PASURUAN – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan terus berkomitmen meningkatkan mutu dan prestasi peserta didiknya. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan menyelenggarakan seleksi Olimpiade MIPA dan Agama Islam Pasuruan (OMIPAS) tingkat lembaga.
Ajang seleksi internal ini diikuti oleh 25 peserta didik terbaik yang bersaing ketat pada mata pelajaran Agama Islam dan Bahasa Arab. Kompetisi ini digelar untuk menyaring bibit-bibit unggul yang nantinya akan mewakili madrasah di tingkat yang lebih tinggi.
Sinergi Dua 'Mpu' Pendidikan Islam
Kesuksesan jalannya seleksi ini tidak lepas dari tangan dingin tim koordinator Pendidikan Islam, yakni Ibu Hanik Istiqomah dan Ibu Nur Cholisotin.
Bagaikan sosok Mpu Sombro—sang empu perempuan legendaris yang dikenal memiliki kekuatan, ketelitian, dan keahlian luar biasa dalam menempa mahakarya—kedua pendidik ini dengan penuh dedikasi menempa mental dan kemampuan para siswa. Di bawah bimbingan mereka yang visioner dan penuh kesabaran, para peserta seleksi mampu mengerahkan kemampuan terbaik mereka.
"Kami ingin memastikan bahwa siswa-siswi yang terpilih nanti tidak hanya menguasai materi secara akademis, tetapi juga memiliki mental juara dan spiritual yang kokoh," ujar salah satu pihak panitia seleksi.
Menuju Prestasi yang Lebih Tinggi
Dengan adanya seleksi ketat di tingkat lembaga ini, MIN 1 Pasuruan optimistis dapat melahirkan delegasi yang tangguh. Sebanyak 25 peserta yang telah berkompetisi hari ini merupakan bukti nyata bahwa madrasah terus menjadi wadah subur bagi tumbuhnya generasi yang mahir dalam ilmu agama sekaligus cakap berbahasa Arab.
Hasil dari seleksi ini akan segera diumumkan, dan para juara terpilih akan langsung masuk ke dalam program pembinaan intensif bersama tim koordinator untuk bersiap mengharumkan nama MIN 1 Pasuruan.
















