google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri 1447 H, ASN MIN 1 Pasuruan Gelar Silaturahmi

Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri 1447 H, ASN MIN 1 Pasuruan Gelar Silaturahmi

 

Laporan : Silaturrahmi KLIK untuk mengunduh versi word

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Idul Fitri 1447 H merupakan moment suci yang menjadi tonggak pembaharuan spiritual bagi umat Islam. Setelah melewati bulan Ramadhan penuh ibadah, momentum ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kerja yang lebih tinggi. Di lingkungan MIN 1 Pasuruan, pasca libur Idul Fitri seringkali menjadi tantangan untuk mengembalikan fokus dan konsentrasi kerja ASN (Aparatur Sipil Negara). Diperlukan sebuah wadah untuk menyatukan visi dan mempererat hubungan kekeluargaan yang sempat renggang akibat jarak fisik selama masa libur. Oleh karena itu, susunan guru MIN 1 Pasuruan menginisiasi kegiatan silaturahmi sebagai upaya penguatan kinerja.

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam laporan ini adalah:

  1. Bagaimana pelaksanaan kegiatan silaturahmi ASN MIN 1 Pasuruan pada tanggal 25 -26 Maret 2025?
  2. Bagaimana dampak kegiatan silaturahmi terhadap penguatan kinerja pasca Idul Fitri?

1.3 Tujuan Penulisan Penulisan laporan ini bertujuan untuk:

  1. Mendeskripsikan jalannya kegiatan silaturahmi kepada Pengawas, Kepala Madrasah, dan Guru.
  2. Menjelaskan manfaat kegiatan dalam membangun kembali semangat kerja dan soliditas tim.

1.4 Manfaat Penulisan Manfaat dari penulisan laporan ini adalah:

  1. Sebagai dokumen pertanggungjawaban kegiatan.
  2. Sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan serupa di tahun berikutnya.
  3. Sebagai bukti konkret upaya peningkatan kinerja ASN di MIN 1 Pasuruan.

BAB II. LANDASAN TEORI / TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Silaturahmi dalam Islam Silaturahmi berasal dari kata shillah (hubungan) dan rahim (rahmat/keluarga). Secara istilah, silaturahmi adalah usaha menghubungkan kasih sayang antar sesama. Dalam konteks kelembagaan, silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan kekerabatan, tetapi juga hubungan kerja (work relationship).

2.2 Kinerja ASN Pasca Libur Menurut Manajemen Sumber Daya Manusia, efektivitas kerja karyawan pasca libur panjang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial. Teori Group Cohesiveness menyatakan bahwa semakin kuat ikatan emosional antar anggota kelompok, semakin tinggi pula produktivitas kelompok tersebut. Silaturahmi menjadi media untuk meningkatkan kohesivitas tersebut.

BAB III. METODE PENELITIAN / PELAKSANAAN

3.1 Waktu dan Tempat Kegiatan silaturahmi dilaksanakan pada:

  • Hari : Selasa- Rabu
  • Tanggal : 25-26 Maret 2025
  • Tempat : MIN 1 Pasuruan / Rumah Pengawas / Rumah Kamad dan guru

3.2 Peserta Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi:

  1. Pengawas Madrasah Kecamatan Beji.
  2. Kepala MIN 1 Pasuruan.
  3. Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (ASN dan P3K MIN 1 Pasuruan.

3.3 Langkah Kerja / Prosedur Prosedur pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut:

  1. Pembentukan panitia kecil oleh susunan guru.
  2. Penjadwalan dan koordinasi waktu dengan pihak Pengawas dan Kepala Madrasah.
  3. Persiapan konsumsi dan transportasi.
  4. Pelaksanaan silaturahmi secara langsung.
  5. Penutupan dan doa bersama.

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat. Data hasil kegiatan sebagai berikut:

  • Jumlah Peserta Hadir : 45 Orang
  • Suasana : Hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.
  • Output : Terjalinnya komunikasi yang lebih baik antara atasan dan bawahan, serta sirnanya gap komunikasi pasca libur.

4.2 Pembahasan Kegiatan silaturahmi ini terbukti efektif sebagai "penyegaran" mental dan sosial bagi ASN MIN 1 Pasuruan. Pembahasan meliputi:

  1. Penguatan Relasi: Diskusi informal yang terjadi selama acara berhasil mencairkan suasana kaku pasca libur. Hal ini sesuai dengan teori kohesivitas kelompok yang disebutkan di Bab II.
  2. Sinkronisasi Kerja: Momentum ini digunakan Kepala Madrasah dan Pengawas untuk memberikan arahan ringan terkait target semester genap, sehingga guru tidak lagi "kehilangan momentum" saat masuk kerja.
  3. Dampak Psikologis: Rasa saling memaafkan yang menjadi esensi Idul Fitri berhasil diaktualisasikan, sehingga beban kerja emosional berkurang dan siap untuk bekerja dengan hati yang bersih.

BAB V. PENUTUP

5.1 Kesimpulan Kegiatan "Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri 1447 H" yang dilaksanakan pada 25 -26 Maret 2025 telah berhasil mencapai target. Silaturahmi ke Pengawas, Kepala Madrasah, dan sesama guru terbukti mampu membangun kembali energi positif dan soliditas tim kerja MIN 1 Pasuruan.

5.2 Saran Adapun saran untuk kegiatan mendatang adalah:

  1. Waktu pelaksanaan diusahakan lebih pagi agar tidak mengganggu jam mengajar jika dilakukan di hari kerja.
  2. Perlu adanya agenda sharing session yang lebih terstruktur agar masukan dari guru dapat terdokumentasi dengan baik.

C. BAGIAN AKHIR (ENDING)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS.
  2. Modul Pembinaan Kementerian Agama tentang Etos Kerja ASN.

LAMPIRAN

  1. Dokumentasi Foto Kegiatan (Foto bersama Pengawas, Kepala Madrasah, dan Guru).



No comments: