PRIGEN, PASURUAN — Suasana khidmat, anggun, dan penuh rasa bangga menyelimuti kawasan wisata The Pinus Prigen, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat, 18 September 2026. Di tempat tersebut, tepatnya di Lapangan Singo Barong, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan. Berada di tengah kesejukan udara lereng pegunungan dan naungan pepohonan pinus yang asri, perhelatan bersejarah ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, pejabat dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala lembaga pendidikan dari berbagai tingkatan.
Di antara barisan tamu undangan yang hadir memenuhi tribun kehormatan, tampak Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan, Abdul Qodir, M.Pd. Beliau hadir secara langsung untuk mengikuti seluruh rangkaian prosesi upacara hingga selesai. Kehadiran beliau tidak hanya sebagai bentuk pemenuhan undangan formal pemerintah daerah, melainkan juga simbol dukungan penuh institusi pendidikan madrasah terhadap kemajuan, kesejahteraan, dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pasuruan.
Suasana Khidmat Berlatar Keindahan Alam Prigen
Penetapan Lapangan Singo Barong, The Pinus Prigen, sebagai lokasi upacara peringatan tahun 2026 ini memberikan nuansa tersendiri yang berbeda dari pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya. Pemilihan kawasan bernuansa alam terbuka ini secara tidak langsung mengeksplorasi dan mempromosikan potensi pariwisata daerah yang menjadi salah satu kebanggaan warga Pasuruan.
Prosesi upacara diawali dengan laporan perwira upacara, dilanjutkan dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta upacara, mulai dari pasukan TNI, Polri, ASN Pemkab Pasuruan, jajaran Kemenag, hingga perwakilan siswa-siswi, tampak berdiri tegap penuh khidmat mengikuti setiap tahapan acara.
Salah satu momen paling menyentuh dalam rangkaian perhelatan tersebut adalah pembacaan riwayat singkat sejarah Kabupaten Pasuruan. Melalui pembacaan kilas balik sejarah ini, seluruh hadirin diajak untuk mengenang kembali rekam jejak perjuangan, kearifan lokal, serta fondasi peradaban yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Nilai-nilai sejarah inilah yang terus direvitalisasi untuk menjawab tantangan zaman di masa modern.
Amanat Pimpinan Daerah: Dorong Kolaborasi dan Inovasi
Dalam amanatnya, Bupati Pasuruan selaku inspektur upacara menyampaikan puji syukur atas perjalanan panjang daerah yang terus menunjukkan tren perkembangan positif di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, infrastruktur, pelayanan publik, hingga sektor pendidikan dan keagamaan.
Pimpinan daerah menegaskan bahwa capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan buah manis dari kerja keras, gotong royong, dan sinergi yang terjalin antara pemerintah, instansi keagamaan, serta seluruh lapisan masyarakat. Di tengah dinamika global yang terus berubah, tantangan utama ke depan adalah bagaimana menjaga konsistensi pembangunan manusia yang berdaya saing, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Upacara peringatan ini juga dimeriahkan oleh pertunjukan seni dan budaya lokal khas Pasuruan yang dibawakan secara kolosal oleh para generasi muda. Perpaduan tari tradisional dan musik gamelan yang melantun merdu di tengah lapangan rumput Singo Barong semakin memperkuat rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap identitas budaya lokal.
Pernyataan dan Apresiasi Kepala MIN 1 Pasuruan
Ditemui secara khusus usai pelaksanaan upacara, Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan peringatan hari jadi tersebut. Beliau menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik untuk Kabupaten Pasuruan.
“Atas nama keluarga besar MIN 1 Pasuruan, kami mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang memperingati perjalanan sejarahnya yang begitu panjang dan gemilang. Kehadiran kami di sini merupakan wujud nyata kebersamaan dan komitmen madrasah dalam mendukung visi besar pemerintah daerah,” tutur Abdul Qodir dengan penuh semangat.
Menurut beliau, momentum peringatan hari jadi ini hendaknya dijadikan sebagai ajang refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Pendidikan, khususnya pada tingkat dasar seperti Madrasah Ibtidaiyah, merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang akan melanjutkan roda pembangunan daerah di masa depan.
Sinergi Pendidikan Madrasah dan Pembangunan Daerah
Lebih lanjut, Abdul Qodir menjelaskan bahwa MIN 1 Pasuruan sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama senantiasa berkomitmen untuk menyelaraskan program pendidikan madrasah dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menekankan pada akademis dan keagamaan, tetapi juga pembentukan karakter, wawasan lingkungan, dan literasi digital.
“Kami di MIN 1 Pasuruan percaya bahwa pembangunan fisik yang megah harus diimbangi dengan pembangunan jiwa dan karakter peserta didik. Melalui pemahaman agama yang mendalam, penanaman nilai-nilai moral, serta penguatan kearifan lokal Pasuruan, kami berikhtiar melahirkan siswa-siswi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlakul karimah,” tambahnya.
Beliau juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan yang terus memberikan ruang serta dukungan bagi kemajuan madrasah. Sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan keagamaan terbukti mampu menciptakan iklim belajar yang kondusif serta melahirkan berbagai prestasi peserta didik di tingkat provinsi maupun nasional.
Harapan dan Doa untuk Kabupaten Pasuruan
Menutup keterangannya, Abdul Qodir menyampaikan harapan mendalam agar Kabupaten Pasuruan senantiasa dilimpahi keberkahan, kedamaian, dan kemajuan yang merata di seluruh wilayah, dari lereng pegunungan hingga kawasan pesisir.
“Harapan kami, Kabupaten Pasuruan ke depan semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Kami berdoa agar seluruh masyarakat Pasuruan selalu berada dalam lindungan Allah SWT, serta para pemimpin daerah diberikan kekuatan dan kearifan dalam membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih cemerlang. MIN 1 Pasuruan siap terus berkontribusi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul untuk Pasuruan yang kita banggakan,” pungkasnya.
Acara upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan di Lapangan Singo Barong diakhiri dengan pembacaan doa bersama, sesi ramah tamah, serta pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur. Seluruh tamu undangan, termasuk jajaran kepala madrasah dan sekolah, berbaur dalam kehangatan dan kebersamaan, menutup rangkaian peringatan bersejarah tersebut dengan penuh optimisme.

No comments:
Post a Comment