google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: Wujudkan Madrasah Penuh “CINTA”, MIN 1 Pasuruan Jadi Pilot Project Kurikulum Berbasis Cinta

Wujudkan Madrasah Penuh “CINTA”, MIN 1 Pasuruan Jadi Pilot Project Kurikulum Berbasis Cinta



Surabaya — Upaya mewujudkan madrasah yang penuh kehangatan, kepedulian, dan keberpihakan pada peserta didik terus dilakukan MIN 1 Pasuruan. Pada tanggal 2–4 Desember 2025, Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum MIN 1 Pasuruan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Kepala MI/MTs dan Wakabid Kurikulum MI/MTs dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan di Surabaya.

Kegiatan bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bakhtiar, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pendidikan harus benar-benar berpihak pada siswa. Menurutnya, generasi saat ini membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih baik, lebih humanis, dan penuh kasih.

“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya Bimtek ini. Kegiatan seperti ini memegang peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah,” ungkap Dr. Akhmad Sruji Bakhtiar.

Dalam kegiatan ini, MIN 1 Pasuruan mendapat amanah istimewa sebagai Pilot Project Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Kabupaten Pasuruan. Penunjukan ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inspiratif, humanis, dan memberi ruang tumbuh yang nyaman bagi peserta didik.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan antusiasme dan tekadnya untuk mengemban amanah tersebut.

“Kami sangat bersyukur mendapat kepercayaan ini. Bimtek KBC menjadi bekal penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MIN 1 Pasuruan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Wakabid Kurikulum, Ahmad Zamroni, turut menegaskan komitmennya untuk segera mengimplementasikan konsep Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah.

“Kami ingin MIN 1 Pasuruan dapat menjadi madrasah yang benar-benar menerapkan nilai-nilai cinta dalam setiap proses pembelajaran,” ungkapnya.

Dengan penunjukan sebagai Pilot Project KBC, MIN 1 Pasuruan diharapkan menjadi contoh penerapan kurikulum yang holistik, penuh cinta, dan berpihak pada kebutuhan perkembangan peserta didik. Hal ini menjadi langkah konkret menuju madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik dengan lebih baik dan berkesan.

No comments: