Pasuruan — MIN 1 Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar Workshop KBC (Kurikulum Berbasis Cinta). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari workshop sebelumnya sebagai bentuk konsistensi madrasah dalam menguatkan implementasi nilai-nilai pendidikan berbasis karakter dan kasih sayang di lingkungan sekolah.
Workshop yang diikuti seluruh guru MIN 1 Pasuruan ini berlangsung dengan suasana yang berbeda dan penuh makna. Para guru hadir mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini bukan sekadar penampilan, tetapi menjadi simbol penghargaan terhadap keberagaman budaya sekaligus wujud nilai cinta dan saling menghormati antar sesama warga madrasah.
Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari workshop sebelumnya agar implementasi KBC semakin nyata dalam proses pembelajaran.
“Workshop ini adalah kelanjutan dari kegiatan yang telah kita laksanakan sebelumnya. Kami ingin memastikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya dipahami secara konsep, tetapi benar-benar diterapkan dalam sikap, cara mengajar, dan interaksi sehari-hari di madrasah,” ujar beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa penggunaan pakaian adat oleh para guru menjadi pesan kuat tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman.
“Dengan mengenakan pakaian adat, kita belajar untuk saling menghargai perbedaan. Inilah wujud nyata pendidikan berbasis cinta — saling menghormati, saling peduli, dan saling menguatkan,” tambahnya.
Selama workshop, para guru mendapatkan penguatan materi mengenai strategi pembelajaran yang menumbuhkan empati, komunikasi positif dengan siswa, serta penciptaan lingkungan kelas yang ramah dan menyenangkan.
Kegiatan ini diharapkan mampu semakin mempererat kebersamaan antar guru sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MIN 1 Pasuruan, sehingga madrasah tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia.


No comments:
Post a Comment