BANGIL– Dalam upaya
mengakselerasi budaya literasi dan produktivitas karya ilmiah di lingkungan
pendidikan, Ibu Maufuza, M.Pd, pendidik dari MIN 1 Pasuruan sekaligus pengurus
ISNU Bangil, menghadiri "Workshop Menulis Buku Bagi Guru dan Dosen
Se-Kabupaten Pasuruan" yang diselenggarakan atas kerja sama Pengurus Cabang
Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan dan Universitas
Intertasional Dalwa (UII Dalwa) Bangil pada Jumat, 09 Oktober 2026, bertempat
di Dalwa Hotel Syariah, Raci, Bangil, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini
dirancang secara sistematis untuk memfasilitasi para guru dan dosen dalam
mengonversi pengalaman pedagogis serta hasil pemikiran akademis menjadi karya
buku yang terstruktur dan bermutu tinggi.
Perhelatan literasi ini menghadirkan iklim akademik yang mendalam melalui interaksi intensif antara pemateri dan para akademisi yang hadir.
Konteks Pelaksanaan dan Spesifikasi
Acara
Kolaborasi strategis antara organisasi profesi akademisi seperti Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) dan lembaga perguruan tinggi seperti UII Dalwa Bangil menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Kemitraan ini mampu menjembatani kebutuhan praktis para pendidik di lapangan dengan metodologi penulisan ilmiah yang standar di perguruan tinggi.
|
Nama
Kegiatan |
Workshop Menulis Buku Bagi Guru dan
Dosen Se-Kabupaten Pasuruan |
|
Penyelenggara |
Kerja Sama PC ISNU Kabupaten Pasuruan
& UII Dalwa Bangil |
|
Hari /
Tanggal |
Jumat, 09 Oktober 2026 |
|
Lokasi
Pelaksanaan |
Dalwa Hotel Syariah, Raci, Bangil,
Kabupaten Pasuruan |
|
Sasaran
Peserta |
Pendidik (Guru dan Dosen) se-Kabupaten
Pasuruan |
Pemilihan Dalwa Hotel Syariah, Raci,
Bangil sebagai pusat kegiatan memberikan daya dukung representatif bagi
berlangsungnya agenda akademik berskala daerah ini. Suasana ruang pertemuan
dirancang profesional dengan ornamen panel kayu yang megah, pendingin udara,
serta tata panggung formal yang dilengkapi lambang Garuda Pancasila, foto resmi
Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta Sang Saka Merah Putih di
sisi mimbar.
Memasuki sesi siang sekitar pukul 14:30
WIB, dinamika workshop berlangsung semakin produktif. Di meja panggung utama,
empat jajaran pimpinan forum dan narasumber memandu jalannya pendampingan
teknis penulisan karya ilmiah. Di area peserta, jajaran guru dan dosen—yang
tampil khas dalam balutan batik bernuansa khas ISNU dan peci/songkok—duduk
secara berjejer dalam penataan classroom style. Meja-meja peserta dipenuhi
berkas draft naskah, catatan referensi, serta sajian konsumsi, menciptakan
suasana kerja akademik yang fungsional, khidmat, dan kental dengan nuansa
intelektual Nahdlatul Ulama.
Profil dan Peran Strategis Partisipan:
Ibu Maufuza, M.Pd
Kepemimpinan guru di tingkat madrasah
memegang peranan kunci dalam merespons agenda literasi nasional. Kehadiran
pendidik yang memiliki visi pengembangan diri secara berkelanjutan menjadi
pendorong utama terciptanya iklim pembelajar di institusi sekolah maupun dalam
organisasi profesi.
Ibu Maufuza, M.Pd menjalankan peran ganda
yang sangat strategis, yakni sebagai pendidik aktif di MIN 1 Pasuruan sekaligus
jajaran pengurus ISNU Bangil. Sinergi dua entitas ini memosisikan beliau
sebagai jembatan komunikasi antara kebutuhan praktis pengajaran di madrasah
ibtidaiyah dengan kerangka akademik berbasis riset.
Urgensi Sinergi Pendidik Dasar dan
Akademisi Perguruan Tinggi
Keterlibatan pendidik tingkat dasar atau
madrasah ibtidaiyah dalam forum penulisan buku bersama para dosen perguruan
tinggi merupakan langkah transformatif. Hal ini menjembatani kesenjangan
kualitas karya tulis akademis yang selama ini sering tersekat oleh jenjang
pendidikan. Melalui forum ini, pengalaman empiris guru di kelas tingkat dasar
dapat diangkat menjadi literatur ilmiah yang sistematis, sementara dosen
memperoleh perspektif terapan dari realitas pembelajaran di lapangan.
Kontribusi Strategis Ibu Maufuza dalam
Forum Literasi Pasuruan
- Perwakilan Pendidik
Madrasah Ibtidaiyah: Membawa
perspektif praktis pembelajar dasar dari MIN 1 Pasuruan ke dalam diskusi
penyusunan buku bernuansa akademis.
- Penguat
Jejaring Keorganisasian ISNU Bangil: Mengaktualisasikan
peran pengurus ISNU Bangil dalam menggerakkan anggota untuk aktif dalam
program penulisan buku ilmiah.
- Model
Percontohan Integrasi Profesi: Menunjukkan
pentingnya kolaborasi antara guru madrasah dan dosen perguruan tinggi
dalam menghasilkan karya literatur berskala daerah dan nasional.
Keterlibatan aktif figur pendidik madrasah ini tidak hanya memberikan nilai tambah individual, melainkan juga memicu dampak sistemik bagi penguatan literasi daerah secara lebih luas.
Analisis Dampak Akademik dan Penguatan
Literasi Pendidik Pasuruan
Peningkatan mutu pendidikan di suatu
daerah berakar pada kuatnya budaya menulis buku di kalangan pendidik. Ketika
guru dan dosen aktif mendokumentasikan pemikirannya dalam bentuk karya cetak,
kualitas proses belajar-mengajar secara otomatis akan mengalami peningkatan
taraf.
Analisis dampak berkelanjutan dari
workshop penulisan buku ini mencakup tiga aspek utama:
- Penguatan Aspek
Institusional dan Kemitraan Strategis Kemitraan
antara PC ISNU Kabupaten Pasuruan dan UII Dalwa Bangil menegaskan
terbentuknya konsolidasi kelembagaan yang solid. Sinergi ini membuka jalan
bagi program-program literasi berkelanjutan, penerbitan karya bersama,
serta pemanfaatan sumber daya akademis perguruan tinggi untuk membina para
guru di wilayah Pasuruan.
- Peningkatan
Profesionalisme dan Kapasitas Guru Melalui
pelatihan ini, pengalaman mengajar guru di sekolah atau madrasah—seperti
yang dijalankan di MIN 1 Pasuruan—dapat dikonversi menjadi karya literatur
yang terstruktur. Hal ini tidak hanya menaikkan derajat profesionalisme
guru dari sekadar pengajar menjadi penulis, tetapi juga memperkaya
ketersediaan bahan ajar berbasis kearifan lokal dan pengalaman empiris.
- Penguatan
Jejaring Intelektual ISNU Forum ini
memperkokoh posisi ISNU sebagai simpul intelektual yang menghubungkan
sarjana, guru, dan dosen. Pembentukan jejaring ini memfasilitasi
pertukaran ide lintas jenjang pendidikan, sehingga mempercepat akumulasi
pengetahuan dan kualitas terbitan buku di lingkungan Nahdlatul Ulama
Kabupaten Pasuruan.
Seluruh dampak transformatif tersebut
menjadi landasan penting dalam merumuskan simpulan serta arah kebijakan
literasi ke depan.

No comments:
Post a Comment