google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: Sinergi Kuat Pengelola BOS: KKMI Beji Gelar Koordinasi Strategis di MI Badrul Ulum

Sinergi Kuat Pengelola BOS: KKMI Beji Gelar Koordinasi Strategis di MI Badrul Ulum

 

BEJI, PASURUAN – Suasana hangat namun penuh semangat menyelimuti aula MI Badrul Ulum Simpar, Kamis (21/5/2026). Pagi itu, puluhan bendahara BOS Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Beji berkumpul dalam agenda Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Bendahara BOS yang digelar oleh KKMI Kecamatan Beji.

Bukan sekadar rapat rutin, pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang akuntabel, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Ketua KKMI Kecamatan Beji, bapak Abdul Qodir, yang juga menjabat sebagai Kepala MIN 1 Pasuruan, membuka acara dengan sambutan penuh apresiasi.

"Saya benar-benar bangga melihat dedikasi Bapak/Ibu Bendahara sekalian," ujar Abdul Qodir di hadapan peserta yang hadir. "Mengelola anggaran BOS itu bukan perkara mudah. Mulai dari perencanaan di RKM-RKAM, eksekusi kegiatan, hingga tahap pelaporan—semua menuntut ketelitian, integritas, dan komitmen tinggi. Dan Alhamdulillah, saya lihat semangat itu terus menyala di Kecamatan Beji."

Salah seorang peserta  Bendahara BOS  madrasah  Beji, mengungkapkan kesan positifnya.

"Kegiatan seperti ini sangat kami nantikan, Pak, Selain mendapat update regulasi, kami juga bisa berbagi pengalaman langsung dengan rekan-rekan se-KKMI. Kadang ada kendala teknis di lapangan yang ternyata solusinya sudah ditemukan madrasah lain. Forum seperti ini jadi jembatan emas bagi kami."

Fokus pada Pembaruan Regulasi

Di tengah dinamika kebijakan pendidikan yang terus berkembang, bapak Abdul Qodir menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan regulasi pengelolaan BOS.

"Aturan bisa berubah, mekanisme bisa diperbarui. Tapi satu yang tidak boleh berubah: prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas," tegasnya. "Saya mengajak seluruh Bendahara BOS se-KKMI Kecamatan Beji untuk terus uptodate. Ikuti bimtek, baca pedoman terbaru, dan jangan ragu berkoordinasi dengan pengawas atau tim teknis kabupaten. Jangan sampai karena kurang informasi, madrasah kita justru terkena temuan yang sebenarnya bisa dihindari."

Pernyataan ini diamini oleh pengurus KKMI lainnya  yang memandu sesi diskusi teknis.

"Kami juga akan fasilitasi grup komunikasi daring khusus bendahara," tambahnya. "Jadi kalau ada pertanyaan mendesak soal juknis BOS, tidak perlu menunggu rapat bulanan. Bisa langsung diskusi, dan insyaallah tim KKMI akan merespons secepatnya."

Komitmen Bersama untuk Madrasah Lebih Baik

Acara yang berlangsung hingga siang hari ini juga diisi dengan bedah kasus pelaporan BOS triwulan I, simulasi pengisian aplikasi, serta tanya jawab interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari teknis anggaran hingga strategi dokumentasi kegiatan.

Di penghujung acara, bapak Abdul Qodir kembali menyampaikan pesan penutup yang menggugah.

"Ingat, setiap rupiah dana BOS yang kita kelola adalah amanah umat. Di balik angka-angka itu, ada harapan anak-anak madrasah untuk mendapat fasilitas belajar yang lebih baik, ada guru yang butuh dukungan pengembangan kompetensi, ada orang tua yang percaya menitipkan putra-putrinya di madrasah kita," ucapnya dengan nada penuh makna. "Mari kita jaga kepercayaan ini dengan kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja kolaboratif."

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan komitmen tertulis para bendahara untuk meningkatkan kualitas pengelolaan BOS di masing-masing madrasah. Dengan sinergi yang terus diperkuat, KKMI Kecamatan Beji optimis mampu mendorong terwujudnya tata kelola pendidikan madrasah yang tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga menginspirasi.

Beji, 21 Mei 2026
Oleh: Redaksi Pendidikan – Meliput dengan Integritas

No comments: