Penyelenggara: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan
Lokasi: Omah Londo Hotel dan Resort
Tanggal: 10–11 April 2026
1. LATAR BELAKANG
Madrasah sebagai satuan pendidikan Islam di bawah pembinaan
Kementerian Agama dituntut untuk memiliki tata kelola yang profesional, tertib
administrasi, akuntabel, dan responsif terhadap transformasi digital. Masih
terdapat variasi kapasitas pengelola madrasah dalam hal penyusunan RKAM,
pelaporan SPAN, kearsipan digital, manajemen SDM, dan pengendalian internal.
Kegiatan ini dirancang sebagai best practice yang mengintegrasikan peran
strategis Kantor Kemenag Kabupaten dengan pelaksana teknis di MIN, MTsN, dan
MAN agar tata kelola berjalan seragam, terukur, dan berorientasi pada mutu
layanan pendidikan.
Dasar Hukum & Acuan:
- UU
No. 20/2003 tentang Sisdiknas & UU No. 23/2014 tentang Pemda
(Kewenangan Kemenag)
- Permenag
terkait Standar Pengelolaan Madrasah & RKAM
- PMK
tentang Pengelolaan Keuangan APBN di Lingkungan Kemenag
- Perka
BKN tentang Analisis Beban Kerja & Penetapan Jabatan
- Instruksi
Internal Kemenag RI tentang Transformasi Digital Madrasah & e-Office
2. TUJUAN & MANFAAT
|
Tujuan |
Manfaat |
|
1. Menyelaraskan pemahaman & praktik tata kelola
administrasi, kepegawaian, dan keuangan APBN di madrasah |
✅ SOP terstandarisasi antar
jenjang (MIN/MTsN/MAN) |
|
2. Meningkatkan kompetensi Ka TU, Bendahara, Admin, &
APK APBN dalam sistem digital Kemenag |
✅ Laporan tepat waktu, minim
temuan audit |
|
3. Membangun mekanisme pengendalian internal &
monitoring berkala |
✅ Akuntabilitas publik &
kepercayaan stakeholder |
|
4. Mendorong kolaborasi antar madrasah & Kantor
Kemenag Kab. Pasuruan |
✅ Efisiensi sumber daya &
sharing praktik baik |
- Format:
Workshop Interaktif, Simulasi Sistem, Studi Kasus, Penyusunan Draft SOP,
Pendampingan Teknis
- Peserta:
Kepala Tata Usaha, Bendahara Madrasah, Admin TU, APK APBN (MIN, MTsN, MAN
se-Kab. Pasuruan)
- Narasumber/Pendamping:
- Bapak
H. Dr. Bahrul Ulum, S.Ag., M.Si – Kepala Sub Bagian TU (Pembina Strategis
& Pengawasan Tata Kelola)
- Ibu
Hj. Prantini, S.H., M.Pd – Analisis Kepegawaian SDM Ahli Madya
(Penyusunan ABK, Mutasi, Pengembangan Kompetensi)
- Praktisi
Keuangan APBN & Digitalisasi (Tim Kemenag Kab. & Instruktur
Simpan/SPAN)
4. PILAR TATA KELOLA & PERAN AKTOR
|
Pilar |
Fokus Penguatan |
Penanggung
Jawab Utama |
|
1. Administrasi & Kearsipan |
Digitalisasi surat masuk/keluar, klasifikasi arsip,
e-Office, retensi dokumen |
Ka TU, Admin |
|
2. Manajemen SDM |
Analisis Beban Kerja, penempatan sesuai kompetensi, usulan
kenaikan pangkat, diklat teknis |
Analisis SDM Ahli Madya, Ka TU |
|
3. Keuangan APBN & RKAM |
Penyusunan RKAM realistis, pelaporan SPAN, pencairan
BOS/BOP, pertanggungjawaban, kepatuhan PMK |
APK APBN, Bendahara |
|
4. Pengendalian Internal & Audit |
Checklist kepatuhan, rekonsiliasi data, antisipasi temuan,
pelaporan triwulan |
Ka Subbag TU, Tim Internal |
|
5. Digitalisasi Layanan |
Integrasi Dapodik, Simpatika, e-Kinerja, SIPLah, dashboard
monitoring |
Admin, Ka TU, APK APBN |
5. LANGKAH IMPLEMENTASI (PRA–SELAMA–PASCA KEGIATAN)
🟦 Pra-Kegiatan (Maret
2026)
- Distribusi
kuesioner pemetaan kondisi tata kelola tiap madrasah
- Pengumpulan
draft SOP, struktur organisasi, dan temuan audit tahun sebelumnya
- Penyusunan
modul & skenario simulasi sistem
🟨 Selama Kegiatan (10–11
April 2026)
|
Hari |
Agenda Inti |
Output |
|
10 April |
Pembukaan, Kebijakan Tata Kelola Kemenag, Analisis SDM
& ABK, Simulasi e-Office & Arsip Digital |
Draft SOP TU & Kearsipan |
|
11 April |
Pengelolaan APBN/RKAM, Simulasi SPAN & Pelaporan,
Pengendalian Internal, Rencana Tindak Lanjut |
Matriks RKAM, Checklist Audit, Komitmen Implementasi |
🟩 Pasca-Kegiatan (Mei–Juli
2026)
- Pendampingan
daring/luring 3x dalam 3 bulan
- Review
laporan keuangan triwulan II & kepatuhan SOP
- Forum
sharing praktik baik antar madrasah (MIN↔MTsN↔MAN)
- Penyusunan
laporan akhir & rekomendasi ke Kanwil/Kemenag Pusat
6. MATRIKS TANGGUNG JAWAB
|
Aktor |
Tugas Pokok |
Indikator Kinerja |
|
Ka Subbag TU |
Pengawasan, validasi kebijakan, koordinasi lintas madrasah |
100% madrasah terverifikasi kepatuhan tata kelola |
|
Analisis SDM |
Penyiapan ABK, usulan formasi, pendampingan kompetensi |
Peta jabatan & beban kerja terupdate per madrasah |
|
Ka TU Madrasah |
Eksekusi SOP, koordinasi admin & bendahara, pelaporan
berkala |
SOP berlaku, arsip digital 100%, surat terselesaikan ≤3
hari |
|
Bendahara |
Pengelolaan kas, verifikasi dokumen, laporan realisasi |
Laporan SPAN tepat waktu, zero over/under budget tanpa
justifikasi |
|
Admin |
Input data Dapodik/Simpatika, manajemen e-Office, backup
data |
Data akurat, tidak ada double entry, arsip cloud
terstruktur |
|
APK APBN |
Penyusunan RKAM, pencairan dana, pelaporan BOS/BOP,
rekonsiliasi |
RKAM realistis, serapan ≥90%, audit clean opinion |
7. INDIKATOR KEBERHASILAN & MONITORING EVALUASI
|
Indikator |
Target |
Cara Pengukuran |
|
SOP Tata Kelola disahkan & diimplementasikan |
100% madrasah |
Verifikasi dokumen & observasi lapangan |
|
Ketepatan waktu pelaporan APBN/SPAN |
≥90% tepat waktu |
Dashboard SPAN Kemenag |
|
Penurunan temuan audit/internal |
≥50% penurunan |
Laporan Inspektorat/Kanwil |
|
Kepuasan layanan administrasi madrasah |
≥85% |
Survei stakeholder (guru, orang tua, siswa) |
|
Integrasi sistem digital |
3 sistem terhubung |
Uji coba Dapodik–e-Office–SPAN |
Mekanisme Monev:
- Bulanan:
Checklist kepatuhan oleh Ka Subbag TU
- Triwulan:
Rapat koordinasi & review laporan keuangan/RKAM
- Semester:
Audit internal mandiri & publikasi praktik baik
8. REKOMENDASI STRATEGIS
- Komitmen
Pimpinan Madrasah untuk menjadikan tata kelola sebagai prioritas mutu,
bukan sekadar administratif.
- Alokasi
Anggaran Diklat Berkelanjutan bagi TU, Bendahara, & Admin agar
kompetensi sistem tetap mutakhir.
- Pembentukan
Gugus Kerja Tata Kelola Madrasah di tingkat Kabupaten sebagai wadah
sharing, peer-review, dan troubleshooting teknis.
- Integrasi
Data Terpusat antara Simpatika, Dapodik, e-Kinerja, dan SPAN untuk
menghindari silo informasi.
- Reward
& Recognition bagi madrasah dengan tata kelola terbaik sebagai
motivasi berkelanjutan.
9. PENUTUP
Penguatan tata kelola umum madrasah bukan sekadar pemenuhan
regulasi, melainkan fondasi strategis menuju madrasah yang mandiri, transparan,
dan berdaya saing. Dengan kolaborasi sinergis antara Kantor Kemenag Kabupaten
Pasuruan, pengelola TU, SDM, keuangan, dan digitalisasi, madrasah MIN/MTsN/MAN
di wilayah Pasuruan dapat menjadi percontohan tata kelola yang akuntabel dan
berorientasi pada mutu pembelajaran.
Disusun oleh:
Peserta dari MIN 1 Pasuruan
April 2026
Tuchfatul Aliyah


No comments:
Post a Comment