google-site-verification: googlec37f5abc404fa346.html MIN 1 PASURUAN: Guru Agama MIN 1 Pasuruan Ikuti AKGTK 2026: Komitmen Tingkatkan Mutu dan Profesionalisme Pendidik

Guru Agama MIN 1 Pasuruan Ikuti AKGTK 2026: Komitmen Tingkatkan Mutu dan Profesionalisme Pendidik

PASURUAN — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan agama Islam serta memperkuat kompetensi pendidik di lingkungan madrasah, para guru agama di MIN 1 Pasuruan mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Kementerian Agama. Kegiatan pemetaan kompetensi ini dilaksanakan secara serentak pada Selasa, 6 September 2026, berpusat langsung di lingkungan tempat kerja MIN 1 Pasuruan.

Pelaksanaan AKGTK tahun 2026 ini menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap kapasitas pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian para pendidik. Melalui asesmen berbasis digital ini, Kementerian Agama bertujuan memperoleh peta kualifikasi guru yang akurat guna merancang program pembinaan serta pelatihan berkelanjutan di masa mendatang.

Suasana dan Pelaksanaan Asesmen di Tempat Kerja

Sejak pagi hari, suasana laboratorium komputer dan ruang multimedia MIN 1 Pasuruan sudah dipenuhi antusiasme para pendidik. Para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), seperti pengampu mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, Aqidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), hingga Bahasa Arab, tampak bersiap menghadapi ujian secara daring.

Persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari oleh pihak sekolah, mulai dari penyediaan sarana prasarana, pengujian keandalan jaringan internet, hingga simulasi pengerjaan soal. Hal ini memastikan proses asesmen dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa kendala teknis yang berarti.

Kepala MIN 1 Pasuruan menyampaikan bahwa keikutsertaan para guru agama dalam AKGTK bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan wujud dedikasi untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan modern.

"AKGTK ini adalah cermin bagi para pendidik untuk melihat sejauh mana pemahaman pedagogik dan penguasaan materi keagamaan yang dimiliki. Hasil dari asesmen ini akan menjadi pijakan penting bagi sekolah dan kementerian dalam melakukan pembinaan guru yang tepat sasaran," ungkapnya di sela-sela peninjauan pelaksanaan ujian.

Fokus Materi Asesmen dan Penguatan Kompetensi

Soal-soal dalam AKGTK 2026 dirancang untuk mengukur dua ranah utama kompetensi guru, yaitu:

  • Kompetensi Pedagogik: Menguji kemampuan guru dalam merancang pembelajaran interaktif, memahami karakter murid generasi digital, mengelola kelas, serta menerapkan strategi evaluasi pembelajaran yang relevan.
  • Kompetensi Profesional: Mengukur kedalaman penguasaan materi keagamaan secara komprehensif, mencakup interpretasi nilai-nilai keagamaan yang moderat, pemahaman literasi keagamaan, serta integrasi teknologi dalam penyampaian materi PAI.

Para guru agama MIN 1 Pasuruan menyelesaikan setiap sesi ujian dengan fokus dan teliti. Keberadaan asesmen berbasis komputer (Computer-Based Test) ini menuntut para guru tidak hanya mahir dalam penguasaan literasi agama, tetapi juga tangkas dalam memanfaatkan teknologi informasi.

salah satu guru peserta AKGTK mengungkapkan bahwa tantangan utama ujian tahun ini terletak pada keterkaitan antara teori pedagogik dan studi kasus pembelajaran di kelas masa kini. menurutnya, soal-soal yang disajikan mendorong guru untuk berpikir kritis dan solutif.

Dampak Positif Bagi Kualitas Pembelajaran Siswa

Pelaksanaan AKGTK di lingkungan tempat kerja MIN 1 Pasuruan diharapkan memberi dampak langsung terhadap peningkatan kualitas proses belajar-mengajar di kelas. Dengan mengetahui peta kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan, guru-guru dapat merancang metode pengajaran yang lebih inovatif, menyenangkan, dan relevan bagi para siswa-siswi madrasah.

Pendidikan agama di level Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru agama secara berkala menjadi kunci dalam mencetak generasi muda yang unggul secara akademis, berakhlak mulia, dan berwawasan inklusif.

Melalui keikutsertaan aktif dalam AKGTK 2026 pada Selasa, 6 September 2026 ini, MIN 1 Pasuruan kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis Kementerian Agama. Ke depan, hasil asesmen ini akan ditindaklanjuti melalui kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), baik di tingkat Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun pelatihan tingkat kabupaten dan nasional.

Kegiatan AKGTK yang berlangsung hingga sore hari (sesuai sesi) tersebut ditutup dengan lancar dan tertib. Seluruh guru peserta berharap hasil dari asesmen ini dapat memberikan dorongan positif bagi kemajuan pendidikan Islam, khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan.

No comments: