PASURUAN – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan serta dalam rangka mematangkan persiapan akhir Tahun Ajaran 2025–2026, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan rapat koordinasi rutin pada Rabu, 4 Februari 2026. Pertemuan ini dipusatkan di Aula MIN 1 Pasuruan dengan dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota KKMI se-Kabupaten.
Optimalisasi Manajemen Waktu
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, M.Pd. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran para peserta rapat. Ia menekankan bahwa sinergi antar madrasah sangat krusial, terutama dalam menyelaraskan program kerja di tengah padatnya agenda menjelang akhir tahun ajaran.
"Penyelarasan program dan manajemen waktu adalah kunci agar seluruh agenda madrasah dapat berjalan efektif dan terukur, dengan tetap mengutamakan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik," ujar Abdul Qodir.
Agenda Strategis: Dari Porseni hingga Ujian Tahfidz
Dalam sesi utama, Hariyono, M.Pd. memaparkan beberapa poin strategis yang menjadi fokus pengembangan madrasah ke depan, di antaranya:
Persiapan Porseni MI 2027: Terdapat terobosan baru dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat MI tahun 2027 mendatang. Panitia resmi menambahkan dua cabang lomba baru, yakni Futsal Putra dan Renang, untuk mewadahi minat dan bakat siswa di bidang olahraga.
Penguatan PKB: Menindaklanjuti arahan Ketua Tim (Katim) Guru Kanwil Kemenag Jawa Timur, kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru akan semakin ditekankan guna meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.
Program Tahfidz Al-Qur'an: Salah satu agenda terdekat adalah pelaksanaan Ujian Tahfidz yang dijadwalkan pada 11 Februari 2026 berlokasi di Masjid Che Ghoo, Pandaan. Menariknya, serangkaian seremoni wisuda tahfidz telah mulai dikoordinasikan sejak hari ini untuk memastikan apresiasi terbaik bagi para penghafal Al-Qur'an.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi seluruh Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Pasuruan dalam menjaga ritme kegiatan akademik dan non-akademik agar tetap produktif, meskipun memasuki periode bulan Ramadhan yang biasanya diiringi dengan penyesuaian jadwal.

.jpeg)














