google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri 1447 H, ASN MIN 1 Pasuruan Gelar Silaturahmi

 

Laporan : Silaturrahmi KLIK untuk mengunduh versi word

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Idul Fitri 1447 H merupakan moment suci yang menjadi tonggak pembaharuan spiritual bagi umat Islam. Setelah melewati bulan Ramadhan penuh ibadah, momentum ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kerja yang lebih tinggi. Di lingkungan MIN 1 Pasuruan, pasca libur Idul Fitri seringkali menjadi tantangan untuk mengembalikan fokus dan konsentrasi kerja ASN (Aparatur Sipil Negara). Diperlukan sebuah wadah untuk menyatukan visi dan mempererat hubungan kekeluargaan yang sempat renggang akibat jarak fisik selama masa libur. Oleh karena itu, susunan guru MIN 1 Pasuruan menginisiasi kegiatan silaturahmi sebagai upaya penguatan kinerja.

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam laporan ini adalah:

  1. Bagaimana pelaksanaan kegiatan silaturahmi ASN MIN 1 Pasuruan pada tanggal 25 -26 Maret 2025?
  2. Bagaimana dampak kegiatan silaturahmi terhadap penguatan kinerja pasca Idul Fitri?

1.3 Tujuan Penulisan Penulisan laporan ini bertujuan untuk:

  1. Mendeskripsikan jalannya kegiatan silaturahmi kepada Pengawas, Kepala Madrasah, dan Guru.
  2. Menjelaskan manfaat kegiatan dalam membangun kembali semangat kerja dan soliditas tim.

1.4 Manfaat Penulisan Manfaat dari penulisan laporan ini adalah:

  1. Sebagai dokumen pertanggungjawaban kegiatan.
  2. Sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan serupa di tahun berikutnya.
  3. Sebagai bukti konkret upaya peningkatan kinerja ASN di MIN 1 Pasuruan.

BAB II. LANDASAN TEORI / TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Silaturahmi dalam Islam Silaturahmi berasal dari kata shillah (hubungan) dan rahim (rahmat/keluarga). Secara istilah, silaturahmi adalah usaha menghubungkan kasih sayang antar sesama. Dalam konteks kelembagaan, silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan kekerabatan, tetapi juga hubungan kerja (work relationship).

2.2 Kinerja ASN Pasca Libur Menurut Manajemen Sumber Daya Manusia, efektivitas kerja karyawan pasca libur panjang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial. Teori Group Cohesiveness menyatakan bahwa semakin kuat ikatan emosional antar anggota kelompok, semakin tinggi pula produktivitas kelompok tersebut. Silaturahmi menjadi media untuk meningkatkan kohesivitas tersebut.

BAB III. METODE PENELITIAN / PELAKSANAAN

3.1 Waktu dan Tempat Kegiatan silaturahmi dilaksanakan pada:

  • Hari : Selasa- Rabu
  • Tanggal : 25-26 Maret 2025
  • Tempat : MIN 1 Pasuruan / Rumah Pengawas / Rumah Kamad dan guru

3.2 Peserta Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi:

  1. Pengawas Madrasah Kecamatan Beji.
  2. Kepala MIN 1 Pasuruan.
  3. Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (ASN dan P3K MIN 1 Pasuruan.

3.3 Langkah Kerja / Prosedur Prosedur pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut:

  1. Pembentukan panitia kecil oleh susunan guru.
  2. Penjadwalan dan koordinasi waktu dengan pihak Pengawas dan Kepala Madrasah.
  3. Persiapan konsumsi dan transportasi.
  4. Pelaksanaan silaturahmi secara langsung.
  5. Penutupan dan doa bersama.

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat. Data hasil kegiatan sebagai berikut:

  • Jumlah Peserta Hadir : 45 Orang
  • Suasana : Hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.
  • Output : Terjalinnya komunikasi yang lebih baik antara atasan dan bawahan, serta sirnanya gap komunikasi pasca libur.

4.2 Pembahasan Kegiatan silaturahmi ini terbukti efektif sebagai "penyegaran" mental dan sosial bagi ASN MIN 1 Pasuruan. Pembahasan meliputi:

  1. Penguatan Relasi: Diskusi informal yang terjadi selama acara berhasil mencairkan suasana kaku pasca libur. Hal ini sesuai dengan teori kohesivitas kelompok yang disebutkan di Bab II.
  2. Sinkronisasi Kerja: Momentum ini digunakan Kepala Madrasah dan Pengawas untuk memberikan arahan ringan terkait target semester genap, sehingga guru tidak lagi "kehilangan momentum" saat masuk kerja.
  3. Dampak Psikologis: Rasa saling memaafkan yang menjadi esensi Idul Fitri berhasil diaktualisasikan, sehingga beban kerja emosional berkurang dan siap untuk bekerja dengan hati yang bersih.

BAB V. PENUTUP

5.1 Kesimpulan Kegiatan "Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri 1447 H" yang dilaksanakan pada 25 -26 Maret 2025 telah berhasil mencapai target. Silaturahmi ke Pengawas, Kepala Madrasah, dan sesama guru terbukti mampu membangun kembali energi positif dan soliditas tim kerja MIN 1 Pasuruan.

5.2 Saran Adapun saran untuk kegiatan mendatang adalah:

  1. Waktu pelaksanaan diusahakan lebih pagi agar tidak mengganggu jam mengajar jika dilakukan di hari kerja.
  2. Perlu adanya agenda sharing session yang lebih terstruktur agar masukan dari guru dapat terdokumentasi dengan baik.

C. BAGIAN AKHIR (ENDING)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS.
  2. Modul Pembinaan Kementerian Agama tentang Etos Kerja ASN.

LAMPIRAN

  1. Dokumentasi Foto Kegiatan (Foto bersama Pengawas, Kepala Madrasah, dan Guru).



Perkuat Kinerja Pasca Idulfitri 1447 H, ASN MIN 1 Pasuruan Gelar Silaturahmi

 Rabu, 25 Maret 2026






Kegiatan yang diikuti oleh seluruh jajaran guru dan staf administrasi ini bertujuan untuk menjaga harmonisasi internal serta sinergi dengan instansi pembina. Rombongan memulai agenda dengan mengunjungi kediaman Pengawas Madrasah serta Kepala Madrasah guna memohon doa restu dan bimbingan untuk peningkatan kualitas pendidikan di tahun ajaran berjalan.

Tradisi Berbalut Profesionalisme

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya strategis untuk membangun team building yang solid.

"Idulfitri adalah titik nol. Dengan silaturahmi ini, kita lebur segala khilaf agar komunikasi antar guru dan pimpinan semakin cair, sehingga kinerja pelayanan kepada siswa menjadi lebih optimal," ujarnya di sela-sela kegiatan.

 

Setelah mengunjungi para pimpinan, agenda dilanjutkan dengan anjangsana ke rumah-rumah guru senior dan sejawat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak menyelimuti setiap pertemuan, memperkuat rasa memiliki antar sesama pendidik.

Momen Takziyah: Wujud Kepedulian Sesama

Tak hanya bersukacita merayakan lebaran, keluarga besar MIN 1 Pasuruan juga menunjukkan sisi humanisnya dengan melaksanakan takziyah ke rumah Ibu Maslahah. Kehadiran rombongan ini merupakan bentuk dukungan moral dan empati mendalam atas duka yang sedang dialami oleh salah satu bagian dari keluarga besar madrasah tersebut.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, berharap agar momentum Syawal ini membawa keberkahan bagi kemajuan madrasah dan seluruh civitas akademika di dalamnya.

Wujudkan Semangat Kota Santri, Kankemenag Kab. Pasuruan Gelar Rakor Penguatan Zona Integritas



PASURUAN – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) pada Selasa (17/03/2026). Bertempat di Aula Kankemenag, kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 17.45 WIB ini menjadi tonggak krusial dalam upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Komitmen Kolektif Lintas Sektoral

Acara dibuka oleh Kasubbag Tata Usaha, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para pemangku kepentingan, mulai dari para Kasi, Penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA, hingga Penyuluh dan Pengawas Madrasah.

"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian adalah bukti nyata komitmen kolektif kita. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkokoh fondasi pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kankemenag Kabupaten Pasuruan," tegas Kasubbag TU.

Integritas Sebagai Napas Kota Santri

Hadir sebagai pemateri utama, Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Pasuruan memaparkan strategi komprehensif terkait penguatan ZI. Beliau menekankan bahwa identitas Pasuruan sebagai "Kota Santri" harus menjadi pendorong utama dalam perubahan budaya kerja.

"Santri identik dengan karakter jujur. Kejujuran adalah modal fundamental untuk mencapai Zona Integritas. Sebagai lembaga yang berada di wilayah Kota Santri, sudah sepatutnya kita memiliki semangat yang lebih kuat untuk segera mewujudkan predikat WBK," jelas Plt. Kepala Kankemenag.

Optimisme di Tengah Kompleksitas

Lebih lanjut, Plt. Kepala Kankemenag mengakui bahwa Kementerian Agama memiliki variabel tugas dan fungsi yang jauh lebih banyak dan kompleks dibandingkan kementerian lainnya. Namun, hal tersebut tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebuah kekuatan.

Variabel Luas: Mencakup layanan pendidikan, keagamaan, hingga urusan administratif publik.

Kekuatan Institusi: Memiliki akar nilai moral yang kuat sebagai lembaga negara yang mengurusi urusan agama.

Dengan sinergi yang solid antar lini, Kankemenag Kabupaten Pasuruan optimis dapat melampaui target-target pembangunan ZI dan memberikan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Perkuat Sinergi, Kasi Pendma Kemenag Pasuruan Gelar Monev Komite di MIN 1 Pasuruan

 

PASURUAN – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menerima kunjungan penting dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) peran Komite Madrasah oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan pada Senin, 16 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan MIN 1 Pasuruan, pengurus Komite Madrasah, serta perwakilan paguyuban orang tua murid. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan tata kelola administrasi komite berjalan sesuai regulasi dan memperkuat kontribusi masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan.

Optimalisasi Peran Komite

Dalam arahannya, Kasi Pendma menekankan bahwa Komite Madrasah memiliki peran strategis sebagai mitra madrasah dalam memberikan pertimbangan, dukungan, serta pengawasan. Beliau mengapresiasi sinergi yang telah terjalin baik di MIN 1 Pasuruan, terutama dalam mendukung program-program inovasi madrasah.

"Komite adalah jembatan antara madrasah dan wali murid. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana komite harus selalu dijaga agar kepercayaan masyarakat tetap kuat," ujar Kasi Pendma di hadapan para peserta.

Pesan Kewaspadaan Terhadap Kunjungan Luar

Selain membahas evaluasi rutin, Kasi Pendma juga memberikan instruksi khusus terkait keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan. Beliau mengimbau pihak madrasah dan komite untuk tetap waspada dan selektif terhadap kunjungan pihak luar, termasuk oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang datang tanpa tujuan yang jelas.

Pihak madrasah diminta untuk selalu mengedepankan prosedur operasional standar (SOP) dalam menerima tamu, seperti:

  1. Meminta identitas resmi dan surat tugas yang sah.

  2. Mencatat maksud dan tujuan kunjungan secara mendetail.

  3. Tetap bersikap santun namun tegas dalam melindungi privasi serta kondusivitas kegiatan belajar mengajar.

Komitmen MIN 1 Pasuruan

Kepala MIN 1 Pasuruan menyambut baik arahan tersebut dan berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan Kantor Kemenag Pasuruan. "Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dari Kasi Pendma. Arahan mengenai kewaspadaan terhadap pihak luar akan menjadi perhatian serius kami demi kenyamanan seluruh warga madrasah," tuturnya.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pemeriksaan dokumen administrasi komite sebagai bagian dari proses evaluasi menyeluruh. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan MIN 1 Pasuruan semakin solid dalam menjalankan manajemen berbasis madrasah yang akuntabel dan aman.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PONDOK RAMADHAN MIN 1 PASURUAN TAHUN 1447 H / 2026 M

 






I. Pendahuluan

Kegiatan Pondok Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan di MIN 1 Pasuruan yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman agama Islam, membentuk karakter religius, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya menjalankan ibadah puasa secara seremonial, tetapi juga memahami esensi dan nilai-nilai di dalamnya.

II. Waktu dan Tempat

  • Hari/Tanggal: Rabu s.d. Jumat (3 Hari)

  • Waktu: 08.00 WIB – Selesai (Khusus hari terakhir hingga malam)

  • Tempat: Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan

III. Peserta

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MIN 1 Pasuruan yang terbagi menjadi dua kelompok besar:

  1. Kelas Bawah (Kelas 1-3): Fokus pada materi dasar ibadah dan kisah islami.

  2. Kelas Atas (Kelas 4-6): Fokus pada fiqih puasa, tadarus Al-Qur'an, dan pendalaman akhlak.

  3. Untuk kelas 6 hanya mengikuti pada hari Jumat saja, karen bersamaan deng gladi TKA


IV. Rangkaian Kegiatan

Berikut adalah ringkasan agenda selama tiga hari pelaksanaan:

HariPesertaAgenda Utama
Rabu (Hari ke-1)Kelas 1 - 6Pembukaan, Sholat Dhuha berjamaah, materi Keutamaan Ramadhan, dan hafalan surat pendek.
Kamis (Hari ke-2)Kelas 1 - 6Tadarus bersama, materi Fiqih Ibadah (Thaharah & Sholat), serta lomba mewarnai/kaligrafi islami.
Jumat (Hari ke-3)Kelas 1 - 6Materi Zakat & Infaq, penutupan umum untuk kelas 1-5, dan persiapan Mabit singkat untuk kelas 6.
Sore Hataman Al Quran

V. Penutupan dan Puncak Acara

Pada hari terakhir (Jumat), rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda khusus bagi siswa kelas 6. Setelah seluruh siswa kelas 1-5 dipulangkan, siswa kelas 6 tetap berada di madrasah untuk mengikuti sesi refleksi dan buka puasa bersama.

Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan Sholat Tarawih berjamaah yang dilaksanakan di Musholla/Aula MIN 1 Pasuruan. Sholat Tarawih ini diimami langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan. Kehadiran Kepala Madrasah sebagai imam memberikan kesan mendalam dan motivasi spiritual bagi para siswa kelas 6 yang sebentar lagi akan lulus dari madrasah.

VI. Penutup

Secara keseluruhan, pelaksanaan Pondok Ramadhan selama tiga hari di MIN 1 Pasuruan berjalan dengan khidmat dan lancar. Antusiasme siswa terlihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam setiap sesi materi. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan perubahan positif bagi seluruh civitas akademika MIN 1 Pasuruan.



LAPORAN KEGIATAN Penyampaian Rencana Hasil Kerja (RHK) Kepala MIN 1 Pasuruan Tahun 2026

 

I. Pendahuluan Dalam rangka meningkatkan transparansi kinerja dan sinkronisasi target program kerja lembaga, Kepala MIN 1 Pasuruan menyelenggarakan sosialisasi Rencana Hasil Kerja (RHK). Kegiatan ini bertujuan agar seluruh elemen pendidik dan tenaga kependidikan memiliki visi yang selaras dalam mencapai target pendidikan selama satu periode ke depan.

II. Pelaksanaan Kegiatan

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026

  • Waktu: 08.00 WIB – Selesai

  • Tempat: Aula MIN 1 Pasuruan

  • Agenda: Penyampaian dan Sosialisasi RHK Kepala Madrasah

III. Peserta Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan MIN 1 Pasuruan. Kehadiran seluruh staf menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan madrasah.

IV. Ringkasan Materi & Jalannya Acara Acara dibuka dengan sambutan internal, dilanjutkan dengan paparan utama oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan beberapa poin strategis RHK, antara lain:

  1. Peningkatan Mutu Lulusan: Target pencapaian prestasi siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat kabupaten dan provinsi.

  2. Pengembangan Kompetensi Guru: Rencana pelatihan (bimtek) dan workshop berkala untuk meningkatkan profesionalisme ASN dan guru. (KKGMI)

  3. Sinergi Kelembagaan: Mengajak seluruh guru dan ASN untuk bekerja secara kolaboratif, komunikatif, dan disiplin dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Beliau juga menegaskan bahwa RHK ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas bagi seluruh warga madrasah untuk bekerja secara terukur dan berdampak nyata bagi siswa.

V. Penutup Kegiatan sosialisasi berjalan dengan khidmat dan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab serta komitmen bersama untuk menyukseskan target yang telah ditetapkan. Melalui penyampaian RHK ini, diharapkan MIN 1 Pasuruan semakin solid dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah.

LAPORAN KEGIATAN: PENYAMPAIAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) MIN 1 PASURUAN

1. Pendahuluan

Laporan ini disusun sebagai dokumentasi atas pelaksanaan penyampaian Rencana Hasil Kerja (RHK) oleh Ibu Tuchfatul Aliyah. Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pengelolaan kinerja ASN/Pegawai di lingkungan Kementerian Agama untuk memastikan target kerja selaras dengan tujuan institusi.

2. Detail Pelaksanaan

Narasumber/Penyampai: Ibu Tuchfatul Aliyah

Tempat: MIN 1 Pasuruan

Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Maret 2026

Waktu: [Isi Waktu, misal: 09.00 WIB – Selesai]

Peserta: Kepala Madrasah, Dewan Guru, dan Staf Administrasi MIN 1 Pasuruan.

3. Poin-Poin Utama Penyampaian

Dalam sesi tersebut, Ibu Tuchfatul Aliyah memaparkan beberapa poin krusial terkait rencana kerja ke depan, di antaranya:

Indikator Kinerja Individu (IKI): Penjelasan mengenai target kuantitas, kualitas, dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas mengajar maupun tugas tambahan.

Kolaborasi Tim: Penekanan pada pentingnya sinergi antar guru dalam penyusunan modul ajar dan evaluasi hasil belajar.


4. Hasil yang Diharapkan

Adanya kesepahaman antara pegawai dan pimpinan mengenai target kerja tahunan.

Tersusunnya dokumen RHK yang terukur dan akuntabel di aplikasi e-Kinerja.

Meningkatnya efektivitas kerja dalam mencapai target akademik madrasah.

5. Penutup

Kegiatan penyampaian RHK berjalan dengan lancar dan interaktif. Diharapkan rencana yang telah dipaparkan dapat diimplementasikan dengan konsistensi tinggi demi kemajuan MIN 1 Pasuruan.

Jemput Berkah Lailatul Qadar, MIN 1 Pasuruan Tebar Kebahagiaan Lewat Berbagi Bingkisan

Gambar dibuat oleh AI

PASURUAN – Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum bagi keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan untuk mempererat tali asih dengan warga sekitar. Pada Kamis (12/03/2026), madrasah ini menggelar aksi sosial bertajuk "Menjemput Lailatul Qadar dengan Berbagi" dengan membagikan ratusan paket bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini melibatkan guru, staf, hingga perwakilan siswa. Aksi ini bertujuan untuk menanamkan karakter empati kepada para peserta didik sekaligus sebagai bentuk syukur atas kehadiran sepuluh hari terakhir Ramadhan, di mana umat Muslim berlomba-lomba mencari keutamaan malam Lailatul Qadar.

Mengetuk Pintu Langit Melalui Kepedulian

Penyaluran bingkisan dilakukan secara tertib. Paket yang berisi bahan pokok dan kebutuhan Lebaran tersebut disambut antusias oleh warga. Selain sebagai bentuk bantuan pangan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pihak madrasah dengan tokoh masyarakat dan warga setempat.

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya spiritual untuk membersihkan harta dan jiwa.

"Kami ingin mengajak seluruh keluarga besar MIN 1 Pasuruan untuk mengetuk pintu langit melalui pintu kepedulian sesama. Di tanggal-tanggal ganjil menuju Lailatul Qadar ini, kami berharap sedikit bingkisan ini bisa membawa kebahagiaan bagi warga sekitar dan menjadi ladang pahala yang melimpah bagi kita semua," ujar beliau saat ditemui di sela-sela pembagian bingkisan.

Edukasi Karakter bagi Siswa

Selain aspek sosial, pihak madrasah menekankan bahwa keterlibatan siswa dalam proses pengemasan hingga distribusi bertujuan untuk membentuk soft skill dan rasa kemanusiaan sejak dini. Dengan melihat langsung kondisi masyarakat, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bersyukur dan dermawan.

Perkuat Spiritualitas ASN, Kemenag Kab. Pasuruan Gelar Kajian Islami Momen Ramadhan 1447 H/ 2026 M


 

PASURUAN, 12 MARET 2026 – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Kajian Islami dalam rangka mengisi momentum bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/03) ini dipusatkan di Aula Al Ikhlas dan diikuti oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kasubag TU, Dr. H. Bakhrul Ulum, S.Ag, M.Si. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai spiritualitas serta mempererat tali silaturahmi antarpegawai di tengah pelaksanaan ibadah puasa tahun 2026.

Hadir sebagai penceramah utama, KH. Dr. Moh. Najib Syafi'i, M.HI, Pengasuh Pondok Modern Nurush Shobah, Bangle, Beji. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tema "Kabar Gembira Bagi Orang-Orang yang Beriman", yang menekankan pada kemuliaan serta janji Allah SWT bagi hamba-Nya yang menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

Kegiatan ini diikuti dengan khidmat oleh segenap jajaran pimpinan, para Kasi dan Penyelenggara, Kepala Satker, Kepala KUA, Penghulu, serta Penyuluh Agama Islam. Melalui kajian ini, diharapkan seluruh aparatur Kemenag Kabupaten Pasuruan dapat mengambil hikmah dan motivasi dalam menjalankan tugas kedinasan sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan.

Agenda ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan akan keberkahan dan kelancaran pelayanan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan

SIMULASI TKA DI BULAN RAMADHAN

KEGIATAN SIMULASI TKA

Optimalkan Kesiapan Siswa, MIN 1 Pasuruan dalam Simulasi TKA Tahun 2026

Beji– Dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi evaluasi akademik, MIN 1 Pasuruan sukses menyelenggarakan simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang berlangsung selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis, 11-12 Maret 2026. Bersamaan dengan kegiatan pondok Ramadhan di MIN 1Pasuruan.

​Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Madrasah, Bpk. Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.I. Beliau menekankan pentingnya kesiapan mental dan teknis bagi seluruh siswa agar dapat meraih hasil maksimal pada pelaksanaan tes yang sesungguhnya.

​Penanggung jawab sekaligus Penjamin Mutu,  Bpk. Abd Muid, S.A.g, M.Pd., menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan secara maksimal. "Seluruh fasilitas dan perlengkapan TKA dipastikan telah siap dan steril sejak H-1 pelaksanaan," ujarnya.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Ibu Eka Marginingsih  bertanggung jawab penuh memastikan kesiapan infrastruktur digital. Meski pada hari pertama sesi 1 sempat terjadi kendala server dari pusat, tim teknis berhasil menangani situasi sehingga sesi berikutnya berjalan dengan lancar dan kondusif.

​Kegiatan simulasi ini dibagi ke dalam 4 sesi yang bertempat di dua ruang kelas 1A dan 1B dengan sistem pengerjaan soal acak melalui aplikasi untuk menjamin objektivitas dan kejujuran siswa.

LAPORAN PELAKSANAAN SIMULASI TKA

1. Informasi Umum

  • Nama Kegiatan: Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA)
  • Waktu: Rabu – Kamis, 11 – 12 Maret 2026
  • Tempat: Gedung Selatan kelas 1A dan 1 B  (Ruang 01 dan Ruang 02)
  • Metode: Computer Based Test 

2. Struktur Pelaksana

  • Pembina: Bpk. Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.I. (Kepala Madrasah)
  • Penanggung Jawab: Bpk. Abd Muid, S.A.g, M.Pd.
  • Ketua Panitia: Ibu Eka Marginingsih
  • Sekretaris 1: Ibu Maufuza
  • Sekretaris 2: Ibu Ucik Nurul Maulida
  • Teknisi        : Bpk Muhammad Anas
  • Proktor       : Ibu Novi dan bpk Farid

3. Teknis Pelaksanaan

Ujian dibagi menjadi 4 sesi per hari yang tersebar di 2 ruangan. Di mulai sasi 1 pukul 07.30 sampai berakhir pada pukul 15.30. Pengaturan urutan soal dilakukan secara otomatis oleh sistem aplikasi untuk meminimalisir kecurangan.

4. Catatan Peristiwa

  • H-1: Sterilisasi ruangan dan pengecekan perangkat (Laptop & Server).
  • Hari Pertama (Sesi 1): Terdeteksi kendala server error dari pusat. Namun, berkat koordinasi cepat panitia dan proktor, kendala dapat teratasi.
  • Sesi 2 - Selesai tanpa kendala: Seluruh rangkaian ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.

5. Manfaat Simulasi TKA

Kegiatan ini dilakukan bukan tanpa alasan. Berikut adalah manfaat utama bagi siswa dan madrasah:

  • Adaptasi Sistem: Membiasakan siswa dengan antarmuka aplikasi ujian dan sistem acak soal agar tidak gugup saat hari H.
  • Uji Coba Infrastruktur: Memastikan kekuatan server, kestabilan jaringan internet, dan kelayakan laptop yang digunakan.
  • Manajemen Waktu: Melatih siswa untuk mengelola waktu pengerjaan soal secara efektif.
  • Pemetaan Kemampuan: Memberikan gambaran awal mengenai sejauh mana penguasaan materi akademik siswa.
  • Evaluasi Teknis: Mengidentifikasi potensi kendala (seperti server error) sejak dini agar ada langkah antisipasi di ujian utama.

Penutup

Simulasi TKA ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi kesuksesan akademik siswa MIN 1 Pasuruan di masa mendatang. Fz

Berikut dokumentasi 






Berikut dokumentasi hari kedua 













Perkuat Sinergi, MIN 1 Pasuruan Gelar Koordinasi Pemantapan Program Bersama Komite


PASURUAN – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan, MIN 1 Pasuruan menggelar rapat koordinasi bersama pengurus Komite Madrasah pada Rabu, 11 Maret 2026. Pertemuan ini mengusung tema besar: "Menjalin Kebersamaan dalam Membangun Madrasah yang Lebih Baik."

Apresiasi Terhadap Dukungan dan Kritik Membangun

Kepala MIN 1 Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada jajaran pengurus Komite. Menurutnya, peran Komite selama ini sangat vital bagi kemajuan madrasah.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pengurus Komite yang selalu mendukung dan memberikan masukan, bahkan kritikan yang tajam. Hal ini sangat membantu kami dalam mengawal pelaksanaan program madrasah, khususnya untuk menyongsong tantangan di tahun 2026 ini," ujar Kepala Madrasah.

  • Pentingnya Komunikasi dan Sinergitas

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Madrasah, Kyai Khoironi Ahmad, menekankan bahwa keberhasilan sebuah program tidak lepas dari pola komunikasi yang sehat antara pihak sekolah dan orang tua.

Sebagai wadah aspirasi, Kyai Khoironi mengingatkan bahwa Komite adalah perpanjangan tangan dari wali murid. Beliau menggarisbawahi beberapa poin penting:

  • Koordinasi Intensif: Menjadi kunci utama suksesnya program rutin maupun pengembangan.

Sinergi Berkelanjutan: Menyelaraskan program madrasah dengan harapan dan kepercayaan yang diberikan wali murid.

  • Peningkatan Pelayanan: Menitikberatkan pada pelayanan siswa yang berada di jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi utama menuntut ilmu.

Diskusi Konstruktif untuk Masa Depan Siswa

Kegiatan yang merupakan agenda rutin ini juga diisi dengan diskusi singkat yang hangat. Pengurus Komite berharap MIN 1 Pasuruan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para siswa. Mengingat siswa madrasah ibtidaiah berada pada fase emas pendidikan, perhatian terhadap kebutuhan dasar belajar mereka menjadi prioritas utama.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh program yang telah direncanakan untuk tahun 2026 dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi prestasi siswa MIN 1 Pasuruan.