PASURUAN, 31 Juli 2026 – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kompetensi Kepala dan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) se-Kecamatan Beji resmi ditutup pada Jumat (31/7/2026). Acara penutupan dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Beji, Abdul Qodir, M.Pd.
Pelaksanaan
Bimtek yang berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat (28–31
Juli 2026) di Aula P. Majid, Durensewu, Pandaan ini menghadirkan dua narasumber
ahli, yakni Dra. Choyatin Nasucha, M.Pd. (Fasilitator Nasional KBC) dan Dra.
Nur Kholifah, M.Pd.I.
Dalam
sambutan penutupnya, Abdul Qodir, M.Pd. menyampaikan apresiasi
setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia, serta narasumber yang telah
berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Beliau menegaskan pentingnya
pengaplikasian nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam lingkungan madrasah
sehari-hari demi meningkatkan kualitas pelayanan terhadap para siswa.
"Melalui
Kurikulum Berbasis Cinta ini, madrasah tidak hanya sekadar menjadi tempat
mentransfer ilmu pengetahuan secara kognitif, tetapi menjadi rumah yang nyaman
bagi tumbuhnya akhlak mulia, kepedulian, persaudaraan, serta rasa cinta
mendalam kepada Allah SWT, sesama manusia, dan alam semesta," ujar Abdul Qodir.
Penerapan 5 Pilar Budaya Panca Cinta
Selama
pelatihan, para kepala madrasah dan guru MI se-Kecamatan Beji dibekali
pemahaman mendalam mengenai implementasi 5 Pilar Budaya Panca Cinta di
lingkungan pendidikan, yaitu:
- Cinta Allah SWT & Rasul-Nya
- Cinta Diri Sendiri & Sesama
- Cinta Ilmu Kebaikan
- Cinta Bangsa & Tanah Air
- Cinta Lingkungan & Alam
Semesta
Kegiatan
diakhiri dengan suasana hangat, penuh kebersamaan, dan komitmen kuat dari para
pendidik untuk membawa perubahan positif serta mengusung semangat "Madrasah
Berbasis Cinta" ke tempat tugas masing-masing demi memajukan kualitas
pendidikan madrasah di Kecamatan Beji.

.jpeg)
No comments:
Post a Comment