google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: Ekskul Melukis MIN 1 Pasuruan, Wadah Kreativitas yang Unik

Ekskul Melukis MIN 1 Pasuruan, Wadah Kreativitas yang Unik


PASURUAN - Kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) melukis di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan tengah menjadi primadona. Ekskul ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menyalurkan bakat seni mereka. Dibimbing oleh seorang seniman kenamaan, Bapak Sukamto, ekskul melukis di sekolah ini tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga mengedepankan keunikan setiap anak.

Membina Tanpa Menghilangkan Ciri Khas Individu

Pendekatan Bapak Sukamto dalam membina para siswa sangat istimewa. Beliau tidak menuntut anak-anak untuk melukis dengan gaya yang seragam. Sebaliknya, beliau justru mendorong mereka untuk mengeksplorasi imajinasi dan karakter masing-masing. "Saya tidak ingin anak-anak hanya meniru, saya ingin mereka berani menunjukkan siapa diri mereka lewat karya," ujar Bapak Sukamto.

Alhasil, setiap lukisan yang dihasilkan oleh siswa MIN 1 Pasuruan memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Ada yang menyukai gaya realis, ada yang lebih ekspresif dengan warna-warna cerah, dan ada pula yang gemar melukis dunia fantasi. Bapak Sukamto berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan dan memberikan saran, namun tetap memberikan kebebasan berekspresi sepenuhnya. Ibu Suhartini sebagai koordinator ekskul juga merasa puas dengan berkembangnya anak-anak.

Dukungan Penuh Kepala Sekolah

Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, mengungkapkan dukungannya yang luar biasa terhadap kegiatan ini. Beliau meyakini bahwa seni, khususnya melukis, dapat mengasah kecerdasan emosional dan kreativitas siswa. "Kami sangat mendukung ekskul melukis ini karena ini adalah cara yang luar biasa bagi anak-anak untuk mengembangkan diri. Seni bukan hanya tentang melukis, tetapi juga tentang membentuk karakter dan rasa percaya diri," tutur Abdul Qodir.

Dengan bimbingan yang tepat dan dukungan penuh dari pihak sekolah, ekskul melukis di MIN 1 Pasuruan diharapkan dapat terus melahirkan seniman-seniman cilik yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter dan identitas yang kuat dalam setiap karyanya.

No comments: