrasah, dan Guru.
  2. Menjelaskan manfaat kegiatan dalam membangun kembali semangat kerja dan soliditas tim.

1.4 Manfaat Penulisan Manfaat dari penulisan laporan ini adalah:

  1. Sebagai dokumen pertanggungjawaban kegiatan.
  2. Sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan serupa di tahun berikutnya.
  3. Sebagai bukti konkret upaya peningkatan kinerja ASN di MIN 1 Pasuruan.

BAB II. LANDASAN TEORI / TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Silaturahmi dalam Islam Silaturahmi berasal dari kata shillah (hubungan) dan rahim (rahmat/keluarga). Secara istilah, silaturahmi adalah usaha menghubungkan kasih sayang antar sesama. Dalam konteks kelembagaan, silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan kekerabatan, tetapi juga hubungan kerja (work relationship).

2.2 Kinerja ASN Pasca Libur Menurut Manajemen Sumber Daya Manusia, efektivitas kerja karyawan pasca libur panjang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial. Teori Group Cohesiveness menyatakan bahwa semakin kuat ikatan emosional antar anggota kelompok, semakin tinggi pula produktivitas kelompok tersebut. Silaturahmi menjadi media untuk meningkatkan kohesivitas tersebut.

BAB III. METODE PENELITIAN / PELAKSANAAN

3.1 Waktu dan Tempat Kegiatan silaturahmi dilaksanakan pada:

  • Hari : Selasa- Rabu
  • Tanggal : 25-26 Maret 2025
  • Tempat : MIN 1 Pasuruan / Rumah Pengawas / Rumah Kamad dan guru

3.2 Peserta Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi:

  1. Pengawas Madrasah Kecamatan Beji.
  2. Kepala MIN 1 Pasuruan.
  3. Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (ASN dan P3K MIN 1 Pasuruan.

3.3 Langkah Kerja / Prosedur Prosedur pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut:

  1. Pembentukan panitia kecil oleh susunan guru.
  2. Penjadwalan dan koordinasi waktu dengan pihak Pengawas dan Kepala Madrasah.
  3. Persiapan konsumsi dan transportasi.
  4. Pelaksanaan silaturahmi secara langsung.
  5. Penutupan dan doa bersama.

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat. Data hasil kegiatan sebagai berikut:

  • Jumlah Peserta Hadir : 45 Orang
  • Suasana : Hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.
  • Output : Terjalinnya komunikasi yang lebih baik antara atasan dan bawahan, serta sirnanya gap komunikasi pasca libur.

4.2 Pembahasan Kegiatan silaturahmi ini terbukti efektif sebagai "penyegaran" mental dan sosial bagi ASN MIN 1 Pasuruan. Pembahasan meliputi:

  1. Penguatan Relasi: Diskusi informal yang terjadi selama acara berhasil mencairkan suasana kaku pasca libur. Hal ini sesuai dengan teori kohesivitas kelompok yang disebutkan di Bab II.
  2. Sinkronisasi Kerja: Momentum ini digunakan Kepala Madrasah dan Pengawas untuk memberikan arahan ringan terkait target semester genap, sehingga guru tidak lagi "kehilangan momentum" saat masuk kerja.
  3. Dampak Psikologis: Rasa saling memaafkan yang menjadi esensi Idul Fitri berhasil diaktualisasikan, sehingga beban kerja emosional berkurang dan siap untuk bekerja dengan hati yang bersih.

BAB V. PENUTUP

5.1 Kesimpulan Kegiatan "Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri 1447 H" yang dilaksanakan pada 25 -26 Maret 2025 telah berhasil mencapai target. Silaturahmi ke Pengawas, Kepala Madrasah, dan sesama guru terbukti mampu membangun kembali energi positif dan soliditas tim kerja MIN 1 Pasuruan.

5.2 Saran Adapun saran untuk kegiatan mendatang adalah:

  1. Waktu pelaksanaan diusahakan lebih pagi agar tidak mengganggu jam mengajar jika dilakukan di hari kerja.
  2. Perlu adanya agenda sharing session yang lebih terstruktur agar masukan dari guru dapat terdokumentasi dengan baik.

C. BAGIAN AKHIR (ENDING)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS.
  2. Modul Pembinaan Kementerian Agama tentang Etos Kerja ASN.

LAMPIRAN

  1. Dokumentasi Foto Kegiatan (Foto bersama Pengawas, Kepala Madrasah, dan Guru).



Perkuat Kinerja Pasca Idulfitri 1447 H, ASN MIN 1 Pasuruan Gelar Silaturahmi

 Rabu, 25 Maret 2026






Kegiatan yang diikuti oleh seluruh jajaran guru dan staf administrasi ini bertujuan untuk menjaga harmonisasi internal serta sinergi dengan instansi pembina. Rombongan memulai agenda dengan mengunjungi kediaman Pengawas Madrasah serta Kepala Madrasah guna memohon doa restu dan bimbingan untuk peningkatan kualitas pendidikan di tahun ajaran berjalan.

Tradisi Berbalut Profesionalisme

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya strategis untuk membangun team building yang solid.

"Idulfitri adalah titik nol. Dengan silaturahmi ini, kita lebur segala khilaf agar komunikasi antar guru dan pimpinan semakin cair, sehingga kinerja pelayanan kepada siswa menjadi lebih optimal," ujarnya di sela-sela kegiatan.

 

Setelah mengunjungi para pimpinan, agenda dilanjutkan dengan anjangsana ke rumah-rumah guru senior dan sejawat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak menyelimuti setiap pertemuan, memperkuat rasa memiliki antar sesama pendidik.

Momen Takziyah: Wujud Kepedulian Sesama

Tak hanya bersukacita merayakan lebaran, keluarga besar MIN 1 Pasuruan juga menunjukkan sisi humanisnya dengan melaksanakan takziyah ke rumah Ibu Maslahah. Kehadiran rombongan ini merupakan bentuk dukungan moral dan empati mendalam atas duka yang sedang dialami oleh salah satu bagian dari keluarga besar madrasah tersebut.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, berharap agar momentum Syawal ini membawa keberkahan bagi kemajuan madrasah dan seluruh civitas akademika di dalamnya.

Wujudkan Semangat Kota Santri, Kankemenag Kab. Pasuruan Gelar Rakor Penguatan Zona Integritas



PASURUAN – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) pada Selasa (17/03/2026). Bertempat di Aula Kankemenag, kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 17.45 WIB ini menjadi tonggak krusial dalam upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Komitmen Kolektif Lintas Sektoral

Acara dibuka oleh Kasubbag Tata Usaha, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para pemangku kepentingan, mulai dari para Kasi, Penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA, hingga Penyuluh dan Pengawas Madrasah.

"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian adalah bukti nyata komitmen kolektif kita. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkokoh fondasi pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kankemenag Kabupaten Pasuruan," tegas Kasubbag TU.

Integritas Sebagai Napas Kota Santri

Hadir sebagai pemateri utama, Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Pasuruan memaparkan strategi komprehensif terkait penguatan ZI. Beliau menekankan bahwa identitas Pasuruan sebagai "Kota Santri" harus menjadi pendorong utama dalam perubahan budaya kerja.

"Santri identik dengan karakter jujur. Kejujuran adalah modal fundamental untuk mencapai Zona Integritas. Sebagai lembaga yang berada di wilayah Kota Santri, sudah sepatutnya kita memiliki semangat yang lebih kuat untuk segera mewujudkan predikat WBK," jelas Plt. Kepala Kankemenag.

Optimisme di Tengah Kompleksitas

Lebih lanjut, Plt. Kepala Kankemenag mengakui bahwa Kementerian Agama memiliki variabel tugas dan fungsi yang jauh lebih banyak dan kompleks dibandingkan kementerian lainnya. Namun, hal tersebut tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebuah kekuatan.

Variabel Luas: Mencakup layanan pendidikan, keagamaan, hingga urusan administratif publik.

Kekuatan Institusi: Memiliki akar nilai moral yang kuat sebagai lembaga negara yang mengurusi urusan agama.

Dengan sinergi yang solid antar lini, Kankemenag Kabupaten Pasuruan optimis dapat melampaui target-target pembangunan ZI dan memberikan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Perkuat Sinergi, Kasi Pendma Kemenag Pasuruan Gelar Monev Komite di MIN 1 Pasuruan

 

PASURUAN – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menerima kunjungan penting dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) peran Komite Madrasah oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan pada Senin, 16 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan MIN 1 Pasuruan, pengurus Komite Madrasah, serta perwakilan paguyuban orang tua murid. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan tata kelola administrasi komite berjalan sesuai regulasi dan memperkuat kontribusi masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan.

Optimalisasi Peran Komite

Dalam arahannya, Kasi Pendma menekankan bahwa Komite Madrasah memiliki peran strategis sebagai mitra madrasah dalam memberikan pertimbangan, dukungan, serta pengawasan. Beliau mengapresiasi sinergi yang telah terjalin baik di MIN 1 Pasuruan, terutama dalam mendukung program-program inovasi madrasah.

"Komite adalah jembatan antara madrasah dan wali murid. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana komite harus selalu dijaga agar kepercayaan masyarakat tetap kuat," ujar Kasi Pendma di hadapan para peserta.

Pesan Kewaspadaan Terhadap Kunjungan Luar

Selain membahas evaluasi rutin, Kasi Pendma juga memberikan instruksi khusus terkait keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan. Beliau mengimbau pihak madrasah dan komite untuk tetap waspada dan selektif terhadap kunjungan pihak luar, termasuk oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang datang tanpa tujuan yang jelas.

Pihak madrasah diminta untuk selalu mengedepankan prosedur operasional standar (SOP) dalam menerima tamu, seperti:

  1. Meminta identitas resmi dan surat tugas yang sah.

  2. Mencatat maksud dan tujuan kunjungan secara mendetail.

  3. Tetap bersikap santun namun tegas dalam melindungi privasi serta kondusivitas kegiatan belajar mengajar.

Komitmen MIN 1 Pasuruan

Kepala MIN 1 Pasuruan menyambut baik arahan tersebut dan berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan Kantor Kemenag Pasuruan. "Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dari Kasi Pendma. Arahan mengenai kewaspadaan terhadap pihak luar akan menjadi perhatian serius kami demi kenyamanan seluruh warga madrasah," tuturnya.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pemeriksaan dokumen administrasi komite sebagai bagian dari proses evaluasi menyeluruh. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan MIN 1 Pasuruan semakin solid dalam menjalankan manajemen berbasis madrasah yang akuntabel dan aman.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PONDOK RAMADHAN MIN 1 PASURUAN TAHUN 1447 H / 2026 M

 






I. Pendahuluan

Kegiatan Pondok Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan di MIN 1 Pasuruan yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama Islam, membentuk karakter religius, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya menjalankan ibadah puasa secara seremonial, tetapi juga memahami esensi dan nilai-nilai di dalamnya.

II. Waktu dan Tempat

  • Hari/Tanggal: Rabu s.d. Jumat (3 Hari)

  • Waktu: 08.00 WIB – Selesai (Khusus hari terakhir hingga malam)

  • Tempat: Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan

III. Peserta

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MIN 1 Pasuruan yang terbagi menjadi dua kelompok besar:

  1. Kelas Bawah (Kelas 1-3): Fokus pada materi dasar ibadah dan kisah islami.

  2. Kelas Atas (Kelas 4-6): Fokus pada fiqih puasa, tadarus Al-Qur'an, dan pendalaman akhlak.

  3. Untuk kelas 6 hanya mengikuti pada hari Jumat saja, karen bersamaan deng gladi TKA


IV. Rangkaian Kegiatan

Berikut adalah ringkasan agenda selama tiga hari pelaksanaan:

HariPesertaAgenda Utama
Rabu (Hari ke-1)Kelas 1 - 6Pembukaan, Sholat Dhuha berjamaah, materi Keutamaan Ramadhan, dan hafalan surat pendek.
Kamis (Hari ke-2)Kelas 1 - 6Tadarus bersama, materi Fiqih Ibadah (Thaharah & Sholat), serta lomba mewarnai/kaligrafi islami.
Jumat (Hari ke-3)Kelas 1 - 6Materi Zakat & Infaq, penutupan umum untuk kelas 1-5, dan persiapan Mabit singkat untuk kelas 6.
Sore Hataman Al Quran

V. Penutupan dan Puncak Acara

Pada hari terakhir (Jumat), rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda khusus bagi siswa kelas 6. Setelah seluruh siswa kelas 1-5 dipulangkan, siswa kelas 6 tetap berada di madrasah untuk mengikuti sesi refleksi dan buka puasa bersama.

Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan Sholat Tarawih berjamaah yang dilaksanakan di Musholla/Aula MIN 1 Pasuruan. Sholat Tarawih ini diimami langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan. Kehadiran Kepala Madrasah sebagai imam memberikan kesan mendalam dan motivasi spiritual bagi para siswa kelas 6 yang sebentar lagi akan lulus dari madrasah.

VI. Penutup

Secara keseluruhan, pelaksanaan Pondok Ramadhan selama tiga hari di MIN 1 Pasuruan berjalan dengan khidmat dan lancar. Antusiasme siswa terlihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam setiap sesi materi. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan perubahan positif bagi seluruh civitas akademika MIN 1 Pasuruan.



LAPORAN KEGIATAN Penyampaian Rencana Hasil Kerja (RHK) Kepala MIN 1 Pasuruan Tahun 2026

 

I. Pendahuluan Dalam rangka meningkatkan transparansi kinerja dan sinkronisasi target program kerja lembaga, Kepala MIN 1 Pasuruan menyelenggarakan sosialisasi Rencana Hasil Kerja (RHK). Kegiatan ini bertujuan agar seluruh elemen pendidik dan tenaga kependidikan memiliki visi yang selaras dalam mencapai target pendidikan selama satu periode ke depan.

II. Pelaksanaan Kegiatan

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026

  • Waktu: 08.00 WIB – Selesai

  • Tempat: Aula MIN 1 Pasuruan

  • Agenda: Penyampaian dan Sosialisasi RHK Kepala Madrasah

III. Peserta Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan MIN 1 Pasuruan. Kehadiran seluruh staf menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan madrasah.

IV. Ringkasan Materi & Jalannya Acara Acara dibuka dengan sambutan internal, dilanjutkan dengan paparan utama oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan beberapa poin strategis RHK, antara lain:

  1. Peningkatan Mutu Lulusan: Target pencapaian prestasi siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat kabupaten dan provinsi.

  2. Pengembangan Kompetensi Guru: Rencana pelatihan (bimtek) dan workshop berkala untuk meningkatkan profesionalisme ASN dan guru. (KKGMI)

  3. Sinergi Kelembagaan: Mengajak seluruh guru dan ASN untuk bekerja secara kolaboratif, komunikatif, dan disiplin dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Beliau juga menegaskan bahwa RHK ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas bagi seluruh warga madrasah untuk bekerja secara terukur dan berdampak nyata bagi siswa.

V. Penutup Kegiatan sosialisasi berjalan dengan khidmat dan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab serta komitmen bersama untuk menyukseskan target yang telah ditetapkan. Melalui penyampaian RHK ini, diharapkan MIN 1 Pasuruan semakin solid dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah.

LAPORAN KEGIATAN: PENYAMPAIAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) MIN 1 PASURUAN

1. Pendahuluan

Laporan ini disusun sebagai dokumentasi atas pelaksanaan penyampaian Rencana Hasil Kerja (RHK) oleh Ibu Tuchfatul Aliyah. Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pengelolaan kinerja ASN/Pegawai di lingkungan Kementerian Agama untuk memastikan target kerja selaras dengan tujuan institusi.

2. Detail Pelaksanaan

Narasumber/Penyampai: Ibu Tuchfatul Aliyah

Tempat: MIN 1 Pasuruan

Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026

Waktu: [Isi Waktu, misal: 09.00 WIB – Selesai]

Peserta: Kepala Madrasah, Dewan Guru, dan Staf Administrasi MIN 1 Pasuruan.

3. Poin-Poin Utama Penyampaian

Dalam sesi tersebut, Ibu Tuchfatul Aliyah memaparkan beberapa poin krusial terkait rencana kerja ke depan, di antaranya:

Indikator Kinerja Individu (IKI): Penjelasan mengenai target kuantitas, kualitas, dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas mengajar maupun tugas tambahan.

Kolaborasi Tim: Penekanan pada pentingnya sinergi antar guru dalam penyusunan modul ajar dan evaluasi hasil belajar.


4. Hasil yang Diharapkan

Adanya kesepahaman antara pegawai dan pimpinan mengenai target kerja tahunan.

Tersusunnya dokumen RHK yang terukur dan akuntabel di aplikasi e-Kinerja.

Meningkatnya efektivitas kerja dalam mencapai target akademik madrasah.

5. Penutup

Kegiatan penyampaian RHK berjalan dengan lancar dan interaktif. Diharapkan rencana yang telah dipaparkan dapat diimplementasikan dengan konsistensi tinggi demi kemajuan MIN 1 Pasuruan.

Jemput Berkah Lailatul Qadar, MIN 1 Pasuruan Tebar Kebahagiaan Lewat Berbagi Bingkisan

Gambar dibuat oleh AI

PASURUAN – Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum bagi keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan untuk mempererat tali asih dengan warga sekitar. Pada Kamis (12/03/2026), madrasah ini menggelar aksi sosial bertajuk "Menjemput Lailatul Qadar dengan Berbagi" dengan membagikan ratusan paket bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini melibatkan guru, staf, hingga perwakilan siswa. Aksi ini bertujuan untuk menanamkan karakter empati kepada para peserta didik sekaligus sebagai bentuk syukur atas kehadiran sepuluh hari terakhir Ramadhan, di mana umat Muslim berlomba-lomba mencari keutamaan malam Lailatul Qadar.

Mengetuk Pintu Langit Melalui Kepedulian

Penyaluran bingkisan dilakukan secara tertib. Paket yang berisi bahan pokok dan kebutuhan Lebaran tersebut disambut antusias oleh warga. Selain sebagai bentuk bantuan pangan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pihak madrasah dengan tokoh masyarakat dan warga setempat.

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya spiritual untuk membersihkan harta dan jiwa.

"Kami ingin mengajak seluruh keluarga besar MIN 1 Pasuruan untuk mengetuk pintu langit melalui pintu kepedulian sesama. Di tanggal-tanggal ganjil menuju Lailatul Qadar ini, kami berharap sedikit bingkisan ini bisa membawa kebahagiaan bagi warga sekitar dan menjadi ladang pahala yang melimpah bagi kita semua," ujar beliau saat ditemui di sela-sela pembagian bingkisan.

Edukasi Karakter bagi Siswa

Selain aspek sosial, pihak madrasah menekankan bahwa keterlibatan siswa dalam proses pengemasan hingga distribusi bertujuan untuk membentuk soft skill dan rasa kemanusiaan sejak dini. Dengan melihat langsung kondisi masyarakat, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bersyukur dan dermawan.

Perkuat Spiritualitas ASN, Kemenag Kab. Pasuruan Gelar Kajian Islami Momen Ramadhan 1447 H/ 2026 M


 

PASURUAN, 12 MARET 2026 – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Kajian Islami dalam rangka mengisi momentum bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/03) ini dipusatkan di Aula Al Ikhlas dan diikuti oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kasubag TU, Dr. H. Bakhrul Ulum, S.Ag, M.Si. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai spiritualitas serta mempererat tali silaturahmi antarpegawai di tengah pelaksanaan ibadah puasa tahun 2026.

Hadir sebagai penceramah utama, KH. Dr. Moh. Najib Syafi'i, M.HI, Pengasuh Pondok Modern Nurush Shobah, Bangle, Beji. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tema "Kabar Gembira Bagi Orang-Orang yang Beriman", yang menekankan pada kemuliaan serta janji Allah SWT bagi hamba-Nya yang menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

Kegiatan ini diikuti dengan khidmat oleh segenap jajaran pimpinan, para Kasi dan Penyelenggara, Kepala Satker, Kepala KUA, Penghulu, serta Penyuluh Agama Islam. Melalui kajian ini, diharapkan seluruh aparatur Kemenag Kabupaten Pasuruan dapat mengambil hikmah dan motivasi dalam menjalankan tugas kedinasan sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan.

Agenda ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan akan keberkahan dan kelancaran pelayanan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan