Di awal bulan suci Ramadan 1447 H, keluarga besar MIN 1 Pasuruan mengawali kegiatan dengan nuansa religius dan penuh kekhusyukan. Sejak pagi hari, para guru dan tenaga kependidikan melaksanakan salat duha berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an.
Kegiatan ini menjadi tradisi positif yang terus dijaga setiap memasuki bulan yang penuh berkah. Dalam pelaksanaannya, setiap guru mendapatkan bagian membaca Al-Qur’an per juz, sehingga khataman dapat dilakukan secara bersama-sama dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.
Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat spiritualitas seluruh pendidik di bulan yang mulia.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Kami ingin memulai hari-hari di bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, agar semangat tersebut juga menular kepada para peserta didik,” tuturnya.
Suasana khidmat terasa saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi teladan nyata bagi siswa bahwa para guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga mencontohkan praktik ibadah secara langsung.
Dengan diawalinya Ramadan 1447 H melalui salat duha dan tadarus per juz oleh para guru, MIN 1 Pasuruan berharap keberkahan senantiasa menyertai seluruh civitas madrasah serta menjadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna dan penuh keberkahan.
.jpeg)


.jpeg)


No comments:
Post a Comment