PRIGEN, PASURUAN – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyelenggarakan Workshop "Desain Pembelajaran Kreatif bagi Guru melalui Pemanfaatan Teknologi Media Pembelajaran Digital AI". Kegiatan ini digelar di Aula MWC NU Prigen dan diikuti oleh puluhan guru madrasah, membekali mereka dengan keterampilan merancang pembelajaran yang inovatif menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Acara dibuka secara resmi oleh salah satu pemateri, Ibu Nur Cholifah, M.Pd.I.
Dorongan Peningkatan Kompetensi Guru
Dalam sambutannya mewakili KKMI Kabupaten Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian integral dari upaya peningkatan mutu guru secara berkelanjutan.
"Di era disrupsi teknologi ini, guru dituntut untuk tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi terbaru," ujar Bapak Abdul Qodir. "Pemanfaatan AI dalam media pembelajaran digital adalah kunci untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, personal, dan efektif bagi siswa. Kegiatan ini adalah langkah nyata KKMI untuk memastikan guru-guru kita siap menghadapi tantangan zaman," tambahnya.
Integrasi AI dan Kreativitas dalam Pembelajaran
Workshop menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Ibu Nur Cholifah, M.Pd.I., dan Ibu Choyatun Nasuhah, M.Pd. Kedua pemateri memandu peserta dalam sesi yang berfokus pada teknik-teknik kreatif mendesain bahan ajar, menyusun skenario pembelajaran, dan membuat media interaktif menggunakan berbagai platform dan aplikasi berbasis AI.
Para guru diajak untuk praktik langsung bagaimana AI dapat membantu mempersonalisasi konten, membuat kuis adaptif, hingga menyajikan materi yang divisualisasikan secara unik, sehingga pembelajaran tidak lagi monoton. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang sesi, menandakan tingginya minat guru terhadap inovasi pembelajaran.
Diharapkan, setelah mengikuti workshop ini, para guru dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat di kelas masing-masing, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas dan capaian hasil belajar siswa madrasah di Kabupaten Pasuruan.


No comments:
Post a Comment