PASURUAN, 7 NOVEMBER 2026 – Kelompok Kerja Madrasah
Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat koordinasi dalam rangka
memperkuat sinergi dan memantapkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga dan
Seni (PORSENI) Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang
berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Gading Kuning, Sukorejo,
Kabupaten Pasuruan, menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, menyamakan
persepsi, serta membangun komitmen bersama demi menyukseskan agenda besar
madrasah tersebut.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya KKMI
Kabupaten Pasuruan dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan PORSENI dapat
dipersiapkan secara matang, terencana, dan terkoordinasi. PORSENI bukan sekadar
ajang perlombaan untuk memperebutkan kejuaraan, melainkan juga wahana pembinaan
bakat, pengembangan potensi, serta penguatan karakter peserta didik madrasah.
Dalam suasana penuh kebersamaan, rapat menjadi ruang
komunikasi dan musyawarah bagi unsur-unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan
kegiatan. Berbagai aspek persiapan menjadi perhatian bersama agar pelaksanaan
PORSENI nantinya dapat berlangsung tertib, lancar, aman, dan memberikan
pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
MEMBANGUN SINERGI DAN KEBERSAMAAN
Semangat kebersamaan menjadi salah satu pesan utama
dalam rapat KKMI Kabupaten Pasuruan tersebut. Keberhasilan PORSENI tingkat
kabupaten membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak. Tidak cukup
hanya mengandalkan panitia pelaksana, tetapi juga memerlukan kontribusi aktif
dari seluruh madrasah, kepala madrasah, guru pendamping, serta pihak-pihak yang
memiliki kepedulian terhadap kemajuan pendidikan madrasah.
Sinergi merupakan kekuatan penting dalam menyukseskan
kegiatan berskala kabupaten. Melalui koordinasi yang baik, setiap unsur dapat
memahami tugas, tanggung jawab, dan perannya masing-masing. Komunikasi yang
terbuka juga akan membantu mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala sehingga
dapat diselesaikan melalui musyawarah.
KKMI Kabupaten Pasuruan memiliki peran strategis
sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antarmadrasah ibtidaiyah. Melalui forum
semacam ini, berbagai gagasan, pengalaman, dan masukan dapat dihimpun untuk
menghasilkan keputusan yang mengutamakan kepentingan bersama.
Kebersamaan tersebut juga menjadi cerminan bahwa
kemajuan madrasah tidak dapat dibangun secara sendiri-sendiri. Seluruh madrasah
merupakan bagian dari keluarga besar pendidikan Islam yang memiliki tujuan
sama, yaitu memberikan layanan pendidikan terbaik serta melahirkan generasi
yang unggul dalam ilmu pengetahuan, keterampilan, dan akhlak.
PORSENI SEBAGAI WADAH PENGEMBANGAN BAKAT SISWA
Pekan Olahraga dan Seni memiliki kedudukan penting
dalam mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Selama ini,
proses pembelajaran di madrasah tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik,
tetapi juga pengembangan kemampuan nonakademik melalui berbagai kegiatan
olahraga dan seni.
Dalam bidang olahraga, siswa mendapatkan kesempatan
untuk mengembangkan kemampuan fisik, kedisiplinan, ketangkasan, kerja sama,
serta sportivitas. Sementara dalam bidang seni, peserta didik dapat mengekspresikan
kreativitas, mengasah kepekaan rasa, meningkatkan rasa percaya diri, dan
menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui PORSENI, setiap madrasah mempunyai kesempatan
untuk menampilkan hasil pembinaan yang selama ini dilaksanakan. Ajang ini
sekaligus menjadi sarana untuk menemukan bibit-bibit unggul yang berpotensi
mewakili Kabupaten Pasuruan pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Namun, keberhasilan PORSENI tidak semata-mata diukur
berdasarkan jumlah medali atau piala yang diperoleh. Keberanian siswa untuk
tampil, kesungguhan dalam berlatih, kemampuan menerima hasil pertandingan, dan
sikap menghormati peserta lain merupakan nilai pendidikan yang jauh lebih
penting.
Karena itu, pembinaan peserta perlu dilakukan secara
berkelanjutan. Guru dan pendamping diharapkan mampu memberikan motivasi,
arahan, serta latihan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa. Dengan
persiapan yang baik, peserta didik dapat mengikuti perlombaan secara maksimal
dan memperoleh pengalaman positif.
PEMATANGAN PERSIAPAN DAN KOORDINASI TEKNIS
Salah satu hal penting dalam penyelenggaraan kegiatan
besar adalah kesiapan teknis. Rapat koordinasi menjadi kesempatan untuk
memastikan setiap kebutuhan pelaksanaan mendapatkan perhatian secara
proporsional.
Aspek kepanitiaan, administrasi peserta, cabang
perlombaan, kesiapan lokasi, sarana prasarana, serta pengaturan jadwal
merupakan bagian yang perlu dikoordinasikan secara cermat. Setiap unsur harus
memiliki pemahaman yang sama agar tidak terjadi tumpang tindih tugas maupun kesalahpahaman
dalam pelaksanaan.
Selain kesiapan teknis, aspek keamanan, kesehatan, dan
kenyamanan peserta juga perlu menjadi prioritas. Mengingat peserta merupakan
siswa usia madrasah ibtidaiyah, penyelenggara harus memastikan bahwa lingkungan
perlombaan aman, ramah anak, dan mendukung tumbuhnya semangat berkompetisi
secara sehat.
Ketelitian dalam persiapan akan memberikan dampak
besar terhadap kelancaran kegiatan. Oleh sebab itu, koordinasi tidak boleh
berhenti pada saat rapat berlangsung, tetapi harus terus dilanjutkan melalui
komunikasi dan evaluasi sesuai perkembangan persiapan.
MENANAMKAN SPORTIVITAS DAN AKHLAKUL KARIMAH
Sebagai lembaga pendidikan Islam, madrasah memiliki
tanggung jawab untuk menjadikan setiap kegiatan sebagai sarana penanaman
nilai-nilai karakter. PORSENI harus menjadi ruang pembelajaran tentang
kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, persaudaraan, dan sikap saling
menghargai.
Semangat kompetisi harus berjalan seiring dengan nilai
akhlakul karimah. Peserta yang memperoleh kemenangan diharapkan tetap rendah
hati, sedangkan peserta yang belum berhasil meraih juara hendaknya tidak
berkecil hati dan terus berusaha meningkatkan kemampuannya.
Guru pendamping juga mempunyai peran penting dalam
memberikan keteladanan. Mereka tidak hanya bertugas mempersiapkan keterampilan
peserta, tetapi juga membimbing siswa agar mampu menjaga sikap dan perilaku
selama mengikuti perlombaan.
Dengan demikian, PORSENI tidak hanya menghasilkan para
juara, tetapi juga membentuk pribadi yang tangguh, sportif, mandiri, dan
memiliki kepedulian terhadap sesama.
MEMBANGUN MADRASAH YANG BERPRESTASI DAN BERKARAKTER
Rapat KKMI Kabupaten Pasuruan di Gading Kuning,
Sukorejo, pada 7 November 2026 diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama
dalam memajukan pendidikan madrasah. PORSENI menjadi salah satu bentuk nyata
perhatian terhadap pengembangan potensi peserta didik secara seimbang, baik
dari aspek intelektual, jasmani, kreativitas, maupun pembentukan karakter.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga
menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarmadrasah. Pertemuan siswa,
guru, dan kepala madrasah dari berbagai wilayah akan membuka ruang interaksi,
memperluas persahabatan, serta memperkuat identitas sebagai bagian dari
keluarga besar MI Kabupaten Pasuruan.
Melalui semangat kolaborasi, setiap madrasah
diharapkan memberikan dukungan terbaik. Tidak perlu menjadikan madrasah lain
sebagai pesaing yang harus dijatuhkan, melainkan sebagai mitra untuk tumbuh dan
berkembang bersama. Prestasi satu madrasah pada hakikatnya menjadi kebanggaan
seluruh keluarga besar madrasah ibtidaiyah.
Pada akhirnya, rapat koordinasi ini menjadi pengingat
bahwa keberhasilan sebuah kegiatan besar lahir dari perencanaan yang matang,
komunikasi yang efektif, dan kerja sama yang kuat. Semangat gotong royong harus
terus dijaga agar seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan PORSENI dapat
berjalan sesuai harapan.
Dengan semangat Perkuat Sinergi, Sukseskan PORSENI
MI Kabupaten Pasuruan, KKMI Kabupaten Pasuruan diharapkan mampu
mengantarkan kegiatan ini menjadi ajang yang berkualitas, meriah, edukatif, dan
bermakna. Dari madrasah akan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam
prestasi olahraga dan seni, tetapi juga memiliki karakter Islami, jiwa sportif,
serta semangat untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten
Pasuruan.