google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: January 2026

Awal Tahun Gemilang! MIN 1 Pasuruan Borong 11 Gelar Juara di Ajang MCC MTsN 2 Pasuruan

 


PANDAAN – Mengawali lembaran tahun 2026, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan sukses mengukir prestasi membanggakan. Tidak tanggung-tanggung, kontingen MIN 1 Pasuruan berhasil menyabet 11 trofi kemenangan dalam ajang Madrasah Competititon Center (MCC) yang diselenggarakan di MTsN 2 Pasuruan (Pandaan).

Dominasi MIN 1 Pasuruan terlihat merata di berbagai bidang lomba, mulai dari cabang keagamaan, seni, hingga akademik. Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas pendidikan dan pembinaan bakat yang berjalan sangat efektif di lingkungan madrasah.

Daftar Sang Juara MIN 1 Pasuruan

Berikut adalah rincian prestasi yang berhasil diraih oleh siswa-siswi terbaik:

TAHFIDZ 
1. MAHDIYAH KHAIRINA (Juara 1)
2. LATIFAH (Juara 2)
3. GIBRAN SHANAYA FELLICIANO (Hrpn 1)
4. PRADIPTHA DAFFA ALFACHZAN PRASETYO (Hrpn 2)
5. ZAHWA QOTRUNNADA (Hrpn 3)

LOMBA KALIGRAFI 
6. MUHAMMAD IZZUDDIN AZKA AZZUHRI (Hrpn 1)

LOMBA PIDATO B.INGGRIS 
7. EARLYTA ARSYIFA SALSABILA PUTRI SISWOYO (Juara 2)
8. MUHAMMAD HIRO SABILILLAH (Hrpn 1)

LOMBA SAINS 
9. ELRAMDAN BUMI SETIAWAN (Hrpn 1)

LOMBA B.INDONESIA 
10. NATHANIELA AOZORA ANARGHYA SANTORO (Juara 3)
11. JAZILAH NAHDLIYAH HAKIM (Hrpn 3)


Sinergi "Tangan Dingin" Para Pembina

Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari peran penting para pendidik di balik layar. Prestasi ini lahir dari sentuhan "tangan dingin" Ibu Maufuza, M.Pd, yang dikombinasikan dengan pengarahan handal dari Ibu Wiwit, M.Pd, serta panduan taktis dari Bapak Munir, S.Pd.I.

Tak hanya itu, kejelian Ibu Ita dalam melihat potensi siswa serta dedikasi tanpa kenal lelah dari para pembina ekstrakurikuler menjadi faktor kunci kemenangan besar ini.

Langkah Awal Menuju Prestasi 2026

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir,M.P menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan sinyal positif bagi madrasah untuk terus berprestasi di sepanjang tahun ini.

"Ini adalah prestasi pembuka kita di awal tahun 2026. Semoga kemenangan di MCC MTsN 2 Pasuruan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus belajar dan mengharumkan nama madrasah di level yang lebih tinggi lagi," ujar beliau dengan bangga".

Kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk terus mengasah minat dan bakat mereka, membuktikan bahwa madrasah bukan hanya unggul dalam akhlak, tetapi juga kompetitif dalam prestasi.

Peringatan 100 Tahun NU Digelar Khidmat di Graha PCNU Bangil

Bangil, 31 Januari 2026 — Peringatan Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung dengan penuh kekhidmatan di Graha PCNU Bangil, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai unsur Nahdliyin se-Cabang Bangil, mulai dari jajaran pengurus, badan otonom, hingga warga NU dari berbagai wilayah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir,S.Pd.I M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua MWCNU Prigen. Beliau mengikuti rangkaian acara bersama para tokoh dan pengurus NU lainnya sebagai wujud komitmen dalam menguatkan perjuangan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini.

Peringatan satu abad NU diisi dengan pembacaan istighosah dan tahlil, sebagai ikhtiar spiritual serta ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Nahdlatul Ulama dalam berkhidmah kepada umat, agama, dan bangsa. Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa sejak awal hingga akhir acara.

Sebagai simbol rasa syukur dan persatuan, panitia menghadirkan 100 tumpeng, yang melambangkan satu abad perjalanan NU. Penyajian tumpeng ini menjadi gambaran harapan akan keberkahan, kekuatan ukhuwah, serta keberlanjutan perjuangan NU di masa mendatang.

Dalam momentum bersejarah ini, para hadirin berharap peringatan 100 Tahun NU tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi penguat semangat untuk terus meneguhkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, mempererat ukhuwah Nahdliyin, serta mengokohkan komitmen dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MIN 1 Pasuruan Gelar Workshop KBC, Guru Kenakan Pakaian Adat sebagai Simbol Kebersamaan

Pasuruan — MIN 1 Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar Workshop KBC (Kurikulum Berbasis Cinta). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari workshop sebelumnya sebagai bentuk konsistensi madrasah dalam menguatkan implementasi nilai-nilai pendidikan berbasis karakter dan kasih sayang di lingkungan sekolah.

Workshop yang diikuti seluruh guru MIN 1 Pasuruan ini berlangsung dengan suasana yang berbeda dan penuh makna. Para guru hadir mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini bukan sekadar penampilan, tetapi menjadi simbol penghargaan terhadap keberagaman budaya sekaligus wujud nilai cinta dan saling menghormati antar sesama warga madrasah.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari workshop sebelumnya agar implementasi KBC semakin nyata dalam proses pembelajaran.

“Workshop ini adalah kelanjutan dari kegiatan yang telah kita laksanakan sebelumnya. Kami ingin memastikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya dipahami secara konsep, tetapi benar-benar diterapkan dalam sikap, cara mengajar, dan interaksi sehari-hari di madrasah,” ujar beliau.

Beliau juga menambahkan bahwa penggunaan pakaian adat oleh para guru menjadi pesan kuat tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman.

“Dengan mengenakan pakaian adat, kita belajar untuk saling menghargai perbedaan. Inilah wujud nyata pendidikan berbasis cinta — saling menghormati, saling peduli, dan saling menguatkan,” tambahnya.

Selama workshop, para guru mendapatkan penguatan materi mengenai strategi pembelajaran yang menumbuhkan empati, komunikasi positif dengan siswa, serta penciptaan lingkungan kelas yang ramah dan menyenangkan.

Kegiatan ini diharapkan mampu semakin mempererat kebersamaan antar guru sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MIN 1 Pasuruan, sehingga madrasah tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia.


Akselerasi Program Tahfidz, MIN 1 Pasuruan Gandeng Hafidhah Berpengalaman

 




PASURUAN – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, khususnya di bidang menghafal Al-Qur’an. Sebagai langkah nyata, madrasah resmi mempercayakan bimbingan program tahfidz kepada dua pendidik ahli (Hafidhah), yakni Ustadzah Miftachur Rohmah dan Ustadzah Kunti.

Langkah strategis ini diambil untuk memastikan siswa-siswi tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga memiliki kualitas bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid serta kelancaran (itqan) yang mumpuni.

Fokus pada Kualitas dan Kecepatan

Kehadiran Ustadzah Miftachur Rohmah dan Ustadzah Kunti membawa angin segar bagi atmosfer menghafal di madrasah. Dengan metode bimbingan yang intensif dan pendekatan personal, pihak madrasah optimis bahwa target hafalan siswa yang telah ditetapkan akan tercapai lebih cepat dari jadwal biasanya.

"Kami ingin mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang tangguh sejak dini. Dengan bimbingan para hafidhah yang kompeten, kami yakin potensi anak-anak akan tergali maksimal," ujar perwakilan pihak MIN 1 Pasuruan.

Target Terlampaui Lebih Awal

Program ini mendapatkan respon positif dari para wali murid. Dengan skema setoran hafalan yang terstruktur dan evaluasi berkala, target capaian hafalan tiap semester diproyeksikan akan terlampaui sebelum akhir tahun ajaran. Hal ini diharapkan menjadi keunggulan kompetitif bagi MIN 1 Pasuruan sebagai lembaga pendidikan Islam pilihan di masyarakat.

Melalui sinergi antara dedikasi para ustadzah dan semangat tinggi para siswa, MIN 1 Pasuruan berkomitmen untuk terus melahirkan lulusan yang berakhlaqul karimah dan mutafaqquh fiddin.

Wujudkan Program Kemenag Berdampak, Kepala MIN 1 Pasuruan Paparkan Capaian Kinerja di Aula Kantor Kemenag Pasuruan

PASURUAN – Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan menjadi saksi komitmen para pimpinan satuan kerja dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Pada Kamis (29/1/2026), Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., secara resmi mempresentasikan laporan evaluasi capaian kinerjanya dalam forum koordinasi percepatan program.

Kegiatan bertajuk "Realisasikan Program Kemenag Berdampak" ini diinisiasi langsung oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan, Achmad Shampton, S.HI, M.Ag (yang akrab disapa Gus Shampton). Agenda ini bertujuan untuk menggenjot akuntabilitas dan memastikan setiap anggaran negara dikonversi menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemaparan Strategis MIN 1 Pasuruan

Dalam presentasinya, Bapak Abdul Qodir menjabarkan secara detail realisasi program kerja yang telah dijalankan di MIN 1 Pasuruan. Beliau menekankan pada tiga aspek utama:

  1. Transformasi Digital Madrasah: Optimalisasi pembelajaran berbasis IT.
  2. Peningkatan Mutu SDM: Pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
  3. Efisiensi Anggaran: Penyerapan anggaran yang akuntabel dan tepat sasaran.

"Kami berkomitmen agar setiap program di MIN 1 Pasuruan tidak hanya berhenti pada laporan administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi siswa dan wali murid, sejalan dengan visi Achmad Shampton, S.HI, M.Ag" Kata bapakn  Abdul Qodir di sela paparannya.

Dukungan Penuh Pimpinan

Gus Shampton, selaku Plt. Kakan Kemenag, memberikan apresiasi atas keterbukaan dan kedisiplinan para Kepala Satker dalam melaporkan kinerjanya. Beliau menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen untuk memastikan kehadiran Kemenag dirasakan langsung oleh umat.

Turut hadir dalam acara penting ini:

  • Para Kasi dan Penyelenggara di lingkungan Kemenag Kab. Pasuruan.
  • Tim Perencana Kantor Kemenag.
  • Kepala Satker (MIN, MTsN, dan MAN) se-Kabupaten Pasuruan.
  • Pengelola Anggaran Satker.

Melalui evaluasi ini, diharapkan sinergi antar satker semakin kuat, sehingga target-target strategis Kementerian Agama di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat tercapai dengan predikat memuaskan pada tahun 2026 ini.

Tingkatkan Kompetensi Guru, MIN 1 Pasuruan Gelar Workshop Implementasi KBC

Pasuruan – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, MIN 1 Pasuruan menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Senin–Selasa, 26–27 Januari 2026, bertempat di Aula MIN 1 Pasuruan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memperkuat kompetensi guru sekaligus menegaskan peran MIN 1 Pasuruan sebagai pilot project KBC jenjang MI di Kabupaten Pasuruan.


Workshop ini diikuti oleh seluruh guru MIN 1 Pasuruan dengan penuh antusias. Kegiatan difokuskan pada pemahaman konsep dasar KBC, strategi implementasi dalam pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai karakter dalam proses belajar mengajar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, H. Bustanul Arifin, M.Pd., yang sekaligus memberikan arahan dan membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, terlebih dengan terbitnya KMA Nomor 1503 Tahun 2025 yang menjadi penguat arah kebijakan pendidikan madrasah.

“Guru harus terus belajar dan beradaptasi. Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar pendekatan baru, tetapi sebuah kebutuhan di tengah tantangan zaman saat ini,” ujar H. Bustanul Arifin.

Beliau juga menyampaikan bahwa KBC merupakan inovasi pembelajaran yang sangat relevan di era modern, terutama di tengah derasnya pengaruh media sosial dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, pendidikan yang berlandaskan cinta akan melahirkan suasana belajar yang lebih humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Kepala MIN 1 Pasuruan, bapak Abdul Qodir, S.Pd.I.,M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan langkah nyata madrasah dalam berbenah dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Dengan status sebagai madrasah percontohan KBC di tingkat MI Kabupaten Pasuruan, MIN 1 Pasuruan berkomitmen menjadi pelopor dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai akhlak dan karakter.

Melalui workshop ini, para guru diharapkan mampu mengimplementasikan KBC secara efektif di kelas masing-masing, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih menyenangkan, bermakna, dan penuh kasih sayang.

Guru dan Kepala MIN 1 Pasuruan Ikuti Jalan Sehat HAB Kemenag ke-80

Pasuruan — Semangat kebersamaan dan kesehatan mewarnai peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan melalui kegiatan jalan sehat di Lapangan Wonosari, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur satuan kerja madrasah, termasuk para guru dan Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd.

Sejak pagi hari, peserta sudah memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan atribut olahraga dan penuh antusiasme. Jalan sehat ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HAB Kemenag yang bertujuan mempererat silaturahmi antarpegawai, guru, serta tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat rasa kebersamaan.

“Jalan sehat ini menjadi sarana yang sangat baik untuk menjaga kesehatan sekaligus mempererat ukhuwah antar keluarga besar Kementerian Agama. Semangat HAB ke-80 ini mengingatkan kita untuk terus meningkatkan dedikasi dalam melayani pendidikan dan umat,” ujarnya.

Para guru MIN 1 Pasuruan juga tampak bersemangat mengikuti rute jalan sehat bersama ribuan peserta lainnya. Kegiatan berlangsung meriah dengan pembagian doorprize serta hiburan yang menambah semarak suasana.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, keluarga besar MIN 1 Pasuruan menunjukkan komitmen untuk terus mendukung program-program Kementerian Agama serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan kebersamaan di lingkungan kerja. Peringatan HAB ke-80 pun menjadi momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam dunia pendidikan madrasah.

Perkuat Kualitas dan Pelayanan, Kepala MIN 1 Pasuruan Ikuti Rakorev Kepala MIN se-Jawa Timur

 


MALANG – Dalam upaya meningkatkan standar mutu pendidikan dan kualitas layanan publik, Kepala MIN 1 Pasuruan turut serta dalam agenda penting Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Kepala MIN se-Jawa Timur. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Provinsi Jawa Timur ini berlangsung selama dua hari, 23–24 Januari 2026, bertempat di Tychi Hotel, Malang.

Madrasah Menjadi Pilihan Utama Masyarakat

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. H. Sugiyo, M.Pd. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan madrasah di Jawa Timur yang kian kompetitif.


Menurut Dr. Sugiyo, madrasah saat ini telah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang semakin dicintai masyarakat. Indikator utamanya adalah lonjakan jumlah siswa yang signifikan, khususnya pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).

"Meningkatnya kepercayaan masyarakat ini tidak lepas dari ruhuljihad para dewan guru yang terus berkhidmat dengan hati untuk madrasah," ujar Kabid Pendma di hadapan seluruh Kepala MIN se-Jawa Timur.

Dorongan Inovasi Tanpa Henti

Meski berada di atas angin dengan tren positif tersebut, Dr. Sugiyo menegaskan agar para Kepala Madrasah tidak cepat berpuas diri. Beliau menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam Rakorev kali ini meliputi:

  1. Evaluasi Program Kerja: Meninjau efektivitas program semester sebelumnya.
  2. Peningkatan Mutu Layanan: Digitalisasi administrasi dan transparansi informasi publik.
  3. Penguatan Karakter: Memastikan madrasah tetap menjadi benteng akhlak bagi generasi muda.

Komitmen MIN 1 Pasuruan

Keikutsertaan Kepala MIN 1 Pasuruan, bapak Abdul Qodir,S.Pd.I,M.Pd. dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen madrasah untuk terus bersinergi dengan kebijakan Kanwil Kemenag Jatim. Hasil dari koordinasi ini diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk membawa MIN 1 Pasuruan menjadi madrasah yang lebih modern, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan wali murid serta siswa.

Dengan semangat kolaborasi ini, madrasah di Jawa Timur optimis dapat terus mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.

Kepala dan Operator MIN 1 Pasuruan Ikuti Sosialisasi TKA dan Penuntasan PDUM

 


Pasuruan, 22 Januari 2026 — Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., bersama Operator MIN 1 Pasuruan, Aslihatut Dian Novia, S.Si., mengikuti kegiatan Sosialisasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Penuntasan PDUM se-KKM MI Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis (22/1/2026) bertempat di Hotel Ina Tretes, Pasuruan.

                                                 

Sosialisasi ini diikuti oleh 304 operator madrasah dari seluruh MI di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan kebijakan terbaru terkait pelaksanaan TKA serta percepatan penuntasan PDUM sebagai bagian dari peningkatan mutu tata kelola data dan evaluasi pembelajaran di madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, menegaskan bahwa TKA merupakan hal baru yang sangat penting bagi peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan seluruh unsur madrasah, baik pimpinan maupun operator, agar implementasinya berjalan optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Sementara itu, Operator MIN 1 Pasuruan, Aslihatut Dian Novia, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting bagi operator madrasah, mengingat perkembangan teknologi dan sistem pendataan pendidikan yang berlangsung sangat cepat. “Dengan adanya sosialisasi ini, operator dapat memahami pembaruan sistem dan teknis pelaporan dengan lebih baik, sehingga data madrasah menjadi lebih akurat dan tepat waktu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh madrasah, khususnya MIN 1 Pasuruan, semakin siap dalam menghadapi kebijakan baru terkait TKA serta mampu menyelesaikan PDUM secara optimal demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Pasuruan.

Siswa Kelas 6 MIN 1 Pasuruan Gelar Eksplorasi Soal TKA Mandiri Berbasis Kisi-Kisi Terbaru

 





​PASURUAN – Kamis, 22 Januari 2026, suasana serius namun antusias menyelimuti gedung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan. Sebanyak empat rombongan belajar (rombel) siswa kelas 6 secara serentak melaksanakan kegiatan "Eksplorasi Soal Tes Kompetensi Akademik (TKA)" yang dikembangkan secara khusus oleh tim guru kelas 6.

​Kegiatan ini merupakan langkah proaktif madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi ujian akhir tingkat SD/MI. Berbeda dengan latihan biasa, paket soal yang dikerjakan hari ini dirancang secara mendalam berdasarkan bedah kisi-kisi TKA SD/MI terbaru yang telah disesuaikan dengan standar kompetensi kelulusan.

​Inovasi Guru untuk Kesiapan Siswa

​Koordinator guru kelas 6 menjelaskan bahwa penyusunan soal ini memakan waktu yang cukup intensif. "Kami tidak hanya mengambil soal dari buku, tetapi mengembangkan indikator-indikator penting dari kisi-kisi resmi menjadi butir soal yang mampu menantang nalar kritis (HOTS) siswa. Fokus kami adalah agar anak-anak tidak kaget dengan variasi soal yang mungkin muncul nanti," ujarnya di sela-sela pemantauan kelas.

​Eksplorasi soal ini meliputi mata pelajaran inti yang diujikan dalam TKA. Melibatkan lebih dari 100 siswa yang terbagi dalam empat rombel, kegiatan ini dilakukan dengan metode simulasi yang menyerupai kondisi ujian sebenarnya untuk melatih mental dan manajemen waktu siswa.

​Antusiasme Empat Rombel

​Sejak pagi hari, para siswa di keempat rombel terlihat fokus menelaah lembar demi lembar soal. Program ini mendapatkan apresiasi positif dari wali murid karena dianggap sebagai langkah konkret madrasah dalam memberikan pendampingan akademik yang maksimal.

​Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi ini adalah bagian dari rangkaian program sukses ujian 2026. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh siswa dari Rombel A hingga D memiliki standar pemahaman yang sama terhadap kisi-kisi yang ada. Harapannya, hasil evaluasi dari eksplorasi hari ini bisa menjadi acuan guru untuk memberikan penguatan pada materi-materi yang masih dianggap sulit oleh siswa," pungkas beliau.

​Kontributor: Tim Humas MIN 1 Pasuruan

Siswa Kelas 5 MIN 1 Pasuruan Latihan Materi Berguling di Bawah Asuhan Bapak Mujibaturrahman

Bapak Mujibaturrahman Sedang mengajar

Pasuruan – Siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dengan materi berguling. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dan dibimbing langsung oleh guru PJOK, Bapak Mujibaturrahman.

Sumber; Bapak Mift. Jinan

Latihan berguling ini bertujuan untuk melatih kelenturan, keseimbangan, serta koordinasi gerak tubuh siswa. Dalam pelaksanaannya, Bapak Mujibaturrahman terlebih dahulu memberikan penjelasan dan contoh gerakan berguling yang benar dan aman, baik berguling ke depan maupun ke belakang. Siswa kemudian mempraktikkan gerakan tersebut secara bergantian dengan penuh semangat dan antusias.

Bapak Mujibaturrahman menekankan pentingnya mengikuti instruksi dan menjaga keselamatan selama latihan. Ia juga memberikan motivasi agar siswa tidak takut mencoba serta terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan motorik mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas 5 MIN 1 Pasuruan tidak hanya memahami materi PJOK secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik. Kegiatan latihan berguling ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam mendukung perkembangan fisik, kesehatan, dan kepercayaan diri peserta didik.

MIN 1 Pasuruan Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Pasuruan — MIN 1 Pasuruan memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 17 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MIN 1 Pasuruan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan shalawat Nabi dan tausiyah oleh pembicara yang diundang khusus untuk memberikan penguatan spiritual kepada peserta didik. Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini.
Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan tonggak sejarah turunnya perintah salat lima waktu. Oleh karena itu, beliau menekankan pentingnya meneladani makna Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan semangat Isra’ Mi’raj, mari kita tingkatkan semangat salat dan ibadah kita kepada Allah SWT. Salat adalah tiang agama dan menjadi kunci utama dalam membentuk karakter siswa yang beriman dan berakhlak mulia,” tutur beliau.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MIN 1 Pasuruan semakin memahami makna Isra’ Mi’raj, tidak hanya sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai penguat komitmen dalam menjalankan ibadah dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Isra’ Mi’raj di MIN 1 Pasuruan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh warga madrasah senantiasa diberikan keistiqamahan dalam beribadah serta meraih keberkahan dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Di usia Menjelang Magrib (bukan senja), Bu Bawon Musarofah Bersama Ibu Eka Yuliana Latih Pramuka dengan Penuh Semangat

Pasuruan — Pagi Sabtu yang cerah, suasana di MIN 1 Pasuruan tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah peserta didik dengan penuh antusias mengikuti kegiatan latihan Pramuka yang dipandu oleh Bu Bawon Musarofah bersama seorang guru profesional, Ibu Eka Yuliana. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, serta kekompakan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.

Dalam latihan tersebut, Bu Bawon Musarofah berperan aktif mendampingi dan memotivasi peserta didik, sementara Ibu Eka Yuliana memberikan arahan teknis gerak dan formasi dengan sentuhan koreografi yang menarik. Kolaborasi keduanya menjadikan latihan Pramuka terasa lebih hidup, kreatif, dan terarah.

Peserta didik tampak serius dan fokus memperhatikan setiap instruksi yang diberikan. Dengan sikap disiplin dan semangat tinggi, mereka berusaha menirukan gerakan dengan tepat, mencerminkan karakter Pramuka yang tangguh, patuh, dan bertanggung jawab.

Kegiatan latihan yang dilakukan menjelang waktu Magrib ini tidak hanya melatih fisik dan kekompakan, tetapi juga menanamkan nilai pengelolaan waktu, kebersamaan, serta kedisiplinan. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta didik MIN 1 Pasuruan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal dan siap tampil percaya diri dalam berbagai kegiatan kepramukaan.

Kelas VI MIN 1 Pasuruan Rutin Gelar Giat Takhfidz Setiap Sabtu sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Qurani

 

Pasuruan — Dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, siswa kelas VI MIN 1 Pasuruan secara rutin melaksanakan kegiatan takhfidz bersama setiap hari Sabtu. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang Qurani, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Giat takhfidz dilaksanakan dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Para siswa dibimbing oleh guru untuk menghafal, murojaah, serta memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara berkesinambungan. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap hafalan Al-Qur’an tidak hanya menjadi target akademik, tetapi juga menjadi bekal spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, menyampaikan bahwa kegiatan takhfidz merupakan investasi jangka panjang dalam pendidikan karakter siswa.

“Jika bukan di usia MI kita gembleng dengan Al-Qur’an, kapan lagi? Karena di jenjang pendidikan lanjutan belum tentu terlayani dengan maksimal,” tegas beliau.

Menurutnya, usia madrasah ibtidaiyah merupakan masa emas untuk membentuk kebiasaan baik, termasuk kedisiplinan dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. Oleh karena itu, MIN 1 Pasuruan berkomitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh pendidikan di madrasah.

Dengan adanya kegiatan takhfidz rutin ini, diharapkan siswa kelas VI MIN 1 Pasuruan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, sehingga mampu menjadi insan Qurani yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

NANDUR KARAKTER LIWAT KBC ING JUM'AT LEGIAN

 


BEJI – MIN 1 Pasuruan, mlebu Minggu kapindo ing semester 2 taun piwulangan 2025/2026. Jum'at (09/01/2026), swasana ing madrasah katingal regeng lan kebak semangat. Kangge miwiti pasinaon ing taun anyar iki, para murid langsung dipunajak nindakake pembiasaan Jum’at Legi (Legian) sing pancen wis dadi tradisi becik ing kene.

​       Kagiyatan dipunwiwiti kanthi nindakake sholat Dhuha jamaah sing dipunimami dening Bapak Mujibaturrohman. Sawise rampung sholat, swasana tambah khidmat nalika kabeh warga madrasah maos Istighotsah sing dipunpandhegani dening Bapak Jinan (Waka Humas).

​  Minangka pungkasaning adicara, ana waosan Tahlil lan donga sing dipunpimpin langsung dening Kepala Madrasah Bapak Abdul Qadir. Perlu kawuningan bilih Bapak Abdul Qadir wektu iki ugi njabat dadi Ketua MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama') ono Kecamatan Prigen. Mula mboten nggumunake yen panjenengane banget nggatekake lan peduli marang kagiyatan agami kaya ngene iki.

​Kagiyatan Jum’at Legian iki wis suwe dipunlampahi ing madrasah. Ancasipun (tujuane) yaiku:

  • ​Supaya murid bisa nuwuhake karakter tresna marang Allah lan Rasul.
  • ​Nandurake nilai-nilai kaimanan ing njero ati.
  • ​Kagiyatan iki ugi selaras karo program pemerintah sing anyar, yaiku KBC (Kurikulum Berbasis Cinta).

​Kagiyatan iki dipunrawuhi kanthi kompak dening ​Murid: Udakara 880  saka kelas 1 nganti kelas 6 kumpul dadi siji kanthi tertib. Para Ustadz lan Ustadzah Utawa wali kelas lan guru mapel, kabeh melu ndampingi lan nyengkuyung kagiyatan iki kanthi tulus.

​Kanthi anane kagiyatan iki, muga-muga para murid mboten mung pinter ing babagan pelajaran sekolah wae, nanging uga nggadhahi akhlak sing mulya lan rasa tresna sing jero marang Gusti Kang Maha Kuwasa. Fz