google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: Wujudkan Sekolah Ramah dan Berkarakter, MIN 1 Pasuruan Deklarasikan Piloting Kurikulum Berbasis Cinta

Wujudkan Sekolah Ramah dan Berkarakter, MIN 1 Pasuruan Deklarasikan Piloting Kurikulum Berbasis Cinta

 



PASURUAN — 17 Agustus 2026 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pasuruan resmi menguatkan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif melalui penandatanganan komitmen bersama Piloting Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Mengusung tema "Membangun Madrasah yang Aman, Ramah, Bersih, dan Berakhlak Mulia", deklarasi ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan MIN 1 Pasuruan. Penandatanganan ini dipimpin langsung oleh Kepala MIN 1 Pasuruan, Abdul Qodir, S.Pd.I., M.Pd., serta disaksikan oleh Pengawas Madrasah, Dra. Choyatin Nasucha, M.Pd.

Lima Pilar Budaya Cinta

Dalam penerapannya, Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 1 Pasuruan berfokus pada penanaman nilai-nilai karakter mendasar melalui lima pilar utama, yaitu:

  • Cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya
  • Cinta Ilmu
  • Cinta Diri dan Sesama
  • Cinta Lingkungan Alam
  • Cinta Tanah Air

Penegasan "Zona yang Harus Dihindari"

Selain menanamkan nilai-nilai kebaikan, deklarasi ini secara tegas menetapkan batasan larangan di lingkungan sekolah untuk menjaga kenyamanan belajar mengajar. Beberapa hal yang menjadi perhatian utama dan wajib dihindari antara lain:

  • Perundungan (Bullying) & Kekerasan: Menolak segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal.
  • Kedisiplinan & Etika: Menghapus perkataan kasar, ketidakdisiplinan, serta intoleransi/diskriminasi.
  • Kesehatan & Keselamatan: Bebas dari rokok, vape, dan zat berbahaya.
  • Kepedulian Lingkungan: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai berlebihan serta melarang pembungan sampah sembarangan dan perusakan fasilitas.
  • Literasi Digital: Mencegah penyalahgunaan teknologi digital di lingkungan madrasah.

Menuju Kemaslahatan Bersama

Melalui slogan "Bersih Hatinya, Bersih Lingkungannya, Mulia Akhlaknya", pembiasaan Kurikulum Berbasis Cinta ini diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas, melainkan menjadi budaya sehari-hari yang membentuk karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, inovatif, terampil, dan agamis.

 

No comments: