Pasuruan – MIN 1 Pasuruan terus berinovasi dalam metode pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam budaya baca siswa. Seperti yang terlihat dalam kegiatan di Pojok Baca salah satu kelas tepatnya murid kelas 5. Mereka sedang melaksanakan kegiatan literasi digital yang terpimpin dan terbimbing.
Dalam kegiatan ini, murid tidak meninggalkan budaya mencatat dan membaca, namun medianya diperluas. Gawai (smartphone) digunakan sebagai alat riset untuk mengakses materi pengayaan yang lebih luas, sementara hasil pemahaman tetap dituangkan ke dalam lembar kerja fisik.
Kombinasi antara suasana Pojok Baca yang asri dan penggunaan perangkat digital ini bertujuan untuk membangun ekosistem belajar yang menyenangkan sekaligus relevan dengan perkembangan zaman (Abad 21)
"Siapa bilang HP hanya untuk bermain game?" Di MIN 1 Pasuruan, gawai adalah jendela dunia perpustakaan digital kami!
Melalui program Literasi Digital, kami mengajak murid khususnya kelas 4,5 dan 6 untuk memanfaatkan teknologi sebagai sumber belajar yang tanpa batas. Bertempat di "Pojok Baca" yang nyaman, para siswa diajarkan cara mengakses e-book, mencari referensi pelajaran, dan memilah informasi yang valid, membuat poster, menyusun infografis. Berikut hasil karya siswa dari kegiatan pembelajaran berbasis literasi digital.
"Pojok Baca MIN 1 Pasuruan dapat Mentransformasi ruang baca fisik menjadi gerbang pengetahuan digital. Anak-anak belajar bahwa smartphone adalah alat pintar untuk orang yang pintar. Yuk, budayakan literasi digital yang sehat sehingga membawa manfaat. Fz


No comments:
Post a Comment