google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

Kajian Ramadhan 1447 H di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Pasuruan

 


Pasuruan – Dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H, Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Kajian Ramadhan yang bertempat di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh ASN dan P3K di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan dengan penuh khidmat dan antusias.

Plt. Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, namun juga sebagai momentum peningkatan kualitas diri dan profesionalitas kerja.

“Puasa Ramadhan harus menjadi semangat baru bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang prima kepada umat. Ramadhan adalah madrasah ruhani yang membentuk integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” beliau menegaskan.

Hadir sebagai pembicara, KH. Muhibbul Amam dari Besuk menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati para peserta. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa salah satu nikmat terbesar yang Allah SWT berikan kepada umat Islam adalah kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadhan.

“Bertemunya kita dengan Ramadhan adalah nikmat luar biasa. Tidak semua orang diberi umur panjang untuk merasakannya kembali. Maka sudah sepantasnya kita mensyukuri dengan memperbanyak ibadah dan menjaga diri dari perbuatan dosa,” tutur beliau.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga pandangan dan kehormatan diri. Bahkan dosa yang dianggap kecil seperti melihat aurat yang bukan mahramnya memiliki konsekuensi besar di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam sangat mengharapkan rahmat dan maghfiroh Allah SWT selama bulan yang penuh ampunan ini.

Kajian Ramadhan 1447 H ini diharapkan menjadi penguat spiritual bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan agar semakin profesional, berintegritas, dan istiqamah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Semoga Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas ibadah serta pengabdian kepada umat. 

Pembinaan Kepala Madrasah Kepada ASN-P3K Guru dan Pegawai MIN 1 Pasuruan

 


LAPORAN KEGIATAN
Pembinaan ASN dan P3K

MIN 1 Pasuruan

Tanggal: 19 Februari 2026


A. Latar Belakang

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), Kepala Madrasah MIN 1 Pasuruan mengadakan kegiatan pembinaan pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, serta meneguhkan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan tenaga kependidikan.


B. Dasar Kegiatan

  1. Program kerja Kepala Madrasah Tahun 2026

  2. Peningkatan mutu layanan pendidikan dan tata kelola madrasah

  3. Penguatan disiplin dan etos kerja ASN dan P3K


C. Tujuan Kegiatan

  1. Meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab ASN dan P3K.

  2. Menguatkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.

  3. Membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.

  4. Mempererat kebersamaan serta koordinasi antar tenaga pendidik dan kependidikan.


D. Waktu dan Tempat

  • Hari/Tanggal : Kamis, 19 Februari 2026

  • Tempat : Ruang Keapala MIN 1 Pasruan

  • Peserta :  ASN dan P3K MIN 1 Pasuruan


E. Materi Pembinaan

Dalam arahannya, Kepala Madrasah, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan beberapa poin penting, antara lain:

  1. Pentingnya integritas dan loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab.

  2. Disiplin waktu dan administrasi pembelajaran.

  3. Optimalisasi pelayanan terhadap siswa dan wali murid.

  4. Persiapan program madrasah menjelang agenda semester genap dan evaluasi kinerja.

Beliau menegaskan bahwa ASN dan P3K harus menjadi teladan dalam sikap, kinerja, serta etika profesional di lingkungan madrasah.


F. Hasil Kegiatan

Kegiatan pembinaan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Seluruh peserta menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kerja demi kemajuan madrasah.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta lingkungan kerja yang harmonis, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.


G. Penutup

Demikian laporan kegiatan pembinaan ASN dan P3K ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi kegiatan. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi kemajuan MIN 1 Pasuruan.

Pasuruan, 19 Februari 2026

Kepala Madrasah

Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.

MIN 1 Pasuruan Wujudkan Romadlon 1447 H Penuh Ibadah






Di awal bulan suci Ramadan 1447 H, keluarga besar MIN 1 Pasuruan mengawali kegiatan dengan nuansa religius dan penuh kekhusyukan. Sejak pagi hari, para guru dan tenaga kependidikan melaksanakan salat duha berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an.

Kegiatan ini menjadi tradisi positif yang terus dijaga setiap memasuki bulan yang penuh berkah. Dalam pelaksanaannya, setiap guru mendapatkan bagian membaca Al-Qur’an per juz, sehingga khataman dapat dilakukan secara bersama-sama dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat spiritualitas seluruh pendidik di bulan yang mulia.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Kami ingin memulai hari-hari di bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, agar semangat tersebut juga menular kepada para peserta didik,” tuturnya.

Suasana khidmat terasa saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi teladan nyata bagi siswa bahwa para guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga mencontohkan praktik ibadah secara langsung.

Dengan diawalinya Ramadan 1447 H melalui salat duha dan tadarus per juz oleh para guru, MIN 1 Pasuruan berharap keberkahan senantiasa menyertai seluruh civitas madrasah serta menjadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna dan penuh keberkahan.

Wujudkan Masjid Ramah dan Profesional, MIN 1 Pasuruan Ikuti Kick Off GEBER Masjid Secara Virtual

 

PASURUAN – Civitas akademika Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan turut ambil bagian dalam momentum transformasi manajemen kemasjidan di Indonesia. Pada hari ini, perwakilan pimpinan dan staf MIN 1 Pasuruan mengikuti acara Kick Off Gerakan Bersih-Bersih (GEBER) Masjid yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama RI secara daring.

Transformasi Manajemen Masjid

Kegiatan yang disiarkan langsung melalui platform Zoom dan YouTube resmi Kemenag RI ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola masjid di seluruh Indonesia agar lebih profesional, transparan, dan ramah terhadap jamaah, termasuk lingkungan institusi pendidikan.

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa keikutsertaan madrasah dalam agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan fasilitas ibadah di lingkungan madrasah dikelola dengan standar terbaik.

"Masjid atau mushalla di madrasah bukan hanya tempat ibadah, tapi pusat pembentukan karakter siswa. Melalui semangat GEBER Masjid, kita ingin mewujudkan rumah ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah," ujarnya.

Langkah Tindak Lanjut

Pasca mengikuti Kick Off ini, MIN 1 Pasuruan berencana melakukan evaluasi internal terhadap pengelolaan ruang ibadah di lingkungan sekolah. Hal ini mencakup peningkatan sarana prasarana serta pelibatan siswa dalam kegiatan kerja bakti rutin sebagai bagian dari edukasi karakter peduli lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan, MIN 1 Pasuruan siap mendukung penuh program Kemenag RI dalam menjadikan masjid sebagai pilar peradaban yang modern dan sejuk bagi bangsa.


Manfaat Berkumpul dengan Orang-Orang Baik bagi Kehidupan dan Perkembangan Diri

 

Pasuruan – Dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan pergaulan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter dan masa depan seseorang. Berkumpul dengan orang-orang baik bukan hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga membawa banyak manfaat positif bagi perkembangan diri, baik secara moral, spiritual, maupun sosial.

Dalam ajaran Islam, pentingnya memilih teman yang baik telah ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad. Beliau mengibaratkan teman yang baik seperti penjual minyak wangi, yang meskipun kita tidak membeli, tetap akan mendapatkan harum dan kebaikannya. Sebaliknya, teman yang buruk diibaratkan seperti pandai besi yang bisa terkena percikan api atau bau asapnya.

Secara psikologis, berada di lingkungan yang positif dapat meningkatkan semangat belajar, memperbaiki pola pikir, serta membangun kebiasaan yang baik. Seseorang yang bergaul dengan teman-teman yang rajin, jujur, dan bertanggung jawab cenderung terdorong untuk melakukan hal-hal yang sama. Lingkungan yang baik juga membantu seseorang untuk saling mengingatkan dalam kebaikan serta menjauhi perilaku yang merugikan.

Selain itu, pergaulan yang sehat menciptakan rasa aman dan saling percaya. Diskusi yang membangun, dukungan saat menghadapi kesulitan, serta motivasi untuk terus berkembang menjadi nilai tambah yang sangat berarti dalam perjalanan hidup seseorang.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, memilih teman dan lingkungan yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan. Dengan berkumpul bersama orang-orang yang berakhlak mulia, berpikiran positif, dan memiliki tujuan hidup yang jelas, seseorang akan lebih mudah meraih cita-cita serta menjaga integritas diri.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita lebih selektif dalam memilih pergaulan. Karena pada akhirnya, lingkungan yang baik bukan hanya membentuk kebiasaan, tetapi juga menentukan arah masa depan.

MIN 1 Pasuruan Gelar Rapat Wali Murid Kelas 6, Matangkan Persiapan Ujian dan Akhir Tahun Pendidikan

 

PASURUAN (14 Februari 2026) – Menjelang berakhirnya tahun pelajaran, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menggelar rapat koordinasi bersama wali murid kelas 6 pada Sabtu (14/02). Pertemuan ini difokuskan pada pemantapan persiapan menghadapi ujian madrasah serta rangkaian kegiatan akhir tahun pendidikan.

Acara yang berlangsung di  madrasah ini dihadiri oleh jajaran penting institusi, di antaranya Penjamin Mutu Pendidikan, Kepala Madrasah, bapak Abdul Qodir,S.Pd.I.,M.Pd., Wakil Kepala Bidang Humas Bapak Miftahul Jinan,S.Ag. dan seluruh Wali Kelas 6, serta orang tua/wali murid kelas 6.

Kepala MIN 1 Pasuruan dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua. “Kesuksesan siswa dalam menghadapi ujian bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan moral dan pendampingan belajar yang intensif dari orang tua di rumah, semoga kerja Jenengan sedoyo dados amal ingkang sae”  dalam pemaparan beliau

Senada dengan hal tersebut, Penjamin Mutu Pendidikan bapak Abdul Mu'id,S.Ag.,M.Pd.I. memaparkan strategi pencapaian target akademik agar seluruh lulusan tahun ini memiliki standar kompetensi yang unggul. Sementara itu, Waka Humasy menjelaskan teknis pelaksanaan rangkaian kegiatan akhir tahun, termasuk prosesi perpisahan dan kelengkapan administrasi kelulusan.

Rapat ini juga menjadi ruang diskusi interaktif bagi wali murid untuk menyampaikan aspirasi dan pertanyaan terkait pembentukan panitia. Melalui pertemuan ini, diharapkan para siswa kelas 6 MIN 1 Pasuruan dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan meraih hasil yang membanggakan. Serta kegiatan akhir tahun berjalan lancar.

Kegiatan ditutup dengan koordinasi teknis antara wali kelas (walas) dan wali murid masing-masing kelas untuk memastikan komunikasi berjalan lancar hingga hari kelulusan tiba.

EKSPLORASI TKA MELALUI KEGIATAN TRYOUT

 

PASURUAN – Dalam upaya mematangkan kesiapan akademik murid menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya, MIN 1 Pasuruan sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA). Program ini dirancang secara intensif guna membekali siswa dengan kemampuan analisis soal yang mumpuni.

Dukungan Penuh Kepala Madrasah

​Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif eksplorasi soal-soal TKA ini. Menurut beliau, kegiatan ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan jembatan bagi murid untuk memetakan kemampuan diri.

​"Kami sangat mendukung kegiatan eksplorasi soal TKA ini. Harapan besar kami adalah agar seluruh siswa mampu meraih nilai maksimal dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi saat menghadapi ujian sesungguhnya nanti," ujar Bapak Abdul Qodir di sela-sela pemantauan kegiatan.

Jadwal Pelaksanaan yang Intensif

​Pelaksanaan Try Out TKA di MIN 1 Pasuruan terbagi ke dalam enam gelombang kegiatan guna memastikan proses pendalaman materi berjalan secara berkelanjutan. Berikut adalah jadwal yang telah dilaksanakan:

  1. Kegiatan 1: 22 Januari 2026
  2. Kegiatan 2: 29 Januari 2026
  3. Kegiatan 3: 02 Februari 2026
  4. Kegiatan 4: 05 Februari 2026
  5. Kegiatan 5: 09 Februari 2026
  6. Kegiatan 6: 12 Februari 2026

​Bagi siswa yang berhalangan hadir pada jadwal utama, pihak madrasah juga memberikan kesempatan melalui Sesi Susulan yang dilaksanakan pada hari ini,  13 - 14 Februari 2026.

Tujuan Pelaksanaan Try Out TKA

​Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tujuan utama yang berorientasi pada kemajuan murid, antara lain:

  • Pemetaan Kemampuan: Mengukur sejauh mana pemahaman murid terhadap materi akademik yang telah dipelajari.
  • Adaptasi Soal: Membiasakan murid dengan format dan tingkat kesulitan soal TKA yang memerlukan daya nalar tinggi.
  • Evaluasi Pembelajaran: Memberikan umpan balik bagi guru untuk mengetahui materi mana yang perlu diperdalam kembali sebelum ujian akhir.
  • Melatih Manajemen Waktu: Membantu siswa agar terampil dalam mengalokasikan waktu pengerjaan soal secara efektif.
  • Peningkatan Mental: Membangun kesiapan mental dan mengurangi kecemasan siswa dalam menghadapi situasi ujian resmi.

​Dengan berakhirnya rangkaian Try Out ini, diharapkan siswa-siswi MIN 1 Pasuruan siap menorehkan prestasi gemilang dan membawa nama baik madrasah melalui nilai yang maksimal 

Adapun dokumen sebagai laporan kegiatan TKA sebagai berikut:

















Sambut TKA 2026, Seksi Pendma Kankemenag Kab. Pasuruan Gelar Verifikasi Administrasi bagi MI se-Kabupaten Pasuruan

 

Pasuruan, 12 Februari 2026 – Dalam rangka menyambut kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan verifikasi administrasi TKA bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Inovasi Pasuruan dan diikuti oleh operator dari 306 MI se-Kabupaten Pasuruan.


Verifikasi dilakukan oleh petugas dari Seksi Pendma bersama Tim Teknis TKA Kemenag Kabupaten Pasuruan. Para operator madrasah tampak antusias dan serius menyiapkan berkas-berkas yang menjadi bahan verifikasi.

Adapun dokumen yang diverifikasi meliputi:

  1. Foto laboratorium komputer yang akan digunakan untuk pelaksanaan TKA.

  2. Scan bandwidth internet yang digunakan.

  3. Scan bukti penggunaan listrik yang akan menunjang kegiatan TKA.

Ketiga komponen tersebut harus sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan TKA. Jika seluruh persyaratan telah memenuhi ketentuan, petugas selanjutnya akan mengisi formulir verifikasi secara online sebagai tanda kelayakan awal pelaksanaan.

KKMI Kabupaten Pasuruan selaku penyelenggara turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini dengan menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari tempat pelaksanaan, meja kursi, jaringan internet, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Secara terpisah, Kepala Seksi Pendma Kankemenag Kabupaten Pasuruan, H. Bustanul Arifin, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KKMI Kabupaten Pasuruan yang telah memfasilitasi kegiatan ini, serta kepada seluruh operator MI yang telah hadir dan berpartisipasi aktif.

Beliau berpesan agar persiapan TKA dilakukan secara serius dan maksimal, karena kegiatan ini menyangkut kepentingan siswa dan madrasah. “Peran operator madrasah sangatlah penting, karena operator menjadi ujung tombak dalam persiapan dan pelaksanaan TKA,” tegasnya.

TKA merupakan kegiatan perdana pada Tahun Ajaran 2025–2026 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XII MA, kelas IX MTs, dan kelas VI MI. Oleh karena itu, seluruh madrasah diharapkan benar-benar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., yang juga merupakan Pengurus KKMI Kabupaten Pasuruan, turut hadir dan terlibat langsung dalam persiapan serta pelaksanaan kegiatan verifikasi ini. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah awal kesiapan TKA 2026.

Seluruh tim KKMI Kabupaten Pasuruan tampak bersemangat dan optimis dalam menyongsong pelaksanaan TKA 2026, dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan hasil terbaik bagi peserta didik madrasah.

Siswa Kelas 5 MIN 1 Pasuruan Laksanakan Praktik Manasik Umroh dan Haji, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

 


Pasuruan 12 Pebruari 2026— Suasana penuh semangat dan kekhidmatan tampak menyelimuti kegiatan praktik manasik umroh dan haji yang diikuti oleh siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik ibadah yang bertujuan menanamkan pemahaman serta kecintaan terhadap rukun Islam kelima sejak usia dini.


Dengan mengenakan pakaian ihram, para siswa mengikuti rangkaian manasik mulai dari niat, thawaf, sa’i, hingga tahallul. Mereka tampak antusias dan serius mengikuti setiap arahan dari para guru pembimbing. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memperkuat pemahaman siswa tentang tata cara pelaksanaan ibadah umroh dan haji secara langsung.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada wali murid yang telah mendukung acara ini. Kegiatan manasik ini merupakan bagian dari pembelajaran ibadah sejak dini, agar anak-anak tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik,” ujar beliau.

Beliau juga berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia serta memiliki pemahaman agama yang kuat sebagai bekal kehidupan di masa depan.

Kegiatan manasik umroh dan haji ini menjadi salah satu wujud komitmen MIN 1 Pasuruan dalam membentuk peserta didik yang unggul dalam prestasi serta berkarakter Islami. Dengan dukungan orang tua dan seluruh civitas madrasah, pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang bermakna.

Tingkatkan Kecintaan kepada Al-Qur’an, KKMI Kabupaten Pasuruan Selenggarakan Ujian Tahfidz Juz 30 dan Juz Pilihan

Pasuruan, 11 Februari 2026 — Dalam upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Ujian Tahfidz Juz 30 dan Juz Pilihan bagi santri Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Moh. Chenghoo Pandaan dan menjadi salah satu program rutin KKMI setiap bulan Februari.

Suasana masjid sejak pagi tampak khidmat dan penuh semangat. Ratusan siswa-siswi MI hadir dengan didampingi guru pembimbing masing-masing, siap mengikuti ujian hafalan yang menjadi ajang pembuktian hasil belajar mereka selama ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan santri MI terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di lingkungan madrasah. Melalui ujian tahfidz ini, diharapkan para siswa tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga semakin dekat dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari.


Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, H. Bustanul Arifin, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mendukung setiap program peningkatan kualitas siswa-siswi madrasah, khususnya dalam bidang penguatan Al-Qur’an di Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, program seperti ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.

Sementara itu, Abdul Qodir, M.Pd., Kepala MIN 1 Pasuruan yang juga menjadi anggota panitia penyelenggara, turut mengapresiasi keikutsertaan 107 siswa-siswi MIN 1 Pasuruan dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Program Tahfidz MIN 1 Pasuruan yang telah menyiapkan dan membimbing para siswa dengan penuh kesungguhan.


“Partisipasi aktif siswa dan dukungan penuh dari para pembimbing menjadi bukti bahwa semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan madrasah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, KKMI Kabupaten Pasuruan berharap tradisi menghafal Al-Qur’an semakin mengakar di setiap madrasah. Tidak hanya sebagai program seremonial, tetapi sebagai gerakan bersama untuk membangun generasi yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter Qur’ani.

Guru MIN 1 Pasuruan Bersilaturrahmi ke Kediaman Ust. H. Mahmud Nur Salim



Pasuruan, 10 Pebruari 2026 
Dalam rangka mempererat tali silaturrahmi dan meneladani nilai-nilai kebersamaan, para guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan melaksanakan kunjungan silaturrahmi ke kediaman Ust. H. Mahmud Nur Salim pada Selasa, 10 Pebruari 2026.

Ust. H. Mahmud Nur Salim merupakan guru MIN yang telah purna tugas  mengemban amanah sebagai pengawas madrasah. Kunjungan tersebut juga menjadi momen istimewa karena beliau baru saja kembali dari menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci.

Rombongan guru MIN 1 Pasuruan disambut dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Dalam suasana yang sederhana namun khidmat, para guru menyampaikan ucapan selamat atas kepulangan beliau dari ibadah umroh serta memohon doa agar seluruh civitas MIN 1 Pasuruan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. H. Mahmud Nur Salim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kunjungan yang diberikan. Beliau juga memberikan nasihat dan motivasi kepada para guru agar senantiasa menjaga keikhlasan, meningkatkan profesionalisme, serta menjadikan pengabdian di dunia pendidikan sebagai ladang ibadah.

Kegiatan silaturrahmi ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan emosional antar pendidik, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkokoh nilai-nilai ukhuwah Islamiyah di lingkungan MIN 1 Pasuruan.