google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: July 2026

Sambut Tahun Ajaran Baru, MIN 1 Pasuruan Gelar Workshop Penyusunan Dokumen Satu Kurikulum


PASURUAN — Menyambut tahun ajaran baru yang akan datang, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan sukses menyelenggarakan kegiatan akademik penting bagi para tenaga pendidik. Agenda tersebut dikemas dalam bentuk Workshop Penyusunan dan Finalisasi Dokumen I Kurikulum.

Kegiatan workshop ini dilaksanakan secara tatap muka langsung pada hari Kamis, 2 Juli 2026. Bertempat di Aula MIN 1 Pasuruan yang berlokasi di RT.01/RW.08 Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Fokus pada Kesiapan Tahun Ajaran 2026/2027

Workshop ini secara khusus diselenggarakan untuk mempersiapkan perangkat administrasi dan arah pembelajaran madrasah menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui kegiatan penyusunan dan finalisasi Dokumen I Kurikulum ini, seluruh jajaran guru dan staf akademik diajak untuk menyelaraskan visi, misi, serta strategi pembelajaran agar sesuai dengan regulasi pendidikan terbaru dan kebutuhan peserta didik.

Pantauan di lokasi pada pukul 13:46 WIB menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Dipandu oleh pemateri di depan kelas yang memaparkan materi lewat laptop dan layar proyektor, para guru tampak serius berdiskusi, mencatat poin penting, dan mengoreksi dokumen kerja kurikulum masing-masing demi menghasilkan dokumen final yang berkualitas.

Langkah Strategis Tingkatkan Mutu Madrasah

Melalui finalisasi Dokumen I Kurikulum ini, MIN 1 Pasuruan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dokumen yang matang diharapkan dapat menjadi kompas dan pedoman yang jelas bagi guru dalam mengajar, mengevaluasi, serta mengembangkan potensi para siswa sepanjang satu tahun ajaran ke depan.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh nuansa kolaboratif antarpendidik demi kemajuan madrasah. (Red)

Pertajam Persiapan Zona Integritas, Kemenag Kabupaten Pasuruan Gelar Studi Tiru ke Kemenag Kabupaten Bantul

BANTUL – Dalam rangka mematangkan dan mempertajam strategi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan memimpin langsung rombongan studi tiru ke Kantor Kemenag Kabupaten Bantul pada Kamis (2/7/2026).

​Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan ini turut menyertakan jajaran pimpinan kantor, serta seluruh Kepala Satuan Kerja (Satker) dari lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kabupaten Pasuruan.

​Kehadiran rombongan dari Jawa Timur ini disambut hangat oleh Kepala Kemenag Kabupaten Bantul beserta jajaran pimpinan setempat. Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Bantul mengapresiasi semangat membara Kemenag Kabupaten Pasuruan dalam mengupayakan reformasi birokrasi di instansinya. Beliau secara terbuka membagikan kiat sukses, strategi taktis, hingga inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan di Kemenag Bantul hingga berhasil meraih predikat Zona Integritas.

​Setelah sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, Kepala Kemenag Kabupaten Bantul mengajak pimpinan Kemenag Kabupaten Pasuruan beserta para Kepala Satker MIN, MTsN, dan MAN untuk meninjau langsung fasilitas pelayanan publik dan implementasi inovasi di lapangan.

​Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa dipilihnya Kemenag Kabupaten Bantul sebagai lokus studi tiru bukanlah tanpa alasan. Rekam jejak dan keberhasilan Kemenag Bantul dalam membangun ekosistem kerja yang bersih dan melayani dinilai sangat ideal untuk diadopsi dan diadaptasi di Kabupaten Pasuruan.

​"Kami membawa seluruh Kepala Satker madrasah (MIN, MTsN, MAN) agar pemahaman mengenai pentingnya Zona Integritas ini merata hingga ke tingkat satuan pendidikan. Kami ingin pulang membawa formula terbaik untuk langsung diimplementasikan di Pasuruan," ujarnya di sela-sela peninjauan lapangan.

​Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan melayani di lingkungan Kemenag Kabupaten Pasuruan—termasuk di lingkungan madrasah—dapat segera terakselerasi dengan baik.