Surabaya, 9 September 2025 — Bidang Pendma Kanwil kementerian agama provinsi Jawa Timur bersama KKG-MGMP-MGBK provinsi Jawa Timur menyelenggarakan evaluasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di BDK Keagamaan Surabaya bagi para pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Provinsi Jawa Timur. Acara yang berlangsung selama dua hari, dari 8 hingga 9 September 2025, ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program dan merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, mengajak para peserta untuk terus mengasah kompetensi melalui wadah KKG, MGMP, dan MGBK. Beliau menekankan pentingnya peran KKG dan MGMP di lingkungan terkecil, yaitu di masing-masing madrasah, sebagai pondasi utama peningkatan kualitas pendidikan.
Sementara itu, Dr. H. Sugiyo, M.Pd., yang hadir sebagai narasumber, menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang berfokus pada proses dan hasil. Ia menekankan bahwa guru tidak hanya perlu merancang pembelajaran yang baik, tetapi juga memastikan ada dampak nyata terhadap kemampuan siswa.
Kepala MIN 1 Pasuruan, bapak Abdul Qodir yang juga merupakan salah satu pembina di KKG MI Provinsi Jawa Timur, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh para peserta. Ia berharap acara ini tidak hanya sekadar memenuhi tuntutan PKB, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus. Menurutnya, jalinan hubungan yang kuat ini akan menjadi pintu gerbang bagi pertukaran pengetahuan dan wawasan yang lebih luas.
.jpeg)

No comments:
Post a Comment