google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

Guru dan Kepala MIN 1 Pasuruan Ikuti Jalan Sehat HAB Kemenag ke-80

Pasuruan — Semangat kebersamaan dan kesehatan mewarnai peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan melalui kegiatan jalan sehat di Lapangan Wonosari, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur satuan kerja madrasah, termasuk para guru dan Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.

Sejak pagi hari, peserta sudah memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan atribut olahraga dan penuh antusiasme. Jalan sehat ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HAB Kemenag yang bertujuan mempererat silaturahmi antarpegawai, guru, serta tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat rasa kebersamaan.

“Jalan sehat ini menjadi sarana yang sangat baik untuk menjaga kesehatan sekaligus mempererat ukhuwah antar keluarga besar Kementerian Agama. Semangat HAB ke-80 ini mengingatkan kita untuk terus meningkatkan dedikasi dalam melayani pendidikan dan umat,” ujarnya.

Para guru MIN 1 Pasuruan juga tampak bersemangat mengikuti rute jalan sehat bersama ribuan peserta lainnya. Kegiatan berlangsung meriah dengan pembagian doorprize serta hiburan yang menambah semarak suasana.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, keluarga besar MIN 1 Pasuruan menunjukkan komitmen untuk terus mendukung program-program Kementerian Agama serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan kebersamaan di lingkungan kerja. Peringatan HAB ke-80 pun menjadi momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam dunia pendidikan madrasah.

Perkuat Kualitas dan Pelayanan, Kepala MIN 1 Pasuruan Ikuti Rakorev Kepala MIN se-Jawa Timur

 


MALANG – Dalam upaya meningkatkan standar mutu pendidikan dan kualitas layanan publik, Kepala MIN 1 Pasuruan turut serta dalam agenda penting Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Kepala MIN se-Jawa Timur. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Provinsi Jawa Timur ini berlangsung selama dua hari, 23–24 Januari 2026, bertempat di Tychi Hotel, Malang.

Madrasah Menjadi Pilihan Utama Masyarakat

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. H. Sugiyo, M.Pd. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan madrasah di Jawa Timur yang kian kompetitif.


Menurut Dr. Sugiyo, madrasah saat ini telah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang semakin dicintai masyarakat. Indikator utamanya adalah lonjakan jumlah siswa yang signifikan, khususnya pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).

"Meningkatnya kepercayaan masyarakat ini tidak lepas dari ruhuljihad para dewan guru yang terus berkhidmat dengan hati untuk madrasah," ujar Kabid Pendma di hadapan seluruh Kepala MIN se-Jawa Timur.

Dorongan Inovasi Tanpa Henti

Meski berada di atas angin dengan tren positif tersebut, Dr. Sugiyo menegaskan agar para Kepala Madrasah tidak cepat berpuas diri. Beliau menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam Rakorev kali ini meliputi:

  1. Evaluasi Program Kerja: Meninjau efektivitas program semester sebelumnya.
  2. Peningkatan Mutu Layanan: Digitalisasi administrasi dan transparansi informasi publik.
  3. Penguatan Karakter: Memastikan madrasah tetap menjadi benteng akhlak bagi generasi muda.

Komitmen MIN 1 Pasuruan

Keikutsertaan Kepala MIN 1 Pasuruan, bapak Abdul Qodir,S.Pd.I,M.Pd. dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen madrasah untuk terus bersinergi dengan kebijakan Kanwil Kemenag Jatim. Hasil dari koordinasi ini diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk membawa MIN 1 Pasuruan menjadi madrasah yang lebih modern, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan wali murid serta siswa.

Dengan semangat kolaborasi ini, madrasah di Jawa Timur optimis dapat terus mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.

Kepala dan Operator MIN 1 Pasuruan Ikuti Sosialisasi TKA dan Penuntasan PDUM

 


Pasuruan, 22 Januari 2026 — Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., bersama Operator MIN 1 Pasuruan, Aslihatut Dian Novia, S.Si., mengikuti kegiatan Sosialisasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Penuntasan PDUM se-KKM MI Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis (22/1/2026) bertempat di Hotel Ina Tretes, Pasuruan.

                                                 

Sosialisasi ini diikuti oleh 304 operator madrasah dari seluruh MI di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan kebijakan terbaru terkait pelaksanaan TKA serta percepatan penuntasan PDUM sebagai bagian dari peningkatan mutu tata kelola data dan evaluasi pembelajaran di madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, menegaskan bahwa TKA merupakan hal baru yang sangat penting bagi peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan seluruh unsur madrasah, baik pimpinan maupun operator, agar implementasinya berjalan optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Sementara itu, Operator MIN 1 Pasuruan, Aslihatut Dian Novia, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting bagi operator madrasah, mengingat perkembangan teknologi dan sistem pendataan pendidikan yang berlangsung sangat cepat. “Dengan adanya sosialisasi ini, operator dapat memahami pembaruan sistem dan teknis pelaporan dengan lebih baik, sehingga data madrasah menjadi lebih akurat dan tepat waktu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh madrasah, khususnya MIN 1 Pasuruan, semakin siap dalam menghadapi kebijakan baru terkait TKA serta mampu menyelesaikan PDUM secara optimal demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Pasuruan.

Siswa Kelas 6 MIN 1 Pasuruan Gelar Eksplorasi Soal TKA Mandiri Berbasis Kisi-Kisi Terbaru

 





​PASURUAN – Kamis, 22 Januari 2026, suasana serius namun antusias menyelimuti gedung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan. Sebanyak empat rombongan belajar (rombel) siswa kelas 6 secara serentak melaksanakan kegiatan "Eksplorasi Soal Tes Kompetensi Akademik (TKA)" yang dikembangkan secara khusus oleh tim guru kelas 6.

​Kegiatan ini merupakan langkah proaktif madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi ujian akhir tingkat SD/MI. Berbeda dengan latihan biasa, paket soal yang dikerjakan hari ini dirancang secara mendalam berdasarkan bedah kisi-kisi TKA SD/MI terbaru yang telah disesuaikan dengan standar kompetensi kelulusan.

​Inovasi Guru untuk Kesiapan Siswa

​Koordinator guru kelas 6 menjelaskan bahwa penyusunan soal ini memakan waktu yang cukup intensif. "Kami tidak hanya mengambil soal dari buku, tetapi mengembangkan indikator-indikator penting dari kisi-kisi resmi menjadi butir soal yang mampu menantang nalar kritis (HOTS) siswa. Fokus kami adalah agar anak-anak tidak kaget dengan variasi soal yang mungkin muncul nanti," ujarnya di sela-sela pemantauan kelas.

​Eksplorasi soal ini meliputi mata pelajaran inti yang diujikan dalam TKA. Melibatkan lebih dari 100 siswa yang terbagi dalam empat rombel, kegiatan ini dilakukan dengan metode simulasi yang menyerupai kondisi ujian sebenarnya untuk melatih mental dan manajemen waktu siswa.

​Antusiasme Empat Rombel

​Sejak pagi hari, para siswa di keempat rombel terlihat fokus menelaah lembar demi lembar soal. Program ini mendapatkan apresiasi positif dari wali murid karena dianggap sebagai langkah konkret madrasah dalam memberikan pendampingan akademik yang maksimal.

​Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi ini adalah bagian dari rangkaian program sukses ujian 2026. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh siswa dari Rombel A hingga D memiliki standar pemahaman yang sama terhadap kisi-kisi yang ada. Harapannya, hasil evaluasi dari eksplorasi hari ini bisa menjadi acuan guru untuk memberikan penguatan pada materi-materi yang masih dianggap sulit oleh siswa," pungkas beliau.

​Kontributor: Tim Humas MIN 1 Pasuruan

Siswa Kelas 5 MIN 1 Pasuruan Latihan Materi Berguling di Bawah Asuhan Bapak Mujibaturrahman

Bapak Mujibaturrahman Sedang mengajar

Pasuruan – Siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dengan materi berguling. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dan dibimbing langsung oleh guru PJOK, Bapak Mujibaturrahman.

Sumber; Bapak Mift. Jinan

Latihan berguling ini bertujuan untuk melatih kelenturan, keseimbangan, serta koordinasi gerak tubuh siswa. Dalam pelaksanaannya, Bapak Mujibaturrahman terlebih dahulu memberikan penjelasan dan contoh gerakan berguling yang benar dan aman, baik berguling ke depan maupun ke belakang. Siswa kemudian mempraktikkan gerakan tersebut secara bergantian dengan penuh semangat dan antusias.

Bapak Mujibaturrahman menekankan pentingnya mengikuti instruksi dan menjaga keselamatan selama latihan. Ia juga memberikan motivasi agar siswa tidak takut mencoba serta terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan motorik mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan tidak hanya memahami materi PJOK secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik. Kegiatan latihan berguling ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam mendukung perkembangan fisik, kesehatan, dan kepercayaan diri peserta didik.

MIN 1 Pasuruan Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Pasuruan — MIN 1 Pasuruan memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 17 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MIN 1 Pasuruan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan shalawat Nabi dan tausiyah oleh pembicara yang diundang khusus untuk memberikan penguatan spiritual kepada peserta didik. Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini.
Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan tonggak sejarah turunnya perintah salat lima waktu. Oleh karena itu, beliau menekankan pentingnya meneladani makna Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan semangat Isra’ Mi’raj, mari kita tingkatkan semangat salat dan ibadah kita kepada Allah SWT. Salat adalah tiang agama dan menjadi kunci utama dalam membentuk karakter siswa yang beriman dan berakhlak mulia,” tutur beliau.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MIN 1 Pasuruan semakin memahami makna Isra’ Mi’raj, tidak hanya sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai penguat komitmen dalam menjalankan ibadah dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Isra’ Mi’raj di MIN 1 Pasuruan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh warga madrasah senantiasa diberikan keistiqamahan dalam beribadah serta meraih keberkahan dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Di usia Menjelang Magrib (bukan senja), Bu Bawon Musarofah Bersama Ibu Eka Yuliana Latih Pramuka dengan Penuh Semangat

Pasuruan — Pagi Sabtu yang cerah, suasana di MIN 1 Pasuruan tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah peserta didik dengan penuh antusias mengikuti kegiatan latihan Pramuka yang dipandu oleh Bu Bawon Musarofah bersama seorang guru profesional, Ibu Eka Yuliana. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, serta kekompakan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.

Dalam latihan tersebut, Bu Bawon Musarofah berperan aktif mendampingi dan memotivasi peserta didik, sementara Ibu Eka Yuliana memberikan arahan teknis gerak dan formasi dengan sentuhan koreografi yang menarik. Kolaborasi keduanya menjadikan latihan Pramuka terasa lebih hidup, kreatif, dan terarah.

Peserta didik tampak serius dan fokus memperhatikan setiap instruksi yang diberikan. Dengan sikap disiplin dan semangat tinggi, mereka berusaha menirukan gerakan dengan tepat, mencerminkan karakter Pramuka yang tangguh, patuh, dan bertanggung jawab.

Kegiatan latihan yang dilakukan menjelang waktu Magrib ini tidak hanya melatih fisik dan kekompakan, tetapi juga menanamkan nilai pengelolaan waktu, kebersamaan, serta kedisiplinan. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta didik MIN 1 Pasuruan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal dan siap tampil percaya diri dalam berbagai kegiatan kepramukaan.

Kelas VI MIN 1 Pasuruan Rutin Gelar Giat Takhfidz Setiap Sabtu sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Qurani

 

Pasuruan — Dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, siswa kelas VI MIN 1 Pasuruan secara rutin melaksanakan kegiatan takhfidz bersama setiap hari Sabtu. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang Qurani, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Giat takhfidz dilaksanakan dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Para siswa dibimbing oleh guru untuk menghafal, murojaah, serta memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara berkesinambungan. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap hafalan Al-Qur’an tidak hanya menjadi target akademik, tetapi juga menjadi bekal spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, menyampaikan bahwa kegiatan takhfidz merupakan investasi jangka panjang dalam pendidikan karakter siswa.

“Jika bukan di usia MI kita gembleng dengan Al-Qur’an, kapan lagi? Karena di jenjang pendidikan lanjutan belum tentu terlayani dengan maksimal,” tegas beliau.

Menurutnya, usia madrasah ibtidaiyah merupakan masa emas untuk membentuk kebiasaan baik, termasuk kedisiplinan dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. Oleh karena itu, MIN 1 Pasuruan berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh pendidikan di madrasah.

Dengan adanya kegiatan takhfidz rutin ini, diharapkan siswa kelas VI MIN 1 Pasuruan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, sehingga mampu menjadi insan Qurani yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

NANDUR KARAKTER LIWAT KBC ING JUM'AT LEGIAN

 


BEJI – MIN 1 Pasuruan, mlebu Minggu kapindo ing semester 2 taun piwulangan 2025/2026. Jum'at (09/01/2026), swasana ing madrasah katingal regeng lan kebak semangat. Kangge miwiti pasinaon ing taun anyar iki, para murid langsung dipunajak nindakake pembiasaan Jum’at Legi (Legian) sing pancen wis dadi tradisi becik ing kene.

​       Kagiyatan dipunwiwiti kanthi nindakake sholat Dhuha jamaah sing dipunimami dening Bapak Mujibaturrohman. Sawise rampung sholat, swasana tambah khidmat nalika kabeh warga madrasah maos Istighotsah sing dipunpandhegani dening Bapak Jinan (Waka Humas).

​  Minangka pungkasaning adicara, ana waosan Tahlil lan donga sing dipunpimpin langsung dening Kepala Madrasah Bapak Abdul Qadir. Perlu kawuningan bilih Bapak Abdul Qadir wektu iki ugi njabat dadi Ketua MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama') ono Kecamatan Prigen. Mula mboten nggumunake yen panjenengane banget nggatekake lan peduli marang kagiyatan agami kaya ngene iki.

​Kagiyatan Jum’at Legian iki wis suwe dipunlampahi ing madrasah. Ancasipun (tujuane) yaiku:

  • ​Supaya murid bisa nuwuhake karakter tresna marang Allah lan Rasul.
  • ​Nandurake nilai-nilai kaimanan ing njero ati.
  • ​Kagiyatan iki ugi selaras karo program pemerintah sing anyar, yaiku KBC (Kurikulum Berbasis Cinta).

​Kagiyatan iki dipunrawuhi kanthi kompak dening ​Murid: Udakara 880  saka kelas 1 nganti kelas 6 kumpul dadi siji kanthi tertib. Para Ustadz lan Ustadzah Utawa wali kelas lan guru mapel, kabeh melu ndampingi lan nyengkuyung kagiyatan iki kanthi tulus.

​Kanthi anane kagiyatan iki, muga-muga para murid mboten mung pinter ing babagan pelajaran sekolah wae, nanging uga nggadhahi akhlak sing mulya lan rasa tresna sing jero marang Gusti Kang Maha Kuwasa. Fz

MIN 1 Pasuruan Raih Juara 3 Lomba Baca Kitab Tingkat MI, Penutup Tahun 2025 yang Khusnul Khotimah

Pasuruan, 30 Desember 2025 — Menutup akhir tahun 2025 dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Lomba Baca Kitab Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam rangka memperingati HAB KEMENAG ke-80, salah satu siswinya berhasil meraih Juara 3.

Prestasi tersebut diraih oleh Mahdiyyah Khairina, siswi MIN 1 Pasuruan, yang tampil dengan penuh ketekunan, ketelitian, dan penguasaan materi kitab yang baik. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam menanamkan kecintaan terhadap ilmu agama sejak dini, khususnya dalam bidang baca kitab.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Menurut beliau, prestasi ini menjadi penutup tahun yang khusnul khotimah, sekaligus motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan spiritual.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan orang tua. Semoga menjadi keberkahan dan awal dari prestasi-prestasi lainnya di tahun mendatang,” ujar beliau.

Seluruh keluarga besar MIN 1 Pasuruan turut bangga dan berharap capaian ini dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi, berakhlakul karimah, serta mencintai khazanah keilmuan Islam.

MIN 1 Pasuruan Peringati Hari Ibu dengan Upacara Khidmat

 ibu

Kahli Gibran

Ibu adalah segalanya, dialah penghibur di dalam kesedihan.
Pemberi harapan di dalam penderitaan, dan pemberi kekuatan di dalam kelemahan.

Dialah sumber cinta, belas kasihan, simpati dan pengampunan.
Manusia yang kehilangan ibunya berarti kehilangan jiwa sejati yang memberi berkat dan menjaganya tanpa henti.


Pasuruan — MIN 1 Pasuruan memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2025 dengan menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman madrasah. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik MIN 1 Pasuruan.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I, M.Pd., memimpin langsung jalannya kegiatan. Dalam amanatnya, beliau menekankan makna penting peringatan Hari Ibu sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa hormat, cinta, dan bakti kepada ibu.

Ibu adalah tetap ibu, sosok yang tidak akan pernah tergantikan oleh siapa pun. Kasih sayang, pengorbanan, dan doa ibu menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak-anak kita,” tutur beliau dengan penuh keteladanan.

Lebih lanjut, Bapak Abdul Qodir mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa menghormati dan berbakti kepada ibu, tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap, perilaku, serta prestasi dalam belajar. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak lepas dari peran besar seorang ibu yang senantiasa mendampingi dengan penuh cinta.

Peringatan Hari Ibu di MIN 1 Pasuruan ini menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya rasa hormat kepada orang tua, sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan penuh cinta.

Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh makna, serta menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah akan besarnya peran ibu dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan bangsa.