google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN

MIN 1 Pasuruan Laksanakan Apel Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025

Pasuruan, 22 Oktober 2025 — MIN 1 Pasuruan melaksanakan Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 dengan penuh khidmat di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dengan mengenakan busana ala santri — sarung, peci, dan baju putih untuk putra, serta gamis dan kerudung putih untuk putri.

Kepala MIN 1 Pasuruan dalam amanatnya menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, cinta tanah air, dan karakter religius.

Apel juga diisi dengan pembacaan Ikrar Santri Indonesia, doa bersama untuk para pahlawan dan ulama, serta penampilan siswa yang membacakan puisi bertema Santri Siaga Jiwa Raga.

Dengan semangat Hari Santri Nasional 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, keluarga besar MIN 1 Pasuruan berkomitmen untuk terus menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, dan cinta tanah air dalam setiap kegiatan pembelajaran di madrasah.

SIAPKAN PPDB, TIM KESISWAAN MTS. WAHID HASYIM BANGIL SOSIALISASI DI MIN 1 PASURUAN

PASURUAN – Dalam rangka menyambut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027, MTs. Wahid Hasyim Bangil (MTS Waha) menggelar kegiatan sosialisasi yang menyasar siswa-siswi kelas VI MIN 1 Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan baru-baru ini tersebut diwakili langsung oleh tim Kesiswaan MTs. Wahid Hasyim Bangil.

Acara sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan profil, program unggulan, serta berbagai fasilitas yang dimiliki MTs. Wahid Hasyim kepada calon lulusan MIN 1 Pasuruan.

Tim Kesiswaan, yang dipimpin oleh Waka (Wakil Kepala) Kesiswaan, memaparkan secara rinci keunggulan madrasah. Paparan difokuskan pada program akademik, pengembangan diri di bidang non-akademik, serta program keagamaan seperti tahfidz Al-Qur'an yang menjadi salah satu ciri khas madrasah.

"Kami hadir di MIN 1 Pasuruan untuk memberikan gambaran lengkap mengenai madrasah kami. Kami ingin menunjukkan bahwa MTs. Wahid Hasyim siap menjadi rumah kedua bagi siswa-siswi untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus akhlak," ujar perwakilan Kesiswaan MTs. Waha dalam presentasinya.

Selain pemaparan program, tim Kesiswaan juga menayangkan video profil madrasah yang menampilkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, fasilitas laboratorium, perpustakaan, dan lingkungan belajar yang kondusif.

Siswa-siswi kelas VI MIN 1 Pasuruan tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Banyak dari mereka yang aktif bertanya seputar kegiatan kesiswaan, program beasiswa, dan tips untuk bisa bergabung dengan MTs. Wahid Hasyim Bangil.

Pihak MIN 1 Pasuruan menyambut baik kegiatan ini sebagai informasi berharga bagi siswa-siswi mereka yang akan segera melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah pertama.

"Sosialisasi ini sangat positif. Anak-anak kami jadi punya banyak referensi madrasah berkualitas, salah satunya MTs. Wahid Hasyim," tutur salah seorang guru pendamping dari MIN 1 Pasuruan.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan pembagian brosur dan sesi ramah tamah. MTs. Wahid Hasyim Bangil berharap dapat menjaring banyak siswa-siswi berprestasi dari MIN 1 Pasuruan pada PPDB mendatang.

Tingkatkan pelayaan pada peserta didik, MIN 1 Pasuruan gelar pertemuan bersama Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid

Sabtu, 18 Oktober 2025 di Kediaman Bapak H. Surya Pane / Ibu Hj. Kamsiati ( Pengurus Komite / Ketua Paguyuban Inti ), Kepala MIN 1 Pasuruan di undang oleh Pengurus  Paguyuban Orang Tua Murid MIN 1 Pasuruan.

Kepala MIN 1 Pasuruan memberikan sambutan/arahan terkait hubungan Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid dengan MIN 1 Pasuruan.

Kegiatan ini dihadiri oleh:

1. Kepala MIN 1 Pasuruan beserta Wakabidang Humasy dan Koordinator Paguyuban

2. Pengurus Paguyuban Inti

3. Ketua Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid sebanyak 31 orang.

Dalam kegiatan ini, Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan beberapa point penting:

1. Perkuat Silaturrahim 

2. Posisi Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid

3. Peran Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid

Keakraban antara pihak Madrasah dengan Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid, menjadi modal penting dalam meningkatkan kepercayaan dan pelayanan kepada peserta didik.

Ketua Pengurus Paguyuban inti MIN 1 Pasuruan yang menjadi ruan rumah kegiatan yang ( Hj. Kamsiati ) menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian MIN 1 Pasuruan kepada Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid. Kegiatan ini menjadi semangat Orang Tua Murid dalam ikut berkiprah mensukseskan pendidikan di MIN 1 Pasuruan.

Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi bagaimana sikap Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid ketika ada kendala atau permasalahan. Dan semua Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid sepakat untuk ikut membantu dan mendukung madrasah

Tentu, berikut adalah draf berita berdasarkan informasi yang Anda berikan:

Tingkatkan Pelayanan Peserta Didik, MIN 1 Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Paguyuban Orang Tua Murid

PASURUAN – Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan menggelar pertemuan penting bersama Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid. Kegiatan silaturahmi ini dilaksanakan di kediaman Bapak H. Surya Pane dan Ibu Hj. Kamsiati, selaku Pengurus Komite sekaligus Ketua Paguyuban Inti, pada Sabtu (18/10/2025).

Pertemuan tersebut diinisiasi atas undangan dari Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid yang dihadiri langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan. Turut mendampingi beliau, Wakabidang Humasy dan Koordinator Paguyuban Madrasah. Dari pihak orang tua, hadir Pengurus Paguyuban Inti serta 31 Ketua Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid dari seluruh kelas.

Dalam sambutan dan arahannya, Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan beberapa poin krusial terkait hubungan antara madrasah dan paguyuban. Beliau menekankan tiga hal utama: pentingnya memperkuat silaturahim, pemahaman akan posisi strategis Pengurus Paguyuban, serta optimalisasi peran Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid dalam mendukung program pendidikan.

Menurutnya, keakraban dan sinergi yang erat antara pihak madrasah dengan Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid menjadi modal fundamental. "Keakraban ini adalah modal penting dalam meningkatkan kepercayaan dan pelayanan kita kepada seluruh peserta didik," tegas Kepala Madrasah.

Selaku tuan rumah, Hj. Kamsiati yang juga merupakan Ketua Pengurus Paguyuban Inti MIN 1 Pasuruan, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian besar yang diberikan oleh pihak madrasah.

"Kegiatan ini menjadi semangat baru bagi kami, para orang tua murid, untuk ikut berkiprah secara aktif dalam mensukseskan pendidikan di MIN 1 Pasuruan," ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi untuk menyamakan langkah. Forum tersebut secara khusus membahas bagaimana sikap dan solusi yang harus diambil oleh Pengurus Paguyuban ketika dihadapkan pada kendala atau permasalahan. Hasilnya, seluruh Pengurus Paguyuban Orang Tua Murid yang hadir menyatakan komitmen dan kesepakatan untuk solid membantu serta mendukung madrasah demi kemajuan bersama.

Rapat Koordinasi Kelembagaan Kemenag Bahas Tupoksi dan Akurasi Data BOS

Probolinggo, 13 Oktober 2025 – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Kelembagaan dan Evaluasi Hasil Akreditasi RA/Madrasah Tahun 2025. Kegiatan ini mempertemukan unsur Kepala dan Operator dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), Madrasah Aliyah Negeri (MAN), serta Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dari empat wilayah: Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.

Rakor ini berfokus pada penguatan tata kelola madrasah, terutama dalam hal ketertiban tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) serta akurasi data untuk menunjang pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan evaluasi kelembagaan.

Pentingnya Ketertiban Tupoksi dan Akurasi Data Emis

Dalam arahannya, Ketua Tim Kelembagaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syamsul Huda, S.Ag., MPd., menekankan pentingnya menciptakan suasana kerja yang terstruktur di madrasah. "Setiap elemen dalam Struktur Madrasah harus menertibkan Tupoksi dalam semua kegiatan madrasah. Ketertiban ini adalah kunci bagi efektivitas dan transparansi," ujar Pak Syamsul.

Beliau juga secara khusus menyoroti pengelolaan dana BOS, baik untuk Madrasah Negeri maupun swasta. "Pengelolaan BOS harus selalu berpedoman pada Juknis yang berlaku, dilaksanakan tepat waktu, dan proses pengSPJannya juga harus tepat," tegasnya.

Batas Akhir Pengisian BAP BOS dan Peran Operator Madrasah

Pak Syamsul mengingatkan para peserta tentang tenggat waktu krusial terkait anggaran tahun 2026. Tanggal 15 Oktober ditetapkan sebagai perpanjangan batas waktu pengisian Berita Acara Pemeriksaan (BAP) BOS Tahun Anggaran 2026. Konsekuensinya, proses pengisian Emis madrasah harus senantiasa selalu update secara rutin dan menjadi prioritas.

Beliau memaparkan alur pengajuan BOS yang sangat bergantung pada data Emis yang valid, yang dimulai dari BAP BOS:

 * Finalisasi data siswa oleh bagian tata usaha, diverifikasi oleh bagian kesiswaan, kemudian diinput ke Emis oleh Operator.

 * Finalisasi data sarpras (sarana dan prasarana) oleh Wakabid Sarpras, selanjutnya diserahkan kepada Operator.

 * Finalisasi data kurikulum, rombel, dan jadwal pelajaran dibuat oleh Wakabid Kurikulum, kemudian diserahkan ke Operator untuk dimasukkan ke Emis.

"Operator madrasah memiliki peran yang signifikan dalam pengelolaan Emis, namun harus senantiasa memperhatikan dan memproses data yang diberikan secara valid oleh para wakabidang," imbuhnya.

Sulingjar dan Raport Pendidikan: Bagian Integral Penilaian Kelembagaan

Selain Tupoksi dan data Emis, Rakor juga menyinggung evaluasi kelembagaan melalui Asesmen Nasional. Pak Syamsul Huda mengingatkan bahwa pelaksanaan Sulingjar (Survei Lingkungan Belajar) adalah bagian integral dari penilaian kelembagaan madrasah.

"Raport pendidikan yang dihasilkan dari Sulingjar, harus dikerjakan secara utuh," pungkasnya, menekankan bahwa hasil survei tersebut harus menjadi cerminan nyata dari kondisi dan lingkungan belajar di madrasah guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.AQ.

Penutupan PPL Mahasiswa IAINU Bangil di MIN 1 Pasuruan Penuh Haru dan Optimis Peningkatan Mutu


Pasuruan, 4 Oktober 2025 – Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa IAINU Bangil yang berlangsung di MIN 1 Pasuruan secara resmi ditutup pada hari ini. Acara penutupan berlangsung penuh kehangatan dan rasa syukur dari kedua belah pihak, baik dari pihak MIN 1 Pasuruan maupun mahasiswa peserta PPL.


Dalam sambutannya, Bapak Abdul Qodir selaku Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan rasa gembira dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran mahasiswa IAINU Bangil di lembaga pendidikan yang beliau pimpin. Beliau mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mereka dalam mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para siswa di MIN 1 Pasuruan. “Kami sangat senang dengan kehadiran mahasiswa IAINU Bangil. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi siswa-siswa kami dan menjadi tempat belajar bersama yang positif,” ujar beliau.


Sementara itu, perwakilan mahasiswa PPL juga menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaan atas kesempatan yang diberikan oleh MIN 1 Pasuruan. Mereka mengaku sangat terkesan dengan suasana hangat dan ramah yang mereka rasakan selama berada di lingkungan sekolah tersebut. “MIN 1 Pasuruan adalah tempat yang luar biasa bagi kami untuk belajar dan berinteraksi. Kami merasa sangat diterima di sini, dan pengalaman ini akan menjadi kenangan berharga bagi kami,” ungkap salah satu mahasiswa.


Dr. Abdul Muklis, selaku pembimbing mahasiswa IAINU Bangil, turut memberikan sambutan dalam acara penutupan ini. Beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak MIN 1 Pasuruan atas kerjasama dan dukungan yang diberikan selama pelaksanaan PPL. “Kami sangat berterima kasih kepada MIN 1 Pasuruan atas sambutan yang hangat dan kesempatan yang luar biasa ini. Semoga hubungan baik ini terus terjalin di masa depan,” kata Dr. Abdul Muklis.

Acara penutupan PPL ditutup dengan doa bersama serta pemberian kenang-kenangan dari mahasiswa kepada pihak MIN 1 Pasuruan sebagai tanda penghormatan dan rasa terima kasih. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai momen terakhir kegiatan ini, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang terlibat.

Dengan berakhirnya program PPL ini, diharapkan para mahasiswa IAINU Bangil dapat membawa pengalaman berharga yang mereka dapatkan untuk diaplikasikan dalam dunia pendidikan dan masyarakat nantinya. Sementara itu, MIN 1 Pasuruan juga berharap dapat terus menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai pihak demi kemajuan pendidikan.

MIN 1 Pasuruan Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Tema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya"


Pasuruan, 1 Oktober 2025 – MIN 1 Pasuruan menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan penuh khidmat. Acara ini mengusung tema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya," yang mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai ideologi Pancasila.

Upacara berlangsung di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf MIN 1 Pasuruan. Bertindak sebagai petugas upacara adalah siswa kelas 5B, sementara pembina upacara adalah Kepala MIN 1 Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya Pancasila sebagai pedoman hidup yang mampu memenuhi kebutuhan manusia untuk menjadi individu yang baik.

"Pancasila adalah dasar negara yang tidak hanya menjadi ideologi, tetapi juga menjadi panduan moral bagi kita semua. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, kita dapat menjadi manusia yang berkarakter, menghormati perbedaan, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju," ujar Bapak Abdul Qodir dalam pidatonya.

Suasana upacara berlangsung dengan hikmat dan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan teks Pancasila. Lagu-lagu patriotik juga turut dinyanyikan untuk memperkuat rasa cinta tanah air.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya," MIN 1 Pasuruan berkomitmen untuk terus menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa.An.

Peningkatan Mutu Guru, KKMI Pasuruan Gelar Workshop Desain Pembelajaran Kreatif Berbasis AI di Prigen

PRIGEN, PASURUAN – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyelenggarakan Workshop "Desain Pembelajaran Kreatif bagi Guru melalui Pemanfaatan Teknologi Media Pembelajaran Digital AI". Kegiatan ini digelar di Aula MWC NU Prigen dan diikuti oleh puluhan guru madrasah, membekali mereka dengan keterampilan merancang pembelajaran yang inovatif menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Acara dibuka secara resmi oleh salah satu pemateri, Ibu Nur Cholifah, M.Pd.I.

Dorongan Peningkatan Kompetensi Guru

Dalam sambutannya mewakili KKMI Kabupaten Pasuruan, Bapak Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian integral dari upaya peningkatan mutu guru secara berkelanjutan.

"Di era disrupsi teknologi ini, guru dituntut untuk tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi terbaru," ujar Bapak Abdul Qodir. "Pemanfaatan AI dalam media pembelajaran digital adalah kunci untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, personal, dan efektif bagi siswa. Kegiatan ini adalah langkah nyata KKMI untuk memastikan guru-guru kita siap menghadapi tantangan zaman," tambahnya.

Integrasi AI dan Kreativitas dalam Pembelajaran

Workshop menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Ibu Nur Cholifah, M.Pd.I., dan Ibu Choyatun Nasuhah, M.Pd. Kedua pemateri memandu peserta dalam sesi yang berfokus pada teknik-teknik kreatif mendesain bahan ajar, menyusun skenario pembelajaran, dan membuat media interaktif menggunakan berbagai platform dan aplikasi berbasis AI.

Para guru diajak untuk praktik langsung bagaimana AI dapat membantu mempersonalisasi konten, membuat kuis adaptif, hingga menyajikan materi yang divisualisasikan secara unik, sehingga pembelajaran tidak lagi monoton. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang sesi, menandakan tingginya minat guru terhadap inovasi pembelajaran.

Diharapkan, setelah mengikuti workshop ini, para guru dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat di kelas masing-masing, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas dan capaian hasil belajar siswa madrasah di Kabupaten Pasuruan.

Wujudkan guru hebat, KKMI Kab. Pasuruan adakan Workshop dengan tema "Desain Pembelajaran Kreatif Melalui Pemanfataan Teknologi Media Pembelajaran Digital AI"



Senin, 29 September 2025 mengawali kegiatan tersebut yang di selenggarakan di dua tempat, yakni di gedung IAAS Pasuruan dan di gedung MWCNU Prigen, KKMI Kab. Pasuruan menyelenggarakan kegiatan guru sertifikasi dengan tema dan materi yang luarbiasa dibutuhkan oleh guru MI se Kab. Pasuruan.

Kegiatan di gedung IAAS Pasuruan di buka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pasuruan, sedangkan di gedung MWCMU Prigen di buka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah.

Dalam sambutannya beliau menegaskan pentingnya kreatifitas guru dalam merancang/mendesain pembelajaran. Hal ini akan menambah semangat belajar siswa, karena siswa tidak jenuh. Sekarang ini media pembelajaran sudah tidak sekedar dibuat secara manual, namun sudah berkembang dengan menggunakan media digital sebagai sebuah tuntutan yang mengharus guru untuk selalu mengupdate diri dan kemampuan.

Sementara ini Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd. yang juga Kepala MIN 1 Pasuruan yang juga tuan rumah ( Ketua MWCNU Prigen ) menyatakan kebanggaan atas kekompakan serta berterimakasih atas kepercayaan penggunaan gedung MWCNU Prigen, karena akan menambah syiar MWCNU Prigen.

Adapun pemateri hari kini terdiri dari dua sesi:

1. Bu Choyatin selaku pengawas kecamatan Beji mendapat giliran pertama

2. Bu Lisa dari Google pada jam kedua akan menyampaikan pengumuman AI dalam persiapan pembelajaran.

Kegiatan ini akan berlangsung sampai dengan tgl 6 Oktober 2025 dengan jumal peserta tiap angkatan 120 peserta.

Workshop Pendidikan "Pembelajaran Interaktif Melalui Digitalisasi Pembelajaran".





Ascent Premiere Hotel Pasuruan, 28 September 2025. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI mengadakan kegiatan Workshop Pendidikan "Pembelajaran Interaktif Melalui Digitalisasi Pembelajaran".

Hadir dalam kegiatan ini:

1. Muhammad Hilman Mufidi, SE., SH. Wakil Ketua Komisi X DPR RI

2. Maulani H., S.Ip., M.A. Direktur SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI

3. KH. Mujib Imron, SH., MH.

4. Tri Krisni Astuti, S.Sos, MM.

5. Akhmad Farid, S.Ag., M.Pd.I. Praktisi Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Gus Hilman ( sapaan Muhammad Hilman Mufid ) atas kesempatan mengadakan kegiatan di Kab. Pasuruan. Harapannya kegiatan-kegiatan berikutnya dimohon lebih lama dan di adakan di wilayah Kab. Pasuruan dalam rangka memperkuat pajak daerah melalui penggunaan hotel di Kab. Pasuruan, ujar Tri Krisni Astuti, S.Sos, MM.

Gus Hilman Wakil Ketua Komisi X DPR RI membuka kegiatan ini dengan menyampaikan sambutan bahwa dengan segala kemdala dan kekurangannya pastinya harus di manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Pemanfaatan IT adalah hal yang tidak bisa di tinggalkan, namun harus di manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran.

Sementara itu Direktur SMP pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan pentingnya memperkuat literasi di lingkungan pendidikan untuk memperkuat kurikulum baru tahun ini.

Mulani juga menambahkan pentingnya pembelajaran coding untuk menambah kemampuan siswa.

Kepala MIN 1 Pasuruan yang menjadi peserta dalam kegiatan ini, sangat antusias mengikuti.

Worshop ini sangat diperlukan dalam pengembangan pembelajaran terutama dalam proses digitalisasi pembelajaran.

Monitoring dan Evaluasi Tunjangan Profesi Guru di MIN 1 Pasuruan: Menjaga Ketepatan Anggaran demi Kualitas Pendidikan

 


Pada tanggal 22 September 2025, di MIN 1 Pasuruan telah dilaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG). Acara ini dihadiri oleh Kasi Pendma Kankemenag Kab. Pasuruan, Bapak H. Bustanul Arifin, S. Pd., M. Pd., yang memberikan arahan serta pengawasan langsung terhadap pelaksanaan tunjangan tersebut.


Kegiatan monitoring dan evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa penyaluran tunjangan profesi guru berjalan dengan tepat sasaran dan sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan. TPG merupakan insentif yang diberikan sebagai bentuk penghargaan atas profesionalisme guru dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, pengelolaan anggaran tunjangan ini harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh para guru.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Bustanul Arifin menekankan pentingnya ketepatan administrasi dan dokumentasi dalam proses pencairan tunjangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya penyimpangan dan memastikan bahwa setiap guru yang memenuhi syarat mendapatkan haknya secara penuh dan tepat waktu. Selain itu, evaluasi juga dilakukan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang mungkin terjadi selama proses distribusi, sehingga dapat segera diambil langkah perbaikan.

MIN 1 Pasuruan sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menerima tunjangan profesi guru berkomitmen untuk mengikuti arahan dari KanKamenag dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran. Dengan demikian, diharapkan program TPG dapat berjalan efektif dan menjadi stimulan bagi guru dalam meningkatkan kompetensi serta dedikasi mereka di dunia pendidikan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan sinergi antara KanKamenag, sekolah, dan para guru dapat semakin kuat, mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Pasuruan. Ketepatan anggaran dalam pengelolaan tunjangan profesi guru bukan hanya soal angka, melainkan investasi nyata untuk masa depan generasi bangsa.

MIN 1 Pasuruan Adakan Giat Cooking Class di Sa'i Ayam Geprek


Pasuruan, 20 September 2025 - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan hari ini mengadakan kegiatan cooking class yang berlokasi di outlet Sa'i Ayam Geprek, sebuah tempat makan yang berdekatan dengan lingkungan madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 yang berjumlah 122 siswa, yang dibagi menjadi dua kelompok untuk memastikan proses belajar berjalan efektif.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para siswa. Mereka mendapatkan kesempatan langsung untuk belajar proses mengolah makanan dari para ahli di Sa'i Ayam Geprek.

Ibu Hj. Tatik menyambut gembira terlaksananya acara ini. Menurut beliau, kegiatan di luar sekolah seperti ini sangat penting untuk memberikan pengalaman baru bagi para siswa. "Kami sangat senang MIN 1 Pasuruan bisa bekerja sama dengan Sa'i Ayam Geprek untuk acara ini. Anak-anak jadi bisa melihat langsung bagaimana proses menyiapkan makanan yang biasa mereka beli," ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Madrasah, Bapak Abdul Qodir, juga turut mengapresiasi kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa cooking class ini adalah bagian dari upaya madrasah untuk mengenalkan usaha olahan makanan sejak dini. "Ini adalah kesempatan yang bagus bagi anak-anak untuk belajar tentang kewirausahaan dan keterampilan hidup. Mereka tidak hanya belajar memasak, tetapi juga mengenal proses bisnis dari sebuah usaha kuliner," jelas Bapak Abdul Qodir.

Dengan adanya kegiatan ini, MIN 1 Pasuruan berharap para siswa bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berharga, yang tidak hanya bermanfaat untuk saat ini, tetapi juga bisa menjadi bekal di masa depan. Kegiatan serupa direncanakan akan diadakan kembali dengan melibatkan jenjang kelas lainnya