google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: February 2026

LAPORAN KEGIATAN PEMBINAAN CALON PESERTA LOMBA MIN 1 PASURUAN

Pada hari Selasa, 3 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan pembinaan calon peserta lomba yang akan mewakili MIN 1 Pasuruan sebagai duta madrasah dalam ajang lomba yang diselenggarakan di Yayasan Hasan Munadi.

Kegiatan pembinaan ini dipandu oleh tiga guru pembimbing, yaitu Ibu Hj. Tatik, Ibu Hayati Mabruroh, dan Ibu Tuchfatul Aliyah. Pembinaan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kesungguhan sebagai bentuk persiapan maksimal bagi para peserta didik yang terpilih.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah:

  1. Meningkatkan kesiapan mental dan kemampuan peserta lomba
  2. Memberikan arahan teknis sesuai bidang lomba yang akan diikuti
  3. Menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat berprestasi siswa

Dalam pelaksanaannya, para pembimbing memberikan materi, latihan praktik, serta evaluasi penampilan peserta. Siswa juga dibekali motivasi agar mampu tampil optimal dan membawa nama baik madrasah.

Kegiatan pembinaan berlangsung dengan tertib dan lancar. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi serta kesungguhan dalam mengikuti setiap arahan yang diberikan.

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para calon peserta lomba dapat memberikan penampilan terbaiknya serta mengharumkan nama MIN 1 Pasuruan di ajang lomba yang akan datang.

Pasuruan, 3 Februari 2026

Tim Pembina Lomba MIN 1 Pasuruan

Guru MIN 1 Pasuruan Ikuti Sosialisasi Coretax Perpajakan

Pasuruan, 3 Februari 2026 — Dalam upaya meningkatkan pemahaman tenaga pendidik terhadap sistem administrasi perpajakan terbaru, Bapak Musthofa Hadi, S.Pd. melaksanakan kegiatan Sosialisasi Coretax Perpajakan yang diikuti oleh seluruh guru MIN 1 Pasuruan, Selasa (3/2).

Kegiatan ini berlangsung di lingkungan madrasah dengan suasana tertib dan penuh antusias. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman tentang sistem Coretax yang merupakan pembaruan layanan administrasi perpajakan berbasis digital dari Direktorat Jenderal Pajak. Para guru dibekali pengetahuan mengenai perubahan mekanisme pelaporan pajak, pentingnya validasi data, serta kemudahan layanan perpajakan secara elektronik.

Dalam pemaparannya, Bapak Musthofa Hadi menjelaskan bahwa pemahaman terhadap sistem perpajakan yang baru sangat penting, terutama bagi aparatur sipil dan tenaga pendidik sebagai bagian dari wajib pajak yang taat aturan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para guru semakin memahami sistem Coretax sehingga tidak mengalami kesulitan dalam administrasi perpajakan ke depan. Ini juga bagian dari upaya kita menjadi warga negara yang patuh dan sadar pajak,” ujarnya.

Para peserta tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar teknis penggunaan sistem serta dampaknya terhadap pelaporan pajak pribadi.

Dengan adanya kegiatan ini, MIN 1 Pasuruan menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam meningkatkan literasi administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi negara di kalangan tenaga pendidik.

Kepala MIN 1 Pasuruan Sosialisasikan PERKIN kepada Seluruh Guru, ASN dan P3K MIN 1 PASURUAN

Pasuruan, 3 Februari 2026 — Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi PERKIN (Perencanaan Kinerja) kepada seluruh dewan guru MIN 1 Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang guru dan diikuti dengan penuh perhatian serta antusias oleh para pendidik.

Dalam sambutannya, Bapak Abdul Qodir menegaskan bahwa PERKIN merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja guru serta efektivitas pengelolaan madrasah. Menurut beliau, perencanaan kinerja yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran dan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

“PERKIN bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi panduan kita dalam bekerja secara terarah, terukur, dan profesional,” ujar beliau di hadapan para guru.

Sosialisasi ini memaparkan tentang penyusunan sasaran kinerja, indikator capaian, serta strategi pelaksanaan tugas yang selaras dengan visi dan misi madrasah. Para guru juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar implementasi PERKIN dalam tugas keseharian mereka.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh semangat kolaborasi. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh guru MIN 1 Pasuruan semakin memahami pentingnya perencanaan kinerja sebagai bagian dari budaya kerja profesional dan berorientasi mutu.

Melalui langkah ini, MIN 1 Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.