google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

Kepala dan Operator MIN 1 Pasuruan Ikuti Sosialisasi TKA dan Penuntasan PDUM

 


Pasuruan, 22 Januari 2026 — Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., bersama Operator MIN 1 Pasuruan, Aslihatut Dian Novia, S.Si., mengikuti kegiatan Sosialisasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Penuntasan PDUM se-KKM MI Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis (22/1/2026) bertempat di Hotel Ina Tretes, Pasuruan.

                                                 

Sosialisasi ini diikuti oleh 304 operator madrasah dari seluruh MI di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan kebijakan terbaru terkait pelaksanaan TKA serta percepatan penuntasan PDUM sebagai bagian dari peningkatan mutu tata kelola data dan evaluasi pembelajaran di madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, menegaskan bahwa TKA merupakan hal baru yang sangat penting bagi peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan seluruh unsur madrasah, baik pimpinan maupun operator, agar implementasinya berjalan optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Sementara itu, Operator MIN 1 Pasuruan, Aslihatut Dian Novia, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting bagi operator madrasah, mengingat perkembangan teknologi dan sistem pendataan pendidikan yang berlangsung sangat cepat. “Dengan adanya sosialisasi ini, operator dapat memahami pembaruan sistem dan teknis pelaporan dengan lebih baik, sehingga data madrasah menjadi lebih akurat dan tepat waktu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh madrasah, khususnya MIN 1 Pasuruan, semakin siap dalam menghadapi kebijakan baru terkait TKA serta mampu menyelesaikan PDUM secara optimal demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Pasuruan.

Siswa Kelas 6 MIN 1 Pasuruan Gelar Eksplorasi Soal TKA Mandiri Berbasis Kisi-Kisi Terbaru

 





​PASURUAN – Kamis, 22 Januari 2026, suasana serius namun antusias menyelimuti gedung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan. Sebanyak empat rombongan belajar (rombel) siswa kelas 6 secara serentak melaksanakan kegiatan "Eksplorasi Soal Tes Kompetensi Akademik (TKA)" yang dikembangkan secara khusus oleh tim guru kelas 6.

​Kegiatan ini merupakan langkah proaktif madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi ujian akhir tingkat SD/MI. Berbeda dengan latihan biasa, paket soal yang dikerjakan hari ini dirancang secara mendalam berdasarkan bedah kisi-kisi TKA SD/MI terbaru yang telah disesuaikan dengan standar kompetensi kelulusan.

​Inovasi Guru untuk Kesiapan Siswa

​Koordinator guru kelas 6 menjelaskan bahwa penyusunan soal ini memakan waktu yang cukup intensif. "Kami tidak hanya mengambil soal dari buku, tetapi mengembangkan indikator-indikator penting dari kisi-kisi resmi menjadi butir soal yang mampu menantang nalar kritis (HOTS) siswa. Fokus kami adalah agar anak-anak tidak kaget dengan variasi soal yang mungkin muncul nanti," ujarnya di sela-sela pemantauan kelas.

​Eksplorasi soal ini meliputi mata pelajaran inti yang diujikan dalam TKA. Melibatkan lebih dari 100 siswa yang terbagi dalam empat rombel, kegiatan ini dilakukan dengan metode simulasi yang menyerupai kondisi ujian sebenarnya untuk melatih mental dan manajemen waktu siswa.

​Antusiasme Empat Rombel

​Sejak pagi hari, para siswa di keempat rombel terlihat fokus menelaah lembar demi lembar soal. Program ini mendapatkan apresiasi positif dari wali murid karena dianggap sebagai langkah konkret madrasah dalam memberikan pendampingan akademik yang maksimal.

​Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi ini adalah bagian dari rangkaian program sukses ujian 2026. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh siswa dari Rombel A hingga D memiliki standar pemahaman yang sama terhadap kisi-kisi yang ada. Harapannya, hasil evaluasi dari eksplorasi hari ini bisa menjadi acuan guru untuk memberikan penguatan pada materi-materi yang masih dianggap sulit oleh siswa," pungkas beliau.

​Kontributor: Tim Humas MIN 1 Pasuruan

Siswa Kelas 5 MIN 1 Pasuruan Latihan Materi Berguling di Bawah Asuhan Bapak Mujibaturrahman

Bapak Mujibaturrahman Sedang mengajar

Pasuruan – Siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dengan materi berguling. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dan dibimbing langsung oleh guru PJOK, Bapak Mujibaturrahman.

Sumber; Bapak Mift. Jinan

Latihan berguling ini bertujuan untuk melatih kelenturan, keseimbangan, serta koordinasi gerak tubuh siswa. Dalam pelaksanaannya, Bapak Mujibaturrahman terlebih dahulu memberikan penjelasan dan contoh gerakan berguling yang benar dan aman, baik berguling ke depan maupun ke belakang. Siswa kemudian mempraktikkan gerakan tersebut secara bergantian dengan penuh semangat dan antusias.

Bapak Mujibaturrahman menekankan pentingnya mengikuti instruksi dan menjaga keselamatan selama latihan. Ia juga memberikan motivasi agar siswa tidak takut mencoba serta terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan motorik mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan tidak hanya memahami materi PJOK secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik. Kegiatan latihan berguling ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam mendukung perkembangan fisik, kesehatan, dan kepercayaan diri peserta didik.

MIN 1 Pasuruan Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Pasuruan — MIN 1 Pasuruan memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 17 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MIN 1 Pasuruan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan shalawat Nabi dan tausiyah oleh pembicara yang diundang khusus untuk memberikan penguatan spiritual kepada peserta didik. Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini.
Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan tonggak sejarah turunnya perintah salat lima waktu. Oleh karena itu, beliau menekankan pentingnya meneladani makna Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan semangat Isra’ Mi’raj, mari kita tingkatkan semangat salat dan ibadah kita kepada Allah SWT. Salat adalah tiang agama dan menjadi kunci utama dalam membentuk karakter siswa yang beriman dan berakhlak mulia,” tutur beliau.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MIN 1 Pasuruan semakin memahami makna Isra’ Mi’raj, tidak hanya sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai penguat komitmen dalam menjalankan ibadah dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Isra’ Mi’raj di MIN 1 Pasuruan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh warga madrasah senantiasa diberikan keistiqamahan dalam beribadah serta meraih keberkahan dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Di usia Menjelang Magrib (bukan senja), Bu Bawon Musarofah Bersama Ibu Eka Yuliana Latih Pramuka dengan Penuh Semangat

Pasuruan — Pagi Sabtu yang cerah, suasana di MIN 1 Pasuruan tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah peserta didik dengan penuh antusias mengikuti kegiatan latihan Pramuka yang dipandu oleh Bu Bawon Musarofah bersama seorang guru profesional, Ibu Eka Yuliana. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, serta kekompakan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.

Dalam latihan tersebut, Bu Bawon Musarofah berperan aktif mendampingi dan memotivasi peserta didik, sementara Ibu Eka Yuliana memberikan arahan teknis gerak dan formasi dengan sentuhan koreografi yang menarik. Kolaborasi keduanya menjadikan latihan Pramuka terasa lebih hidup, kreatif, dan terarah.

Peserta didik tampak serius dan fokus memperhatikan setiap instruksi yang diberikan. Dengan sikap disiplin dan semangat tinggi, mereka berusaha menirukan gerakan dengan tepat, mencerminkan karakter Pramuka yang tangguh, patuh, dan bertanggung jawab.

Kegiatan latihan yang dilakukan menjelang waktu Magrib ini tidak hanya melatih fisik dan kekompakan, tetapi juga menanamkan nilai pengelolaan waktu, kebersamaan, serta kedisiplinan. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta didik MIN 1 Pasuruan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal dan siap tampil percaya diri dalam berbagai kegiatan kepramukaan.

Kelas VI MIN 1 Pasuruan Rutin Gelar Giat Takhfidz Setiap Sabtu sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Qurani

 

Pasuruan — Dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, siswa kelas VI MIN 1 Pasuruan secara rutin melaksanakan kegiatan takhfidz bersama setiap hari Sabtu. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang Qurani, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Giat takhfidz dilaksanakan dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Para siswa dibimbing oleh guru untuk menghafal, murojaah, serta memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara berkesinambungan. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap hafalan Al-Qur’an tidak hanya menjadi target akademik, tetapi juga menjadi bekal spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, menyampaikan bahwa kegiatan takhfidz merupakan investasi jangka panjang dalam pendidikan karakter siswa.

“Jika bukan di usia MI kita gembleng dengan Al-Qur’an, kapan lagi? Karena di jenjang pendidikan lanjutan belum tentu terlayani dengan maksimal,” tegas beliau.

Menurutnya, usia madrasah ibtidaiyah merupakan masa emas untuk membentuk kebiasaan baik, termasuk kedisiplinan dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. Oleh karena itu, MIN 1 Pasuruan berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh pendidikan di madrasah.

Dengan adanya kegiatan takhfidz rutin ini, diharapkan siswa kelas VI MIN 1 Pasuruan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, sehingga mampu menjadi insan Qurani yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

NANDUR KARAKTER LIWAT KBC ING JUM'AT LEGIAN

 


BEJI – MIN 1 Pasuruan, mlebu Minggu kapindo ing semester 2 taun piwulangan 2025/2026. Jum'at (09/01/2026), swasana ing madrasah katingal regeng lan kebak semangat. Kangge miwiti pasinaon ing taun anyar iki, para murid langsung dipunajak nindakake pembiasaan Jum’at Legi (Legian) sing pancen wis dadi tradisi becik ing kene.

​       Kagiyatan dipunwiwiti kanthi nindakake sholat Dhuha jamaah sing dipunimami dening Bapak Mujibaturrohman. Sawise rampung sholat, swasana tambah khidmat nalika kabeh warga madrasah maos Istighotsah sing dipunpandhegani dening Bapak Jinan (Waka Humas).

​  Minangka pungkasaning adicara, ana waosan Tahlil lan donga sing dipunpimpin langsung dening Kepala Madrasah Bapak Abdul Qadir. Perlu kawuningan bilih Bapak Abdul Qadir wektu iki ugi njabat dadi Ketua MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama') ono Kecamatan Prigen. Mula mboten nggumunake yen panjenengane banget nggatekake lan peduli marang kagiyatan agami kaya ngene iki.

​Kagiyatan Jum’at Legian iki wis suwe dipunlampahi ing madrasah. Ancasipun (tujuane) yaiku:

  • ​Supaya murid bisa nuwuhake karakter tresna marang Allah lan Rasul.
  • ​Nandurake nilai-nilai kaimanan ing njero ati.
  • ​Kagiyatan iki ugi selaras karo program pemerintah sing anyar, yaiku KBC (Kurikulum Berbasis Cinta).

​Kagiyatan iki dipunrawuhi kanthi kompak dening ​Murid: Udakara 880  saka kelas 1 nganti kelas 6 kumpul dadi siji kanthi tertib. Para Ustadz lan Ustadzah Utawa wali kelas lan guru mapel, kabeh melu ndampingi lan nyengkuyung kagiyatan iki kanthi tulus.

​Kanthi anane kagiyatan iki, muga-muga para murid mboten mung pinter ing babagan pelajaran sekolah wae, nanging uga nggadhahi akhlak sing mulya lan rasa tresna sing jero marang Gusti Kang Maha Kuwasa. Fz

MIN 1 Pasuruan Raih Juara 3 Lomba Baca Kitab Tingkat MI, Penutup Tahun 2025 yang Khusnul Khotimah

Pasuruan, 30 Desember 2025 — Menutup akhir tahun 2025 dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Lomba Baca Kitab Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam rangka memperingati HAB KEMENAG ke-80, salah satu siswinya berhasil meraih Juara 3.

Prestasi tersebut diraih oleh Mahdiyyah Khairina, siswi MIN 1 Pasuruan, yang tampil dengan penuh ketekunan, ketelitian, dan penguasaan materi kitab yang baik. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam menanamkan kecintaan terhadap ilmu agama sejak dini, khususnya dalam bidang baca kitab.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Menurut beliau, prestasi ini menjadi penutup tahun yang khusnul khotimah, sekaligus motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan spiritual.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan orang tua. Semoga menjadi keberkahan dan awal dari prestasi-prestasi lainnya di tahun mendatang,” ujar beliau.

Seluruh keluarga besar MIN 1 Pasuruan turut bangga dan berharap capaian ini dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi, berakhlakul karimah, serta mencintai khazanah keilmuan Islam.

MIN 1 Pasuruan Peringati Hari Ibu dengan Upacara Khidmat

 ibu

Kahli Gibran

Ibu adalah segalanya, dialah penghibur di dalam kesedihan.
Pemberi harapan di dalam penderitaan, dan pemberi kekuatan di dalam kelemahan.

Dialah sumber cinta, belas kasihan, simpati dan pengampunan.
Manusia yang kehilangan ibunya berarti kehilangan jiwa sejati yang memberi berkat dan menjaganya tanpa henti.


Pasuruan — MIN 1 Pasuruan memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2025 dengan menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman madrasah. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik MIN 1 Pasuruan.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I, M.Pd., memimpin langsung jalannya kegiatan. Dalam amanatnya, beliau menekankan makna penting peringatan Hari Ibu sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa hormat, cinta, dan bakti kepada ibu.

Ibu adalah tetap ibu, sosok yang tidak akan pernah tergantikan oleh siapa pun. Kasih sayang, pengorbanan, dan doa ibu menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak-anak kita,” tutur beliau dengan penuh keteladanan.

Lebih lanjut, Bapak Abdul Qodir mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa menghormati dan berbakti kepada ibu, tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap, perilaku, serta prestasi dalam belajar. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak lepas dari peran besar seorang ibu yang senantiasa mendampingi dengan penuh cinta.

Peringatan Hari Ibu di MIN 1 Pasuruan ini menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya rasa hormat kepada orang tua, sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan penuh cinta.

Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh makna, serta menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah akan besarnya peran ibu dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan bangsa.

SWE (SPIRIT WORLD EDUCATION) Semangat Prestasi Tanpa Batas: 8 Siswa MIN 1 Pasuruan Berkompetisi

 

BANGIL – Meskipun memasuki masa libur semester, semangat kompetisi siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan tidak pudar. 

Tepat pada Minggu, 21 Desember 2025, sebanyak delapan siswa terpilih mengikuti ajang bergengsi PPDB 9 (Pemilihan Pelajar Teladan Berprestasi) dan olimpiade Sains, Matematika dan B.Inggris.

​Acara yang diselenggarakan oleh Spirit World Education (SWE) ini bertempat di SD Plus Mutiara Ilmu, Bangil. Ajang PPDB 9 merupakan wadah bagi pelajar dari berbagai daerah Pasuruan untuk menguji kemampuan akademik dan non-akademik mereka di level Kabupaten.

Dukungan Penuh Kepala Madrasah

​Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keikutsertaan para siswanya. Beliau menegaskan bahwa kesempatan untuk berkembang tidak boleh terhalang oleh waktu libur.

​"Kami sangat bangga dan mendukung penuh keberangkatan delapan siswa kami. Meskipun dilaksanakan di tengah waktu liburan madrasah, dedikasi anak-anak dan pendamping untuk membawa nama baik madrasah " ujar Bapak Abdul Qodir.


https://vt.tiktok.com/ZSPppfmXw/

Detail Pelaksanaan

​Keikutsertaan delapan siswa ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi. Berikut adalah poin penting dari pelaksanaan lomba tersebut:

  • Penyelenggara: Spirit World Education (SWE).
  • Lokasi: SD Plus Mutiara Ilmu, Bangil.
  • Waktu: 21 Desember 2025.
  • Peserta: 8 Siswa terbaik dari MIN 1 Pasuruan.
  • Level: Kabupaten 

​Partisipasi dalam ajang PPDB 9 ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan sebagai bentuk penguatan karakter, mental juara, dan perluasan wawasan bagi para siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Fz

Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 1 Pasuruan


Pasuruan, 20 Desember 2025 — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.I., didampingi Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Bapak A. Zamroni, S.Pd.I. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan wakil kepala madrasah.

Dalam sambutannya, Bapak Abdul Qodir menegaskan bahwa pendidikan sejatinya harus dilandasi oleh nilai-nilai cinta. Beliau menyampaikan bahwa inti dari Surah Al-Fatihah adalah cinta, yakni cinta kepada Allah, cinta kepada sesama manusia, dan cinta dalam proses belajar-mengajar. Menurutnya, jika pendidikan dilaksanakan dengan cinta, maka pembelajaran akan lebih bermakna, menenangkan, dan mampu membentuk karakter peserta didik secara utuh.

“Al-Fatihah mengajarkan kita kasih sayang, harapan, doa, dan ketundukan. Nilai-nilai inilah yang harus diimplementasikan dalam kurikulum dan praktik pembelajaran di madrasah,” ujar beliau.

Sementara itu, Bapak A. Zamroni, S.Pd.I. menjelaskan bahwa kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada sikap empati, penghargaan terhadap potensi peserta didik, serta pembelajaran yang humanis dan ramah anak. Guru diharapkan tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, tutur kata, dan tindakan.

Kegiatan diseminasi berlangsung dengan suasana interaktif. Para guru diajak untuk berdiskusi dan merefleksikan praktik pembelajaran yang selama ini telah berjalan, serta bagaimana nilai cinta dapat diintegrasikan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan di kelas, hingga penilaian.

Melalui kegiatan ini, MIN 1 Pasuruan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dengan menanamkan nilai-nilai spiritual, sosial, dan karakter, sehingga tercipta lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

Materi Inti Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta 

1. Pengertian Kurikulum Berbasis Cinta

Kurikulum berbasis cinta adalah kurikulum yang menempatkan kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap kemanusiaan sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.

2. Landasan Nilai (Al-Fatihah)

  • Ar-Rahman Ar-Rahim: Pendidikan berlandaskan kasih sayang
  • Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in: Keteladanan, tanggung jawab, dan ketawadhuan
  • Ihdinash shirathal mustaqim: Pendidikan sebagai proses membimbing, bukan menghakimi

3. Prinsip Kurikulum Berbasis Cinta

  • Menghargai perbedaan dan potensi peserta didik
  • Pembelajaran ramah anak dan bebas kekerasan
  • Guru sebagai pendidik sekaligus pembimbing dan teladan
  • Menciptakan suasana kelas yang aman dan menyenangkan

4. Implementasi dalam Pembelajaran

  • Perencanaan pembelajaran yang humanis
  • Metode pembelajaran aktif, kolaboratif, dan empatik
  • Bahasa yang santun dan memotivasi
  • Penilaian yang adil, mendidik, dan membangun

5. Dampak yang Diharapkan

  • Terbentuknya karakter peserta didik yang berakhlak mulia
  • Meningkatnya motivasi dan kenyamanan belajar
  • Terwujudnya budaya madrasah yang harmonis dan penuh cinta